alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5988a82960e24b940f8b4567/event-sejarah-rakai-panangkaran-dyah-pancapana-sang-sailendrawangsatilaka
icon-hot-thread
[EVENT SEJARAH] Rakai Panangkaran Dyah Pancapana
[EVENT SEJARAH] Rakai Panangkaran Dyah Pancapana Sang Sailendrawangsatilaka
emoticon-Malu emoticon-Malu emoticon-Cool emoticon-Cool emoticon-Malu emoticon-Malu

Sebelumnya ijinkan saya sebagai newbe yang baru pertama kali bikin thread di kaskus tercinta ini, ikut meramaikan event di sf Sejarah & Xenology. Mohon maaf apabila ada kesalahan pemaparan thread dari newbe

Sebagai pengantar, saya akan mencoba membahas seorang raja yang dahulu kala pernah berkuasa di Bumi Jawa yang dimana kekuasaan kerajaannya nantinya akan membentang dari kamboja hingga sampai ke filipina

Bangsa kita selalu berfikir bahwasannya kerajaan yang menguasai sebagian besar Nusantara dahulu hanya Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit, padahal dahulu sebelum kedua kerajaan tersebut berdiri, terdapat kerajaan besar yang kekuasaanya bahkan lebih besar dari Nusantara itu sendiri, yaitu Kerajaan Medang I Bhumi Mataram (Kerajaan Medang yang beribukota di Mataram). Dari kerajaan ini-lah nantinya akan menghasilkan banyak sekali karya monumental yang hingga saat ini bisa kita temui, seperti Candi Gedung Songo, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Kalasan, dan lain sebagainya. Beberapa penguasa Kerajaan Sriwijaya sendiri berasal dari keturunan kerajaan medang, bahkan Kerajaan Khamer juga dahulu didirikan oleh seorang pangeran yang berasal dari Kerajaan Medang. Saya sendiri berpendapat penguasa Kerajaan Majapahit-pun berasal dari keturunan Kerajaan Medang ini (pendapat pribadi)


Nah saat ini saya tidak akan membahas kerajaannya, namun akan membahas seorang Raja yang dahulu pernah berkuasa di Kerajaan Medang, dan dari Raja ini-lah nantinya akan menyebabkan berdebatan yang tidak kunjung usai di kalangan arkeolog, yaitu tentang dua Dinasty yang diduga pernah berkuasa di Kerajaan Medang emoticon-Cool

tanpa basa-basi lagi yuk kita langsung saja membahas tentang Sri Maharaja Rakai Panangkaran Dyah Pancapana Sang Sailendrawangsatilaka,...

========================================== [] ==========================================

Sri Maharaja Rakai Panangkaran Dyah Pancapana
(746 M - 784 M)


Sri Maharaja Rakai Panangkaran Dyah Pancapana adalah raja kedua Kerajaan Medang I Bhumi Mataram yang memerintah pada sekitar tahun 770-an. Namanya sendiri tercatat didalam Prasasti Kalasan yang berangka tahun 778 M (Maharaja Dyah Pancapana Panamkarana), Prasasti Ratu Boko I/Prasasti Abhayagiri Wihara yang berangka tahun 792 M (Tejahpurnapane Panamkarana), Prasasti Mantyasih yang berangka tahun 907 M (Sri Maharaja Rakai Panangkaran), dan Prasasti Wanua Tengah III yang berangka tahun 908 M (Rakai Panangkaran). Namun sayangnya karena minimnya data sejarah mengenai Kerajaan Medang pada awal berdirinya, hal tersebut menyebabkan terjadinya beberapa penafsiran yang berbeda diantara arkeolog mengenai asal-usul Rakai Panangkaran ini. Ada arkeolog yang berpendapat bahwa Rakai Panangkaran ini berasal dari Wangsa Sanjaya, namun ada pula yang berpendapat bahwa Rakai Panangkaran ini berasal dari Wangsa Sailendra.

