alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5965ed1654c07a17298b4578/keunikan-budaya-tingkatkan-pariwisata-presiden-jaga-kebhinnekaan-kita
Keunikan Budaya Tingkatkan Pariwisata, Presiden: Jaga Kebhinnekaan Kita
Keunikan Budaya Tingkatkan Pariwisata, Presiden: Jaga Kebhinnekaan Kita


JPP, SUMBA - Keunikan budaya merupakan ciri khas sebuah bangsa dan bila dikelola dengan baik akan menjadi keunggulan yang dimiliki Indonesia dibanding bangsa-bangsa lain, terutama di bidang pariwisata.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan sambutan pada Parade Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba 2017 di Lapangan Galatama, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (12/7/2017).

Dengan jumlah suku sebanyak 714 etnis yang tersebar di 17.000 pulau, ini menunjukkan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia. "Inilah kebhinekaan kita, Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga, karena sangat beragam," tegas Presiden.

Untuk itu, Kepala Negara menghimbau agar keunikan tersebut dapat dikelola dengan baik dan kegiatan promosi dapat dilakukan secara masif dan efektif agar wisatawan berbondong-bondong datang.

Keunikan yang dimiliki oleh Pulau Sumba misalnya adalah kuda Sandelwood yang setiap tahun dipakai untuk parade, dan tak jarang digunakan untuk mas kimpoi. "Ini simbol ksatria," ucap Presiden.

Keunikan lainnya adalah budaya cium hidung. Saat tiba di bandara, Presiden dibisiki Bupati Sumba Barat Daya tentang cium hidung. "Itu adalah simbol nafas kehidupan," ujar Presiden.

Menurut Presiden, setiap suku dan daerah memiliki keunikan dan memiliki kelebihannya masing-masing yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Seperti acara Festival Sandelwood dan Kain Tenun Ikat Sumba hari ini. Keduanya adalah contoh nyata, bagaimana alam memberikan sebuah budaya lokal yang menjadi keunggulan dalam pariwisata," ujar Presiden.

Selanjutnya, Kepala Negara mengharapkan agar Parade Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba tidak seperti kembang api, menyala terang satu kali tapi langsung redup. Namun harus dibuat secara berkelanjutan, sehingga harus dipikirkan apa yang dapat dilakukan untuk mempertahankan budaya ini agar tingkat kedatangan wisatawan tetap berlangsung meski tidak ada festival.

"Kemudian harus dikelola secara modern, banyak media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk promosi, undang para blogger ke Sumba untuk membantu promosi yang ada. Kalau perlu cari sutradara film, baik nasional maupun internasional yang mau produksi filmnya dengan latar belakang keindahan Sumba, supaya NTT makin terkenal di manca negara," ulas Presiden.

Dalam acara ini, Kepala Negara juga sempat memberikan kuis kepada masyarakat yang hadir dan memberikan sepeda sebagai hadiah untuk setiap pertanyaan yang dapat dijawab dengan baik.

Sebelum meninggalkan Lapangan Galatama, Presiden juga menyaksikan atraksi budaya, parade kuda Sandelwood, proses tenun ikat, serta menyapa dan berswafoto dengan masyarakat.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan Bupati Sumba Barat Daya Markus Dairo Talu.

Setelah santap siang bersama, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, pukul 14.00 WITA melalui Bandara Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. (bpmi/nbh)

Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/308056...hinnekaan-kita

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Keunikan Budaya Tingkatkan Pariwisata, Presiden: Jaga Kebhinnekaan Kita Presiden Puji Kesuksesan Polri Amankan Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H

- Keunikan Budaya Tingkatkan Pariwisata, Presiden: Jaga Kebhinnekaan Kita Pimpin HUT Bhayangkara ke-71, Presiden Jokowi Periksa Pasukan

- Keunikan Budaya Tingkatkan Pariwisata, Presiden: Jaga Kebhinnekaan Kita Giliran PM Kanada Justin Trudeau Digandeng Presiden Jokowi di Vlog

×