alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
4.97 stars - based on 29 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5960cd79e052272e058b458e/menunggu-cinta-yang-bernada-mayor

Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor

Halo agan agan
Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.


Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor

Quote:


Quote:




Quote:



Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
platypuz dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bogiestuck
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 29
ane udah meluncur kebawah dan nggak ada apa apa emoticon-Marah

Part 1 (Identitas Diri)

Nama gue wijaya lesti bumidirta.
Gue anak ke terakhir dari 3 bersaudara.
Kakak pertama gue cowok dan yang kedua cewek.
Hidup gue penuh dengan seni,karena keluarga gue kebanyakan pekerja seni semua.
Bokap gue seorang pelukis,kakek gue juga pelukis,dan nenek gue dulu adalah sinden.
Tapi entah kenapa jiwa pelukis dari bokap gue enggak nyampek ke dalam diri gue.
Diantara ke 3 anaknya,cuma gue yang ga bisa ngelukis.
Gue lebih menyukai musik.mungkin itu turunan dari nenek gue.
Gue dan kakak pertama gue bisa dibilang sangat menggilai yg namanya musik.
Bokap gue bukan pemusik,tp dia pendengar fanatik.
Mulai dari the beatles,rolling stone,god bless dan masih banyak lagi.
Kata nyokap waktu gue lahir bokap ngebet banget pengen namain gue john lennon.
Tp niatnya ga keturutan karena di tolak abis abisan sama nyokap.
Gue sering dipanggil lesti dikalangan temen temen gue.
Padahal setiap kenalan gue selalu memperkenalkan nama dirta.
Tapi setelah mereka tau nama panjang gue.
Nama lesti lah yg dipilih mereka.
Pertama gue agak risih dipanggil dengan nama itu.
Terkesan girly banget.
Tapi apa daya,emang itu nama gue.
Tinggi gue 173.bisa dibilang tinggilah.
Gue ga gendut,malah terkesan kurus.
Rambut gue lurus.
Muka gue lebih condong bukan ke ganteng,tapi lebih ke cantik.
Intinya fisik gue sebelas dua belaslah sama nyokap gue.
Terima kasih ma,atas muka cewek di tubuh pria ini emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
profile-picture
hayuus memberi reputasi
Part satu'y pendek emoticon-Bingung
Panjangin sis cerita'y

Part 2 (Seragam Putih Abu Abu)

My libido..yeah...

Teriakan kurt cobain itu ngebangunin gue.
Kepala gue yg masih berat terpaksa bangunin karena suara kenceng yg berasal dari sound kamar gue.
Dan gue liat abang gue lagi cengengesan liat gue dengan rambut gue yg masih acak acakan.

"Resek banget sih lo bang"

"Hahaha.bangun lo hari pertama sma males banget.harusnya semangat dong."

"Jam berapa emang.?"

"Setengah 7 no.bangun gih cepetan.mau bareng ga? Gue tinggal ni."

"Iye iye"

Gue pun langsung mandi ala tentara.
Dan 10 menit kemudian gue udah siap dengan helm ditangan gue.

"Nyokap pulang kapan sih bang?"

"Seminggu lagi mungkin"

"Lama banget ya,2 minggu dong gue nanti ga sarapan.laper gue"

"Sekolah lo kan ada kantinya.ribet amat"

Gue pun berangkat menuju sekolah dengan nebeng vespa abang gue.
Sampai di sekolah gue pun memberikan helm coklat ini ke abang gue sebelum gue masuk.

"Les,kaga pantes lo pake seragam sma"

Abang gue ketawa dan langsung tancap gas di iringi dengan suara vespanya yg cetar membahana.


Sampai dikelas guepun cuma clingak clinguk ga jelas.karena ga ada yg gue kenal.
Gue cuma kenal 1 orang pss mos kemaren.
Dan diapun ga sekelas sama gue.

Daripada bingung mau ngapain gue cuma liat sudut sudut kelas.
Gue liat jam dinding bertuliskan oli top one,kalender yg terpasang july 2007 dan cewek berkaca mata.

Iya,cewek berkaca mata berambut pendek yg memenuhi layar visual di mata gue ini menghampiri gue.
Gue liat mulutnya mulai membuka secara perlahan.

"Hai,sebelah lo kosong ya?gue duduk situ gapapa?"

"Oh iya,gapapa ko.duduk aja"

Diapun duduk di kursi sebelah gue

"Kenalin,nama gue ... "
profile-picture
profile-picture
yusufchauza dan hayuus memberi reputasi
Quote:


aduh,gue cowok.di part 1 kan ada penekanan kalimat "muka cewek di tubuh pria ini.
by the way.istri gue marah ni gue pegang hp mulu.laptop ketinggalan dirumah.gue lanjut besok ya.tetep pantengin
Quote:


ini kaga kurang pendek bray? coba yg panjang cerita nya.