Spoiler for A. Hubungan dengan Sanjaya, Sri Maharaja dan Dharanindra:


Spoiler for B. Pembangunan Candi Kalasan:


Spoiler for C. Pendapat Penulis Mengenai Rakai Panangkaran:


Sumber dan Referensi:
1. Atja dan Ayatrohaedi 1986 Negarakretabhumi I.5 Bandung: Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi). Direktorat Jendral Kebudayaan. Depdikbud.
2. Ayatrohaedi 1986 “Hubungan Keluarga antara Sanjayawangsa dan Sailendrawangsa”. Dalam Romantika Arkheologia, hal. 4-7. Jakarta: Keluarga Mahasiwa Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
3. Boechari 1966 “Peminary Report on the Discovery of Old Malay Incription at Sojomerto”. Dalam MISI 3 Hlm. 2–3; 241-251.
4. Bosch, 1925 “Een oorkonde van het groot kloster van Nalanda”. Dalam TBG 65 : 509-588.
5. Bosch, 1928 “De Inscriptie van Kelurak”. Dalam TBG 68: 1-64. 1975 Crivijaya, Cailendra dan Sanjayavamca, (seri terjemahan no.50). Jakarta : Bhratara
6. Coedes, G. 1918 “Le Royaume de Crivijaya”, BEFEO 18: 1-36. 1934 “The Origin of the Cailendra of Indonesia”. JGIS I: 66-70.
7. Damais, L.C. 1970 Repertoire onomastique de l’epigrphi Javanaise. Paris : Ecole Francaise d’extreme-Orient.
8. De Casparis, J.G. 1956 Inscrities uit de Cailendra-tijd. Bandung: Masa Baru.

NB : update 1-2 dari post 11 pindah ke post 03
Finall Update post 11


mohon maaf apabila pembahasannya kaku, masih taraf belajar emoticon-Big Grin

================ [] ==============
emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! Horeee jadi HT tanggal 09-09-2017 emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om!
Spoiler for Bukti HT:


emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! Horeee jadi Hot Thread di Forsex juga emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om!
Spoiler for Bukti HT Forsex:


emoticon-Ketupat emoticon-Ketupat terima kasih momod, mimin dan teman-teman kaskuser smua emoticon-Ketupat emoticon-Ketupat
emoticon-Kiss emoticon-Kiss Special Tnks untuk momod Forsex, kk heane dan para penghuni forsex emoticon-Kiss emoticon-Kiss


mantap

Breaking News! 
Update 1-2

Sepi bnget ya sf sejarah, pdhl lg ada event bgni emoticon-Matabelo

Update Pindah k sini

Terima kasih sebelumnya untuk yang udh ngasih ijo2, sesuai janji kali ini saya akan coba mengupas tentang hubungan antara Kerajaan Sriwijaya dengan Kerajaan Medang. Update'n ini masih belum selesai, namun saya akan berusaha memberikan gambaran garis besarnya terlebih dahulu, agar agan-agan yang mampir dapat menarik garis besar sejarah kedua kerajaan ini.

Spoiler for Line Story 683 - 803 M:


dari gambar di atas, dapat diketahui bahwa pada saat Sanjaya berkuasa di Medang, Raja yang berkuasa di Sriwijaya adalah Rudra Vikrama. Namun setelah Rudra Vikrama, tidak diketahui lagi siapa penggantinya.....

Spoiler for Siapa itu Bhanu?:


Spoiler for Raja Wisnu - Dhararindra?:
TS sekalian bahas hubungannya dengan dharanindra dong, maksud saya sekalian ceritakan hubungan medang dengan sriwijaya mengingat penerus raja sangkara juga naik tahta di sriwijaya. i.e. dharanindra itu siapanya rakai panangkaran?
Quote:Original Posted By khiekhan
TS sekalian bahas hubungannya dengan dharanindra dong, maksud saya sekalian ceritakan hubungan medang dengan sriwijaya mengingat penerus raja sangkara juga naik tahta di sriwijaya. i.e. dharanindra itu siapanya rakai panangkaran?


Mksh kk udh mampir k thread prtama sy emoticon-Big Grin
Wah sngat berat nih menghubungkan medang dg sriwijaya, secara agak gelap sejarah medang sblm jaman Rakai Pikatan Mpu Manuku. Apalg tidak d temukannya prasasti dr sriwijaya pasca Dapunta
Hyang Sri Jayanasa, shingga sulit sekali menghubungkan medang dg sriwijaya. Bhkn para ahli msih bnyak perbedaan pendapat mengenai hubungan medang dg sriwijaya.

