alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5988e9f5162ec2ef508b4583/nasdem-belum-berencana-tuntut-pengedit-video
Nasdem Belum Berencana Tuntut Pengedit Video
Nasdem Belum Berencana Tuntut Pengedit Video


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem Zulfan Lindan merasa partainya menjadi korban dalam polemik pidato Ketua Fraksi Nasdem Viktor Laiskodat di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pekan lalu.

"Iya, kami korban karena kami dirugikan dengan video viral ini," kata Zulfan di Kantor DPP Nasdem di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

Oleh karena itu, dia mengatakan pihak yang semestinya meminta maaf bukanlah Nasdem, melainkan pengedit video rekaman pidato Viktor. Namun, saat ditanya apakah akan menuntut pihak yang mengedit dan menyebarkan potongan rekaman video pidato tersebut, Zulfan menjawab belum merencanakan hal tersebut.

"Enggak usah lah, itu nanti lah," papar Zulfan.

Ia mengatakan saat ini partainya tengah menjalin komunikasi dengan keempat partai yang dalam rekaman video pidato Viktor disebut sebagai pembela kaum intoleran.

Kendati demikian, komunikasi masih dilakukam secara personal melalui telepon sebab saat ini DPR masih berada dia masa reses.

Ia justru mengingatkan keempat partai yang melaporkan Viktor karena didasarkan pada rekaman video yang tidak utuh dan kehilangan konteks keseluruhannya.

"Nanti kalau Bareskrim melihat pidato lengkap ini, nanti mereka bilang apa yang dituntut. Nanti mereka bilang, ini salahnya apa dan apa yang dituntut?" ucap dia.

"Kan enggak boleh mereka menuntut kami atas dasar video yang diedit. Bareskrim nanti kan pasti menggunakan yang utuh yang mana. Saya tegaskan, partai-partai yang menuntut ke Bareskrim itu hati-hati, nanti malah terbalik," lanjut dia.

Sebelumnya, Viktor dilaporkan melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2), Pasal 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Di dalam video yang tersebar, Viktor berbicara di sebuah mimbar.

Dia menyebut empat partai yakni Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Demokrat sebagai partai politik yang mendukung negara khilafah dan mengancam keutuhan NKRI.

Hal ini berkaitan dengan sikap keempat partai yang tidak mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompascom, dengan judul: Merasa Jadi Korban, Nasdem Belum Berencana Tuntut Pengedit Video

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...pengedit-video

---

Baca Juga :

- Nasdem Berharap Semua Pihak Saksikan Video Pidato Viktor Secara Utuh

- Johnny Plate: Partai Nasdem Tidak Miliki Maksud untuk Menyebar Fitnah

- NasDem Ajak Semua Pihak Tidak Cepat Terprovokasi Atas Suatu Sumber yang Telah Dimanipulasi