Quote:


ts cowok bray.
Diubah oleh jin.bolo.bolo
Quote:


Quote:


Sorry kebaca'y pas Nama'y Lesti.
Wijaya'y kagak.
Maaf emoticon-Maaf Agan

Part 3 (Madu Dan Racun)

"Nama gue risma"

"Gue lesti"
Gue memberikan senyum kecil.

"Nama lo ko kaya cewek sih.tapi lucu ko"

Situasi di kelas saat itu rame banget.
Mungkin banyak murid yg saling berkenalan.
Sampai akhirnya suasana berubah ketika bell sekolah berbunyi dan guru pun masuk.

"Nama saya hartati,mulai sekarang sayalah wali kelas kalian"

Dan karena ini hari pertama,jadi jam pelajaran pertama diganti oleh perkenalan tiap murid murid kelas ini.

Semua murid satu persatu memperkenalkan dirinya.
Dimulai dari barisan terdepan.
Mereka semua menyebutkan nama,tanggal lahir,hobi,asal smp dan alasan kenapa masuk sma ini.
Hingga akhirnya sampai pada giliran gue untuk memperkenalkan diri.

"Halo semua,nama saya wijaya lesti bumidirta.saya lahir 20 september 1991.asal dari kota ini juga,semarang.
Dan kenapa masuk sma ini.karena pengen aja"

Gue liat bu hartati memandang gue dengan tatapan aneh,semua murid juga begitu.

Apa yg salah dengan diri gue?
Apa karena nama gue lagi?

"Apa ada pertanyaan untuk teman kalian ini anak anak?"

Gue liat ada cewek yg mengangkat tanganya di meja paling pojok sebelah kanan.

"Enaknya kita manggilnya apa ni?lesti apa bumi apa wijaya?"

"Lesti aja"

Semua tertawa.
Untuk kesekian kalinya,nama gue dijadiin bahan becandaan.

"Yasudah lesti silahkan duduk kembali"

Gue pun kembali ke tempat duduk setelah bu hartati memberikan perintah.

Sebelum gue duduk risma sudah berdiri untuk maju kedepan.

"Perkenalkan saya kartika risma anjani,
saya lahir 21 april 1992.asal dari jakarta,dan saya melanjutkan ke sini karena orang tua pindah dinas kesini."

Gatau kenapa suasana kelas begitu hening ketika risma memperkenalkan diri.
Yang gue liat semua cowok begitu serius melihat risma berbicara di depan.
dan cewek cewek hanya bergumam kala itu.

"Udah punya pacar belum ni?"
Teriak salah satu murid cowok

What.???? Celotehan sinetron kacangan keluar dari mulut siapa tu??.katrok.!!!

Batin gue spontan seperti itu.

Semua murid sudah memperkenalkan diri.
Selanjutnya bu hartati mengatur siapa ketua kelas dan para anggotanya.
Setelah itu bu hartati mengatur tempat duduk kita sesuai urutan absensi.
Nomer absen 1 duduk di meja depan meja guru dan selanjutnya mengikuti ke samping kanan sampai absen terakhir ke belakang.
Kita pun lalu berpindah tempat duduk sesuai yg di inginkan bu hartati.
Gue duduk di belakang karna abjad w di nama gue.

Gue pun menuju tempat yg di atur oleh bu hartati.
Dan gue liat disana sudah ada cewek yg duduk di kursi sebelah kursi gue.

"Ih gue duduk sama mbak lesti"

Gue cuma memberi simpul senyum dingin kepada cewek ini

"Kenalin gue widya"
Dia menjulurkan tanganya untuk bersalaman.

"Iye gue udah tau"
Gue menolak untuk beralaman dengan ni cewek.

"Yee cowok ko gampang marah.cepet tua loh."

Gue cuma mengangkat alis gue sebelah kiri.
"Eh,gue yg dipojok ya wid"

"Loh kan kalo urut absen gue yg disini lesti"

"Yaudah deh kalo boleh"
Gue langsung duduk dengan agak gue tarik kursinya agak keras"

"Yaelah gitu aja marah sih.yaudah deh sini lo.!"
Widya menjawab dengan muka tengilnya.

"Oke.makasih"

Kita pun bertukar tempat dan gue langsung meletakan kepala ini di simpul tangan gue sebagai pengganti bantal.

