alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5979744912e257f17f8b4582/kpk-panggil-putra-watimpres-soal-kasus-e-ktp-novanto
KPK Panggil Putra Watimpres Soal Kasus e-KTP Novanto
KPK Panggil Putra Watimpres Soal Kasus e-KTP Novanto

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil putra dari anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Suharso Manoarfa, Andhika Mohammad Yudhistira Monoarfa, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi e-KTP tersangka Setya Novanto.

"Yang bersangkutan bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN [Setya Novanto]," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK saat dikonfirmasi, Kamis (27/7).Belum diketahui informasi apa yang akan digali oleh penyidik KPK serta kaitan saksi dengan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 2,3 trilyun tersebut, mengingat Andhika menjabat sebagai ketua umum Pengurus Besar Perserikatan Baseball dan Softball (PB Perbasasi).Selain Andhika, penyidik KPK memanggil dua orang saksi lainnya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto, yakni Building Manager Gedung Menara Imperium, Rabien Iman Soetejo, dan Direktur PT Noah Arkindo, Frans Hartono Arief.Kemudian, penyidik KPK juga turut memanggil ahli pengadaan barang dan jasa dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Harmawan Kaeni. Harmawan pernah menyampaikan keterangan dalam sidang dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.Sementara Rabien, disinyalir akan diminta keterangan soal kantor PT Murakabi Sejahtera, yang sempat dipimpin keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi karena berada di Menara Imperium.KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka karena diduga mengatur proyek e-KTP mulai dari proses perencanaan dan pembasan anggaran hingga pengondisian pemenang lelang di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun anggaran 2011-2012.Novanto melakukan pengaturan tersebut melalui pengusaha rekanan Kemendagri, Andi Agustinus alias Andi Narogong dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait jabatannya.Akibat ulah Novanto dan pihak-pihak lainnya yang terlibat, negara mengalami kerugian keuangan atau perekonomian setidak-tidanya Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun karena pembayaran barang-barang untuk e-KTP di luar harga wajar."Indikasi kerugian negara dalam kasus ini yang dihitung BPKP adalah Rp 2,3 trilyun karena pembayaran lebih mahal dari harga wajar atau riil dari barang-barang yang diperlukan dalam e-KTP," ujar Agus Rahardjo, Ketua KPK.Adapun rincian akibat kemahalan itu yakni total pembayaran ke konsorsium PNRI Rp 4,9 trilyun dari 21 Oktober 2011 sampai dengan 30 Desember 2013. "Harga wajar (riil) e-KTP tersebut diperkirakan Rp 2,6 trilyun," katanya.Atas perbuatan tersebut KPK menyangka Setya Novanto melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Reporter: Iwan Sutiawan

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/276738-kp...-e-ktp-novanto

---


- KPK Panggil Putra Watimpres Soal Kasus e-KTP Novanto KPK Periksa Mantan Bos Gunung Agung Soal Kasus e-KTP Novanto
nice info gan. Yuk mampir thread ane juga ya https://www.kaskus.co.id/post/59d6f4...77988d5b8b4568 emoticon-Leh Uga