Nanti malam saya cb ulas masalah ini, namun dari sudut pandang sy ya kk krn sedikitnya sumber primer sprti prasasti d jaman tersebut. Cb nyusun tulisan dahulu, karena bakalan nyinggung bnyk tokoh seperti dharmasetu, dharanindra, samaragrawira, samaratungga, balaputradewa, rakai pikatan, pramodhawardhani, Rakai Warak, Rakai Garung, dyah gula, bhanu, wisnu, dan indra emoticon-No Hope

Gk cukup sehari klhtnnya bwt nyusun hehehe
Btw klo tokoh dharanindra menurut sy sih anknya Rakai Panangkaran dan merupakan tokoh yg d sebut raja sailendra di prasasti kalasan emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By qiulani


Mksh kk udh mampir k thread prtama sy emoticon-Big Grin
Wah sngat berat nih menghubungkan medang dg sriwijaya, secara agak gelap sejarah medang sblm jaman Rakai Pikatan Mpu Manuku. Apalg tidak d temukannya prasasti dr sriwijaya pasca Dapunta
Hyang Sri Jayanasa, shingga sulit sekali menghubungkan medang dg sriwijaya. Bhkn para ahli msih bnyak perbedaan pendapat mengenai hubungan medang dg sriwijaya.

Nanti malam saya cb ulas masalah ini, namun dari sudut pandang sy ya kk krn sedikitnya sumber primer sprti prasasti d jaman tersebut. Cb nyusun tulisan dahulu, karena bakalan nyinggung bnyk tokoh seperti dharmasetu, dharanindra, samaragrawira, samaratungga, balaputradewa, rakai pikatan, pramodhawardhani, Rakai Warak, Rakai Garung, dyah gula, bhanu, wisnu, dan indra emoticon-No Hope

Gk cukup sehari klhtnnya bwt nyusun hehehe
Btw klo tokoh dharanindra menurut sy sih anknya Rakai Panangkaran dan merupakan tokoh yg d sebut raja sailendra di prasasti kalasan emoticon-Matabelo


tentu dari sudut pandang sampeyan denga disertai sumber ya emoticon-Big Grin

bahasan bagus tapi berat ini, salut sama nyalinya emoticon-thumbsup
Quote:Original Posted By khiekhan


tentu dari sudut pandang sampeyan denga disertai sumber ya emoticon-Big Grin

bahasan bagus tapi berat ini, salut sama nyalinya emoticon-thumbsup


Psti donk kk, klo gk pke sumber mah nmnya cocokologi. Ntr bisa aj sy bilang klo Rakai Pikatan itu Nabi Sulaiman n pramodawardhani itu ratu saba emoticon-Big Grin

Emnk berat bnget bhs kerajaan medang kk, sy aj mencoba bikin alur sejarah dan meneliti kerajaan medang dr jaman sanjaya ke dharmawangsa teguh butuh wkt 5th lbih dr jaman sma, itu aj blm slesai emoticon-No Hope

Apalg menghubungkan dg sriwijaya yg dmn sumber sejarahnya dikit bnget, msih mending medang yg meninggalkn bnyk prasasti shngga sedikit bnyk dpt d ketahui alur sejarahnya emoticon-Cool

Sy harap sih bnyk kaskuser yg ikut berdiskusi, shngga bs menambah data utk penelitian sy mengenai medang ini, sp th nnti hasil penelitian sy trsbut bisa d buat buku hehehe
Quote:Original Posted By qiulani
Sepi bnget ya sf sejarah, pdhl lg ada event bgni emoticon-Matabelo


ini artikel yang sangat bagus, kaya dan lengkap

jangan terpengaruh sama faktor "sepi"

rate 5 dari ane, cendol juga emoticon-Toast
nice info brey emoticon-Big Grin

lumayan nambah wawasan soal sejarah
Quote:Original Posted By 442tactician
nice info brey emoticon-Big Grin

lumayan nambah wawasan soal sejarah


terima kasih kk sudah sudi mampir k lapak sy yg sederhana ini emoticon-Malu

Quote:Original Posted By rossdeleon


ini artikel yang sangat bagus, kaya dan lengkap

jangan terpengaruh sama faktor "sepi"

rate 5 dari ane, cendol juga emoticon-Toast


terima kasih kk cendol dan rate 5 plus pujiannya emoticon-Malu
jadi semangat nambahi lgi, cuma kelihatannya tidak bisa update sekarang, lagi banyak kerjaan >.<"