Suasana kelas begitu ramai.
Terbilang seperti pasar.
Yg gue liat bu hartati cuma menulis sesuatu di kertas.dan dia seperti mengacuhkan kita semua.
Mungkin dia seperti mewajari hal seperti ini,karena ini hari pertama di kelas dan kita semua anak kelas 1.

Suasana seperti ini jujur buat gue ga nyaman.
Pengen rasanya keluar kelas buat bakar rokok.
Otak gue seperti memberi sinyal bahwa gue perlu nikotin sekarang.
Tapi mana gue tau spot spot buat ngerokok di sini.gue kan anak baru.
Dan ketika gue clingak clinguk ga jelas,gue lihat dia lagi.
Di meja tengah,gue liat sosok cewek berambut pendek dengan kaca mata itu melihat ke arah gue dengan senyuman di bibir tipisnya.
Gue pun membalasnya.

Sampai pada akhirnya senyuman gue dibuyarkan oleh suara widya.

"Les,lo kentut ye.?"
profile-picture
profile-picture
yusufchauza dan hayuus memberi reputasi
Mas les, kulo nderek ngopi ten mriki...
Lanjut bray, moga lancar crita lo sampe tamat...

Salken ye emoticon-coffee
Semangat ya gann buat update ceritanya emoticon-Betty

Part 4 (Mr Selangkangan)

Istirahat pertama di sma.

Disinilah moment penting pencarian jati diri lo sebagai anak baru di sma.
Tau kenapa?
Cara gampangnya gini.

Ada beberapa jenis sifat anak baru di istirahat pertama si sekolahnya.

Type pertama.
Biasanya bergerombol untuk tebar pesona.membentuk semacam geng dengan riasan diwajahnya untuk tebar pesona ke kakak kelasnya.
(Biasanya buat murid murid cewek nih)

Type kedua
Biasanya menyendiri di kelas.
Entah itu pendiem,udah bawa bekal atau emang nerd sama mata pelajaran.padahal tau sendiri kan,hari pertama biasanya enggak ada pelajaran.

Type ketiga
Biasanya mencari teman deketnya waktu di mos.terus mereka ngobrolin semacam ini "eh kelas gue ada yg cakep,kelas lo gimana".
(Kalo ini kebanyakan cowok)

Type keempat
Biasanya nyari tempat buat ngrokok,sharing video bokep.
(100% ini pasti cowok)

Type kelima
Sudah bisa dipastikan ini adalah type anak yg kelaperan.mayoritas mereka ga sarapan.dan tempat tujuan mereka adalah KANTIN.

Ya,gue adalah orang yang nomer 5.


Kembali ke cerita.

"Les ke kantin yuk?"

"Enggak,kebelet ni gue mau boker"

"Ishh jorok banget sih lo"

"Ko jorok? manusiawi lagi"

Seketika itu gue langsung pergi ke kantin.
kenapa gue tolak ajakan widya.?
Karena gue masih agak gimana aja dengan tu cewek.
Buat gue pertemanan itu sakral.
Gue bukan type orang yg mudah bergaul.
Makanya gue pilih pilih kalo berteman.



----kantin----

"Buk,soto sama pop ice coklat"
Tanpa basa basi ketika pesenan gue sampek, gue langsung melahapnya.

Pas gue lagi makan,ada yg mukul punggung gue dari belakang.

"Pelan pelan kek makanya"

Gue nengok kebelakang dan dibelakang gue ada risma dan widya.

"Pelan pelan les,kelaperan ya??"
Risma memberikan senyumanya lagi.

"Iya nih,tadi ga sarapan soalnya."

"Yaudah abisin dulu tu makanya"
Sekali lagi si risma memberikan senyumnya.

Makanan gue pun udah abis.
Dan gue membayar apa yg gue pesen tadi.

"Balik ke kelas yuk les,risma ngajak ke kelas ni" ajak si widya

"Aduh gue mau ke toilet dulu,kebelet gue wid"

"BUKANYA LO TADI UDAH BOKER YA!!"

Suara widya yg keras membuat kita bertiga jadi sorotan di kantin waktu itu.
Ga waktu lama si widya menyeret si risma untuk ke kelas.
Sepertinya dia malu.
Gue tertawa melihat tingkah widya san risma.asli lucu banget mukanya
Secara enggak sadar semua orang dikantin melihat ke gue sekarang.
akhirnya gue sendiri yg canggung disini.
Gue pun memutuskan untuk ke toilet daripada malu disini.


Bener dugaan gue.
Toilet ini penuh dengan murid murid cowok.
Toilet sekolahan gue bisa dibilang besar dan luas.
ada sekitar 10 wc dan 10 bilik buat kencing.

