alexa-tracking

BPS: Pola Belanja Geser ke Online, Ekonomi Bergeliat Tumbuh 5,01 Persen

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5988fd2614088db23d8b458a/bps-pola-belanja-geser-ke-online-ekonomi-bergeliat-tumbuh-501-persen
BPS: Pola Belanja Geser ke Online, Ekonomi Bergeliat Tumbuh 5,01 Persen
BPS: Pola Belanja Geser ke Online, Ekonomi Bergeliat Tumbuh 5,01 Persen



JPP, JAKARTA – Badan Pusat Statistik membantah sinyalemen terjadinya penurunan daya beli masyarakat. Terbukti, pada kuartal kedua 2017 ini, ekonomi Indonesia tetap menggeliat, masih bisa tumbuh 5,01 persen.

“Konsumsi rumah tangga masih tumbuh 4,95 persen. Ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih kuat,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Otoritas statistik itu mengungkapkan, konsumsi yang berasal dari komponen makanan, minuman, selain restoran mencapai 5,24 persen secara year on year, atau turun tipis dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 5,26 persen. 

Selain itu, komponen perumahan dan perlengkapan rumah tangga juga tercatat tumbuh 4,12 persen, atau turun dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 4,72 persen. Komponen transportasi dan komunikasi  tumbuh 5,32 persen, turun dari periode sama tahun lalu.

Meski demikian, ada beberapa peningkatan konsumsi seperti yang terjadi pada komponen restoran dan hotel yang mampu tumbuh 5,87 persen, atau meningkat dari periode yang sama tahun lalu. Selain itu, komponen pakaian alas kaki dan jasa perawatan juga tumbuh 3,47 persen.

Data otoritas statistik menunjukan penjualan mobil sampai tingkat dealer mengalami penurunan pada kuartal kedua tahun in. Penjualan mobil hanya mencapai 249.751 unit, atau turun 12 persen secara kuartal ke kuartal, dan 5,69 persen secara year on year.

Sementara produksi semen pada kuartal kedua, mencapai 14,38 juta ton, atau turun 3,64 persen secara kuartal ke kuartal, dan turun secara year on year sebesar 5,01 persen.

Suhariyanto menegaskan, indikator konsumsi masyarakat tidak hanya bisa dilihat dari produksi semen yang menurun.

Pergeseran pola konsumsi

Kepala BPS tak memungkiri, telah terjadi pergeseran model gelontoran belanja masyarakat dari transaksi konvensional ke non konvensional atau online. Namun, BPS menegaskan, bahwa pergeseran konsumsi hanya terjadi di kalangan masyarakat menengah ke atas.

Selain pergeseran tersebut, BPS memandang kalangan menengah ke atas saat ini masih menahan konsumsinya karena mempertimbangkan berbagai aspek. Meskipun transaksi debit mengalami pertumbuhan, namun total dana pihak ketiga di perbankan saat ini cukup tinggi.

“Ada indikasi persentase yang ditampung lebih tinggi. Bukan daya beli menurun, meskipun mobil turun. Ada indikasi menahan belanja. Faktor psikologis yang terjadi sekarang,” tuturnya.

Secara garis besar, konsumsi rumah tangga yang memiliki kontribusi sebesar 55,61 persen terhadap produk domestik bruto, berhasil menyumbang 4,95 persen terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal kedua. Meski demikian, pertumbuhan konsumsi jika dibandingkan kuartal ke kuartal hanya tumbuh 1,32 persen. (BPS)

Sumber : https://jpp.go.id/ekonomi/perdaganga...at-5-01-persen

---

Kumpulan Berita Terkait EKONOMI :

- BPS: Pola Belanja Geser ke Online, Ekonomi Bergeliat Tumbuh 5,01 Persen Tingkatkan Daya Saing Daerah, PUPR Serahkan MTU Ke Pemrov NTB

- BPS: Pola Belanja Geser ke Online, Ekonomi Bergeliat Tumbuh 5,01 Persen Menkop Langsung Beli Sepatu Multifungsi Buatan Wirausahawan Muda

- BPS: Pola Belanja Geser ke Online, Ekonomi Bergeliat Tumbuh 5,01 Persen Tahun 2017, Pemerintah Tambah 2.000 Jaringan Pipa Gas Rumah

emangnya berapa persen sih masyarakat indo yg belanjanya pindah ke onlen?
×