Video & Image 
Final Pembahasan

Dari beberapa updatean yang sy berikan sebelumnya, maka sy memiliki teori tersendiri mengenai Rakai Panangkaran, Rakai Panunggalan dan hubungan antara Medang dengan Sriwijaya pada saat itu, yaitu sebagai berikut:
  1. 744 M - Rudra Vikraman dari Kerajaan Sriwijaya mengirimkan utusan ke China pada tahun 744 M, yaitu pada saat Sanjaya masih berkuasa di Medang
  2. 746 M - Rakai Panangkaran naik tahta pada tahun 746 M
  3. 750 M - Bhanu atas persetujuan dari Siddhdewi memberikan anugerah sima terhadap desa hampran. Penulis mengambil kesimpulan bahwa Bhanu ini adalah merupakan seorang pemuka agama (karena tiada gelar raja, maharaja atau haji) yang meminta ijin kepada Istri Rakai Panangkaran yang bernama Sidddewi untuk memberikan anugerah sima kepada desa hampran
  4. antara tahun 750 - 775 M. Melihat kondisi Sriwijaya yang sudah melemah dan mulai kehilangan pengaruhnya di Swarnadwipa akibat kudeta Rudra Vikrama terhadap Indrawarnam, Rakai Panangkaran kemudian mengirimkan putra mahkotanya, Dhararindra yang berkedudukan di panunggalan (Rakai Panunggalan) untuk menaklukkan Sriwijaya dan memperluas pengaruh Medang hingga ke Kamboja.
  5. antara tahun 750 - 775 M. Dhararindra berhasil menaklukkan sriwijaya, terus menaklukkan wilayah-wilayah di Swarnadwipa hingga mencapai Ligor
  6. 775 M - Ligor berhasil ditaklukkan oleh Dhararindra, dan kemudian di buat Prasasti Ligor A. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan gelarnya sebagai raja bukan maharaja. penulis berpendapat bahwa pada saat menaklukkan Ligor, Dhararindra masih berstatus Raja bawahan sekaligus Putera Mahkota, oleh sebab itu di Prasasti Ligor hanya menyebutkan dirinya sebagai raja Swarnadwipa (karena sebelumnya telah menaklukan sriwijaya dan wilayah Swarnadwipa lainnya)
  7. 778 M - Dhararindra yang masih berada di Swarnadwipa mengutus guru-guru agamanya menghadap Sri Maharaja Rakai Panangkaran untuk meminta dan membujuk maharaja untuk mendirikan bangunan untuk dewi tara. Berita ini terdapat pada prasasti kalasan, dan Dhararindra disebut sebagai Śailendravamsatilaka (Permata Wangsa Śailendra)
  8. 778 M - Sri Maharaja Rakai Panangkaran mengeluarkan Prasasti Raja Sankara untuk mengenang alm, ayahnya (Sanjaya) dan proses perpindahkeyakinannya dari Siwa ke Budha
  9. 782 M - Dhararindra dipanggil kembali ke Jawa untuk mempersiapkan dirinya naik tahta. Setelah kembali ke Jawa, Dhararindra memerintahakan pendirian bangunan suci untuk Arca Manjusri kepada Pendeta Kumaragosha dan memerintahkan Sri Dharmasetu untuk menjaga bangunan suci tersebut
  10. 784 M - Sri Maharaja Rakai Panangkaran turun tahta untuk menjadi pendeta (Lengser keprabon, madeg pandito) dan kemudian digantikan anaknya Dhararindra dengan bergelar Sri Maharaja Rakai Panunggalan
  11. 787 M - Ekspansi Medang di bawah pemerintahan Sri Maharaja Rakai Panunggalan berhasil menguasai Kamboja dan berhasil menahan Jayawarman II yang kemudian dibawa ke Istana Medang di Jawa.
  12. sekitar tahun 787 - 788 M - Dibuat Prasasti Ligor B, dan Dhararindra/Rakai Panunggalan menyebutkan dirinya Wisnu bergelar Maharaja
  13. 792 M - Rakai Panangkaran yang telah mandeg pandito mendirikan bangunan suci untuk Avalokiteśvara
  14. 792 M - Penyempurnaan Prasada bernama Wajrasana Manjusrigrha oleh Māyaka Diraṇḍalūrawaŋ untuk dipersembahkan kepada Sri Nareswara (raja), yang telah menjelma ke alam kedewataan (meninggal dunia). Kemungkinan yang dimaksud Sri Nareswara ini adalah Rakai Panangkaran yang wafat tidak lama setelah memerintahkan pendirikan bangunan suci untuk Avalokiteśvara
  15. 802 M - Kamboja lepas dari kekuasaan Medang, dan mendirikan kerajaan yang merdeka, yaitu Kerajaan Khamer


ya itulah analisis TS mengenai Rakai Panangkaran, Dhararinda, Medang dan Sriwijaya. Kritik dan saran Ts harapkan dr teman-teman untuk memperbaiki thread ts yang ala kadarnya ini emoticon-Smilie
terima kasih yang sudah sudi membaca dan meninggalkan jejak d thread ini emoticon-Big Grin
Sukses kk
Pasukan emoticon-Traveller