Gue liat disini ada yg lagi judi muter uang gopekan,ada yg lagi nonton bokep rame rame dan ada yg lagi pacaran di dalem toilet.
Bukan ada yg homo,maksudnya ada murid cewek dibawa kesini.
Mungkin dia pacarnya atau mungkin juga ..... ahh sudahlah.

Niat Gue kesini sebenernya cuma melihat kondisi aja.
Kalo emang wc ini spot buat ngerokok anak anak sini,besok sudah dipastikan gue bawa rokok ke sekolah.
Ketika gue mau keluar wc,ada manggil gue dari belakang.

"Eh lesti ngapain lo?"

"Eh elo bob,enggak ngapa ngapain"

"Halah gayamu ndes ndes,wes reneo tak kei nyo"
(Halah gayalo,udah sini gue kasih)
Sambil dia memberikan rokok malboro merah ke gue.

Dan kita pun ngrokok disitu sambil menunggu bell masuk.
Akhirnya bell pun berbunyi.
Gue pun berdiri untuk kembali ke kelas.
Sampai pada akhirnya si bobby menahan gue untuk cabut dari wc ini.

"Eh bentar dulu.punya serebu enggak les? Hari ini lo bayarin gue dulu,besok gue yg bayarin"

"Hah bayarin apaan? Oo rokok tadi.yaudah ni"
Gue memberikan uang pada bobby.

"Bukan buat gue,buat itu tu"
Dagunya seperti menunjuk sesuatu di pintu utama masuk toilet ini.

Disana gue liat cowok badanya tinggi,kekar dan mukanya sangar.
Dia sedang menutupi pintu dengan satu kakinya yg di angkat.
gue liat semua yg ngerokok disini memberi dia uang 500.
Dan saat lo udah ngasih uang di pun otomatis menurunkan kakinya lalu menaikanya lagi ke orang di belakang si pemberi uang tadi.
Semacam penjaga karcis lah.
Akhirnya,tiba di saat gue dan bobby di depan orang sangar tadi.

"Ini bang,berdua sama dia"

Si orang sangar tadi lalu menurunkan kakinya tanpa menjawab omongan si bobby.



"Bob tadi tu preman sini ye?"

"Iye les,tiap hari yg mau make toilet buat ngerokok harus setor 500 sama dia.dijamin aman les"

"Terus kenapa kita harus setor bob"

"Ya buat keamanan lah les.lu tau cowok yg dari tadi nongkrong di depan pintu toilet tadi.itu yg mantau dari luar kalo misalnya ada guru atau kesiswaan mau masuk nyidak kita"

"Misalnya kita ga setor? Digebukin?"

"Enggak les,kalo lo misalkan ga bayar,lo cuma mberangkang di bawah selangkanganya dia aja."

"Waduh,ga bisa mbayangin gue,mberangkang di tempat sejorok itu"

"Iye ye,wc jorok bau bangke gitu kenapa kita betah ya les di dalem?"

"Nikmatnya disitu kali bob"

Hahahahahahaha...
Kita berdua pun menuju ke kelas dengan tertawa..


---Kelas---

Gue liat si widya sedang mainan hp di laci meja.

"Eh gue bilangin guru loh,lo mainan hp"

"Napa lo.?? Bilangin aja sono"

"Cie yg tadi di kantin jadi pusat perhatian"

"Apa'an sih lo les,rese deh"
Widya wajahnya tampak kesal

Kelas begitu ramai.
Setiap ganti mata pelajaran isinya hanya perkenalan.
Perkenalan guru yg memamerkan riwayatnya selama mengajar dan selama jadi pelajar.
Itu itu aja.
Hari pertama sekolah menurut gue adalah hari yang penuh dengan basa basi.
Sampai pada akhirnya gue memilih tiduran.
Dan lagi lagi si widya menggangu gue yg lagi.

"Les bangun dong,males banget sih.tidur mulu"

"Les bangun kek"
Dia menggoyang goyangkan kepala gue.
Awalnya gue ga gubris,
sampai pada akhirnya gue gedek sama kelakuan ni cewek.
Gue pun bangun dan mendekatkan muka gue ke muka si widya.

"Ada apa mbak widya?? Bisa enggak anda tidak mengganggu saya.!!"

"Ih ko mulut lo bau rokok sih,gue aduin pak guru ni"

"Eh jangan jangan wid.wah rese lo.!!"

Gue pun melihat widya yg siap ancang ancang ingin berdiri dan ingin mengatakan sesuatu ke pak guru.
Dia berdiri dan kemudian ....
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
nyimak dl yah..
dan tetap semangat ya sis
Quote:


Aduh
ane cowok tulen gan
Quote:


:maaf

abis focus nya ama lesti nya
jadi ane mikir nya sista ..huahhaah

biasa ke inget lesti AD1

Part 5 Keluarga

Gue menarik bahu widya lalu mendekap mulutnya dengan tangan gue.
Dia duduk dan gue lepas tangan gue.dia cuma memonyongkan mulutnya.

"Lo jadi cewek ko rese amat sih"

"Gantian dong,lo kan ngerjain gue tadi"
Dia melotot ke arah gue

"Kapan gue ngerjain lo non"

"Tadi di kantin,,!!"

"Hah..???"
Gue bingung dengan pikiran di otak ni cewek

"Gara gara lo tu,gue jadi di liatin semua orang di kantin tadi..!!"

"Tau deh wid,gue ga ngerti sama daya pikir lo"

Gue pun langsung memposisikan kepala gue dimeja.daripada gue nanggepin segala omongan ni cewek.bakalan ga ada habisnya.

"Les,malah tiduran.ih cowok ko gini amat sih"

Kali dia udah ga nepuk nepuk kepala gue lagi,tapi sekarang dia udah berani nyubit tangan gue.
Cubitan si widya akhirnya buat gue emosi juga sama ni cewek.

"Sakit tau non.!!"

"Abisnya elo.."

Omongan widya yg belum selesai langsung gur potong.

"Kenapa? Gue kenapa lagi?.salah mulu gue perasaan.jadi cewek ko gesrek amat sih.
Diem dikit nape.kaya risma tu diem ga banyak omong"

"Ko lo banding bandingin gue sama risma sih.lo suka sama dia ya? Hayo ngaku.."

"Apaan sih lo,enggak lah.gile aje"

Gue pun memutuskan untuk rebahan lagi di meja,dan gue ga peduliin apapun omongan si widya.


Kelas gue hari itu dipenuhi suasana yg membosankan.mulai dari guru sampai ke semua orang di kelas ini.

Bell tanda pulang sekolahpun berbunyi.Murid murid meninggalkan kelas dengan obrolan asyiknya.sementara gue,gue hanya memasang earphone ke telinga dan mulai mencari list lagu di motorola rocker di tangan gue ini.
Saat itu gue lagi suka dengan lagu fall out boy.lalu gue klik tulisan dance dance di list mp3 hp gue.
Di gerbang sekolah gue liat si risma sedang dijemput orang tuanya.gue lihat dia mencium tangan sosok lelaki tua di depanya lalu masuk ke sedan hitam miliknya.
Dan untuk kesekian kalinya si cewek resek ini menghampiri gue gaya kedua telunjuk tangannya menunjuk nunjuk gue dengan langkahnya yg dibuat seperti slow motion.
Entah kenapa melihat tingkahnya yg seperti ini gue jadi inget sun go kong.

"Lesti,lesti,lesti.."

"Lo ngapain sih?"

"Gapapa.. pulang sendiri les?"

"Enggak,dijemput pacar"

"Cie lesti udah pacaran.."

"Lo ngapain sih,udah pulang sono ah"

"Ihh apaan sih.yaudah deh aku duluan ya"

Gue liat dia dijemput dengan cowok.
Entahlah itu siapa,gue ga peduli
Dan pacar yg gue tunggu pun akhirnya datang juga.

Nama pacar gue adalah Angkot



---Malam hari dirumah---

Jujur malam ini gue gatau mesti ngapain.gue dirumah sendiri karena abang gue ada acara setelah pulang kerja.gue coba nyalain tv,dan ga ada satupun acara di tv yg menarik.
Cuma ada sinetron,film yg udah gue tonton berkali kali,talkshow ga jelas dan ada sinetron pak haji berantem dengan mahluk sejenis boo dragon ball.

Akhirnya gue memutuskan dengerin musik di hp gue dan tanpa sadar gue terlelap sampai akhirnya ada yg menggoyangkan badan gue.

"Les bangun,makan dulu udah gue bawain.buruan bangun"

"Eh elo bang,jam berapa emang?"

"Jam setengah sepuluh.tidur jam berapa lo,tumben jam segini udah tidur.ga sholat lo ya?"

"Udah lah.gile aje"
Gue berbohong waktu itu.
(Jangan ditiru ya gan emoticon-Big Grin)

Beginilah kegiatan gue selama ditinggal nyokap seminggu ini di jogja.
Nyokap ke jogja untuk ngurusin nenek gue sekalian njenguk kakak gue yg kuliah disana.Ya beginilah resikonya.
Di dapur cuma ada mie instan dan sarden.gue udah enek sama tu makanan selama seminggu ini.
Makanya mending gue ga sarapan dan makan di sekolahan aja.
Emang nyokap nahkoda dalam keluarga gue.