Siap komandan emoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngacir

Banyak sekali prasastinya, apakah kalian baru tahu para pasukan?
emoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Traveller
Quote:Original Posted By o.best
Pasukan emoticon-Traveller

Siap komandan emoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngacir

Banyak sekali prasastinya, apakah kalian baru tahu para pasukan?
emoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Traveller


terima kasih kk udh mampir, prasasti yg sy SC d atas sih blm sberapa, utk Kerajaan Medang sendiri udh ada sekitar 178 buah, belum dari Sriwijaya dan lain sebagainya. Adalagi Prasasti-prasasti yang masih belum d baca ataupun di identifikasikan emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By qiulani
terima kasih kk udh mampir, prasasti yg sy SC d atas sih blm sberapa, utk Kerajaan Medang sendiri udh ada sekitar 178 buah, belum dari Sriwijaya dan lain sebagainya. Adalagi Prasasti-prasasti yang masih belum d baca ataupun di identifikasikan emoticon-Matabelo


wah berarti msh blm ad yg teriden ya, nice info om
Quote:Original Posted By o.best


wah berarti msh blm ad yg teriden ya, nice info om


Sy bkn om kk, gk pnya kumis emoticon-Malu
Indonesia kekurangan tenaga ahli utk bc tulisan kuno, lgpl jurusan yg bgtu kurang sexy. Ssh cri krjanya emoticon-No Hope

Apalg msih bnyk prasasti kt yg mencar k luar negeri sono, dan emas2 yg terdapat tulisan mengenai sejarah kerajaan ms lalu udh pd jd milik pribadi yg msih sulit utk d data emoticon-No Hope
Quote:Original Posted By qiulani
Sy bkn om kk, gk pnya kumis emoticon-Malu
Indonesia kekurangan tenaga ahli utk bc tulisan kuno, lgpl jurusan yg bgtu kurang sexy. Ssh cri krjanya emoticon-No Hope

Apalg msih bnyk prasasti kt yg mencar k luar negeri sono, dan emas2 yg terdapat tulisan mengenai sejarah kerajaan ms lalu udh pd jd milik pribadi yg msih sulit utk d data emoticon-No Hope


tpi klo mlihat kekurangany ahli sprti itu shrusny jd lahan pekerjaan yg ckup bagus donk, meneliti sejarah masa lalu
Quote:Original Posted By o.best


tpi klo mlihat kekurangany ahli sprti itu shrusny jd lahan pekerjaan yg ckup bagus donk, meneliti sejarah masa lalu


misalnya satu jurusan satu kampus, satu angkatan lulus 20 orang, dari 20 orang tersebut lokernya cm ada 5. Nah sisanya kabur jd pegawai bank dsbnya emoticon-No Hope
jurusan arkeologi d indonesia tuh peminatnya dikit krn sedikitnya loker utk jurusan tersebut emoticon-No Hope
Quote:Original Posted By qiulani
misalnya satu jurusan satu kampus, satu angkatan lulus 20 orang, dari 20 orang tersebut lokernya cm ada 5. Nah sisanya kabur jd pegawai bank dsbnya emoticon-No Hope
jurusan arkeologi d indonesia tuh peminatnya dikit krn sedikitnya loker utk jurusan tersebut emoticon-No Hope


brrti prospeknya di indonesia mngkn memang minim ya utknlowongn trsbut, pdhal bnyk peninggalan2 di negeri kita ini ...
Quote:Original Posted By o.best
brrti prospeknya di indonesia mngkn memang minim ya utknlowongn trsbut, pdhal bnyk peninggalan2 di negeri kita ini ...


pasarnya kurang sih. Sekarang kan jurusan arkeologi pilihan kerjanya terbatas, kalau ga jadi guru, di kampus, museum, sama jadi pns. Itu pun kebutuhannya sedikit karena demand ga banyak. Sebagai imbasnya, susah ngarapin ada proyek arkeologi gede di indonesia, manpower nya kurang.
Quote:Original Posted By khiekhan
pasarnya kurang sih. Sekarang kan jurusan arkeologi pilihan kerjanya terbatas, kalau ga jadi guru, di kampus, museum, sama jadi pns. Itu pun kebutuhannya sedikit karena demand ga banyak. Sebagai imbasnya, susah ngarapin ada proyek arkeologi gede di indonesia, manpower nya kurang.


pantes candi dikota ane dari dulu masihbgitu2 aja, pdhal itu lokasi candi terluas seasia tenggara