Bokap.??
Bokap udah nikah lagi.dan orang tua gue udah pisah semenjak gue masih sd.
Tapi masa masa kalut dan pertengkaran serta hubungan ga harmonis udah lewat ko.kita sekeluarga sekarang leboh legowo.Tapi bukan berarti bokap yg udah nikah lagi ga menafkai kita.
dia tetep tanggung jawab ko.
membiyai kehidupan anak anaknya dan mantan istrinya.

"Les,besok vespa gue bawa aja.gue besok dijemput abi"

"Tumben bareng mas abi bang"

"Ada deh.."

"Ok,besok gue bawa bang"

"Bangun yg pagi,dipanasin dulu biar ga tipes tu baron"
Baron itu nama vespa abang gue.

"Siap komandan"
Gue memberikan penghormatan seperti tentara kepada komandanya.
Dan abang gue membalasnya dengan jari tengah F***YOU
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
Bagus gan ceritanya. Lanjutkan gan, sampe tamat. Jangan ada kentang d antara kita

Part 6 (Love At First Sight)

Hari hari gue berjalan biasa aja.
Yang jelas nyokap udah pulang dan gue ga kelaperan lagi tiap pagi.
Pagi itu gue dibangunin nyokap sekitar jam 5an.gue lalu sholat dan mandi.
Setelah itu gue menuju di tempat si baron buat manasin organ organ si baron.inilah kegiatan gue sebelum gue berangkat sekolah.karena abang gue ternyata membeli mobil baru,sehari setelah kejadian malam dimana gue disuruh bawa vespanya.


Gue sampe di sekolah.tepatnya gue sampe di sekolah jam 7.15.
Inilah pertama kalinya gue telat.
Guru kesiswaan mengiring gue ke ruang kesiswaan.gue disuruh nulis nama,kelas alasan kenapa telat dan diberi hukuman.
karena gue ga boleh masuk jam pertama.

Hari ini yg telat cuma gue.asiknya hidup ini.menyapu sepanjangan aula sendirian.
Aula sebesar ini dan gue yg harus menyapunya.apa gunanya penjaga sekolah kalo gini.

Gue menyapu aula ini dengan earphone yg menempel di kedua kuping gue.
Ya,gue ditemani suara tom delonge yg menyanyikan lagu always.
Di tengah tengah gue menyapu,ada seorang cewek yg sepertinya mengajak ngobrol gue.dengan cepat gue copot earphone ini.

"Ada apa kak? Kakak ngomong sama saya?"

"Ya iyalah sama lo,ada siapa coba disini selain lo"

"Ada apa ya kak,tadi lagi dengerin lagu soalnya"

"Kenapa nyapu disini,telat ya?"

"Iya ni kak,vespa gue masuk angin di jalan"

Gue liat dia seperti ingin ketawa tapi ditahan oleh senyumanya.
Gilak,,cantik banget ni cewek.
Mata gue dibuat seakan silau.
saking cantiknya gue sampe ga berani liat wajahnya.gue ga pernah ngerasa gini ke cewek.

"Kamu ni bisa aja,masa iya motor ko masuk angin"

Kita berdua diam sebentar dan gue segera melempar topik supaya suasana canggung ga terjadi.

"Terus Kakak ngapain disini,bolos pelajaran ya,?"

"Oo enggk ko.aku ga ikut jam olah raga aja.kakiku masih sakit"

"Kesleo kak?"

"Ya gitudeh.oh iya nama lo siapa?"

"Panggil aja lesti kak"

1

2

3

Pasti setelah ini dia bakal bilang.

"Nama lo ko kaya cewek sih"
Dia tertawa manis seperti tadi.

Aduh,jantung gue seperti pecah.orang yg biasanya ngrasain hal seperti ini mungkin berirama dug dug dug.
Tapi tidak dengan gue.
Jantung gue seperti berbunyi splash dan suara gitar drop b yg di petik tanpa terhubung dengan ampli.
Susah ngejelasinya.

"Yaudah deh lesti,aku ke sana dulu ya.
by the way.jangan panggil aku kak.cukup nara aja"
Kemudian dia pergi meninggalkan aula ini.

Apakah ini yg namanya cinta,?
Seindah ini ternyata rasanya ?
Nara,nara.... cantik banget lo.
Baru elo yg bisa bikin kaki gue lemes gini.


Lamunan gue tentang nara di hancurkan oleh earphone gue yg menjuntai ke lantai.
Tanpa pikir panjang gue langsung pasang earphone ke kuping gue.

Terdengar sebuah lagu dengan lirik
Quote:


Spontan gue langsung copot earphone gue.
Kenapa ada lagu ini di hp gue sih.emoticon-Nohope
Pasti kelakuan bang teddy ni.
Habis dengerin blink 182 kenapa lagu ini?
Mood gue tentang kecantikan nara jadi buyar gara gara lagu itu.
Sampai pada akhirnya bell tanda ganti pelajaran berbunyi,gue memutuskan untuk ke ruang kesiswaan dan menuju ke kelas.


---Kelas---

"Tumben lo telat les"

"Iya ni bob,si baron kumat"

"Ya namanya juga motor tua les"
Bobi sambil memainkan pulpen di tanganya..

"Jam kosong ya bob,?"

"Ya iya lah kosong,kalo ada guru ngapain gue di depan pintu gini."

"Wah untung deh,ngantuk gue sob"

"Tidur mulu kerjaan lo"

"Namanya juga anak muda haha"

Ketika gue mau masuk ke dalem kelas,gue liat widya dan risma seperti dateng menghampiri gue.

"Apa lo liat liat.!! Minggir..!!"
Widya berusaha menyingkirkan gue dengan tangan kirinya.

"Monggo ndoro gento"
Gue membungkuk dan memberikan jempol kanan seperti mempersilahkan ratu untuk lewat.
Dan si widya mengibaskan rambutnya sehingga mengenai muka gue.

"Ih rambut lo bau taik"
Gue pun lari sebelum sun go kong ini menyubit gue..

"Ih lesti bencong.!!!! Jangan lari lo.!!"
Dan widya mengejar gue..

Itulah kegiatan gue sehari hari di sekolah.kalo enggak ngerjain si widya ya paling ngerokok di wc.

Sampai pada akhirnya hp gue bergetar



Quote:
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
Diubah oleh bogiestuck
wah nimbrung di mari ah... sambil ngeliyatin si lesti di kejar kejar sama widya emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
profile-picture
downgie memberi reputasi
Diubah oleh jonyfa

Part 7 (Surat Dari Risma)

Bell pulang sekolah berbunyi.
Semua murid pun keluar kelas hingga disisakan 2 manusia ini.perempuan dengan rambut pendek dan kaca matanya dan manusia satunya,seorang lelaki berambut poni belah kanan dengan earphone yg menempel di salah satu kupingnya.

"Risma,ada apa sih ris? Kayaknya penting banget.?"
Gue liat si risma seperti lagi ingin menghubungi seseoeang di hpnya.

"Eh bentar les,aku sms widya dulu,dia nungguin gue di luar"

"Iya risma,sebenernya ada apa?"

"Gini les,gue dititipin ini"

Gue lihat dia menyodorkan sepucuk surat berwarna kuning ke gue

"Dari siapa ris.?"

"Dibaca aja les,entar lo juga tau ko"

"Ya tapi ini dari siapa ris?"

" ih kamu ko gitu sih,yaudah aku pulang dulu"

Risma mengambil tas berusaha untuk kabur dari gue.tapi entah kenapa tangan gue reflek menarik tanganya untuk tidak pergi.

"Ih,kenapa lagi si les.udah aku kasih tau baca aja,entar kamu juga ngerti dari siapa"

Dan di tengah tengah masalah kecil gue dan risma ini,tiba tiba ada cewek masuk ke kelas dimana gue dan risma berada.

"Kalian ngapain.?"

"Yaelah elo lagi.ganggu aja sih lo wid"

"Eh jangan macem macem ya lo les,gue aduin bu hartati ni.!!
lagian lo ngapain sih ris disini?"

"Eemmm,enggak itu wid,,"

Risma terlihat seperti bingung menjawab pertanyaan widya.
Dan entah kenapa mulut gue spontan ngomong ke widya.

"Lo ngapain sih ganggu orang pacaran.sono lo pergi jauh jauh"

Gue liat muak mereka berdua seperti kaget.
Entah kenapa mulut gue bisa melontarkan kata kata sakti macam itu.perasaan hari itu gue ga makan nasi basi.

"HAH ,,, KALIAN PACARAN??"

"Ih lesti apaan sih."
Risma menambahi

"Ah udah udah,serius amat sih lo pada.gue cuma becanda."

"Awas aja lo berani macarin temen gue,gue botakin lo les" samber si widya

"Ampun ndoro gentho" gue menundukan kepala kepada si widya.

"Yaudah ris ayo,kita kan udah janji mau ke mall,lo malah nyemperin ni cowok"

Gue liat si widya menyeret tangan si risma seperti ibu yg sedang menyeret anaknya pulang,karena magrib magrib masih keluyuran.
Disitu gue liat si risma tertunduk malu dan menuruti aja ajakan si widya.

Gue liat surat berwarna kuning ini,gue puter puter dan ada tulisan *to lesti
Ketika mau gue buka surat yg gue pegang,tiba tiba hp gue bergetar.gue liat di layar terlihat ada panggilan dari si bobby.

"Sob,dimane lo? Gue diparkiran ko lo enggak ada.? "

"Masih dikelas gue,ada apa emangnya bob.?"

"Ikut gue maen ke rumahnya si deni anak kelas sebelah yuk"

"Hah,ngapain emang.?"

"Udah buruan lo sini aje dulu,entar juga lo tau"

"Oke deh"

Gue dan bobby udah sampek di depan rumahnya si deni.tadi deni udah pulang duluan.dia nganterin ceweknya pulang dulu,makanya gue dan bobby enggak barengan sama deni.

"Masuk masuk bro,motor lo taruh dalem aja"

"Oke oke" jawab bobby

"Langsung ke kamar gue aja ya"

"Oke oke" jawab bobby

"Oke oke mulu lo kaya iklan radio" sahut gue

"Diem lo" balas si bobby



---kamar deni---


"Ini ni den temen gue yg gue ceritain waktu itu.doi suka musik juga.cocok deh sama lo"

"Oo ini toh lesti lesti itu.ngomong ngomong,lo suka dengerin musik apa aja les.?"

"Apa aja gue dengerin sih den.cuma dangdut sama reggae aja gue ga dengerin"

"Hahaha kenapa emangnya?"

"Kalo dangdut jujur gue ga suka.kalo reggae,bukanya gue ga suka.cuman gue ga bisa nikmatin musiknya aja"

"Oo gitu ya.emmm gini aja deh les,kata bobby lo bisa ngedrum..?"

"Bisa,cuman lo jangan nyuruh gue maen suling ama piano aja.gue ga bisa"

"Sama dong kalo gitu hahaha"

Deni ini orangnya ramah banget.keliatan dari cara bicara dan bahasa tubuhnya.gue liat kamarnya dipenuhi poster poster band band dan musisi musisi.gue liat ada gitar akustik dan satu gitar elektrik berwarna hitam yg masih tergeletak di atas kasurnya.sepertinya gitar itu abis dipake oleh si deni.

"Eh den,gibson ni.?"

"Iya les,kado dari kakak gue,coba aja tuh..!"

"Wah,gausah lo suruh gue tetep mau nyoba den"

"Lo sih emang ga sopan anaknya les"tiba tiba bobby nyamber..

Gue coba gitar si deni ini.tapi entah kenapa jari jari gue sepertinya lebih nyaman di gitar gitar fender.kaya berasa lebih empuk aja.ya mungkin,bisa aja karena dari smp gue selalu dengan gitar telecaster milik abang gue.
Soundnya belum gue coba karena di sini ga ada ampli.mungkin pas kita nyoba latihan entar gue bakal tau suara ni gitar gimana.

"Les,lo bawa no cd.disini ada banyak list mp3.coba lo dengerin finch sama saosin.lo dengerin dulu.lo rasain deh cocok ga lagu lagu ini sama lo.kalo lo cocok entar lo pulangin cd ini ke gue.kalo ga cocok lo dengerin terus sampek lo cocok"

"Maksa dong ni ceritanya hahaha"

"Hahaha,cari drummer susah soalnya,oh iya lo bisa double pedal kan?

"Bisa bisa"

"Mantep deh kalo gitu,jos"

Ditengah percakapan gue dan deni tiba tiba si bobby nyamber.

"Den,mana janjinya"

"Ohh itu,soal gituan semangat amat lo.tu di kulkas ambil aja"

"Langsung pak den"

Gue liat bobby keluar kamar mengambil sesuatu di kulkas deni.

"Apaan sih den.??"

"Biasalah,orang tua orang tua"

"Ooo itu,emang ortu lo pada pergi?"

"Bokap sama nyokap balik seminggu sekali les.gue cuma dirumah sama pembantu.kakak gue kan kuliah di bandung"


Bobby masuk kamar dengan cengar cengir dengan membawa 3 botol bergambarkan orang tua jenggotan.

"Tolong Ambilin gelas dibelakang lo tu les."
Teriak si bobby ke gue.
soal begini dia emang paling semangat

"Eh apaan tu les,undangan nikah?"
Deni menunjuk amplop kuning yg ada di saku celana belakang gue

"Ohh ini,bukan apa apa ko"

Dan diluar dugaan surat itu di ambil si bobby
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
Diubah oleh bogiestuck
Quote:


silahkan gan.pinarak horny aja disini.banyak komentar dan saran ane makin semangat nulisnya emoticon-Malu (S)
Halaman 1 dari 29


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di