alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Masyarakat Sipil Teken Petisi Tolak TNI Masuk RUU Terorisme
1.67 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/593ab0cac1d77029518b4569/masyarakat-sipil-teken-petisi-tolak-tni-masuk-ruu-terorisme

Masyarakat Sipil Teken Petisi Tolak TNI Masuk RUU Terorisme

Nasional
Jumat, 09/06/2017 20:30
Masyarakat Sipil Teken Petisi Tolak TNI Masuk RUU Terorisme
Reporter: Tiara Sutari , CNN Indonesia
Sebarkan:

Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koalisi Masyarakat Sipil mengajukan petisi penolakan terhadap rencana pelibatan militer dalam revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Petisi itu ditandatangani oleh 140 masyarakat sipil dan juga 28 organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

Koalisi masyarakat sipil menolak pelibatan Tentara Nasional Indonesia lantara menganggap peran militer dalam menangani terorisme sudah diatur dalam UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.

"Kami memandang alangkah lebih baik jika pelibatan TNI dalam penanganan terorisme cukup mengacu pada Undang-Undang TNI saja," kata anggota Presidium Jaringan Solidaritas Korban Untuk Keadilan (JSKK), Sumarsih di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (9/6).
Lihat juga:
Polri Siap Bagi Tugas dengan TNI untuk Berantas Teroris
Pada Pasal 7 ayat 2 dan ayat 3 UU TNI disebutkan, tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan: (b) Operasi militer selain perang, yaitu untuk, (3) mengatasi aksi terorisme; ayat (3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

"Kalau dilihat dari pasal itu, Presiden kan sudah memiliki otoritas dan landasan hukum untuk melibatkan militer di ranah terorisme, jadi tidak usah dilibatkan lagi dan dimasukan secara khusus ke Undang-Undang Terorisme," kata dia.
Lihat juga:
Tangani Terorisme, TNI Harus Tunduk Peradilan Umum
Menurut Sumarsih, pelibatan militer untuk membantu aparat kepolisian dalam mengatasi terorisme harusnya hanya bersifat membantu saja. Bahkan kata dia, pelibatan ini pun sifatnya hanya sementara.

"Dengan kata lain, pelibatan militer itu merupakan last resort yang dapat digunakan Presiden jika seluruh komponen pemerintah lainnya khususnya kepolisian sudah tidak dapat lagi mengatasi aksi terorisme," kata dia.
Lihat juga:
BNPT Jadi Ujung Tombak Penanggulangan Terorisme
Sumarsih mengatakan, daripada memaksakan kehendak dengan memasukan militer dalam Undang-Undang Terorisme, sebaiknya DPR dan Pemerintah segera membentuk aturan tentang tugas dan bantuan militer untuk membantu pihak kepolisian saat suasana genting, salah satunya menangani aksi kejahatan berbasis teror.

"Untuk apa ribut-ribut memaksa (TNI) masuk dan memberi wewenang secara utuh, kenapa tidak buat saja aturan pasti terkait TNI yang boleh bantu pihak Polri, misal suasana bagaimana, ukuran kegentingan, jadi tidak akan berebut lahan kerjaan," kata Sumarsih.
http://m.cnnindonesia.com/nasional/20170609202413-12-220729/masyarakat-sipil-teken-petisi-tolak-tni-masuk-ruu-terorisme/

{==========}

Mestinya yang protes para teroris....lha ini kok malah sipil?

emoticon-Hammer2
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
Quote:



Pekaes petiga gerindra pedeipe golkar pan demokrat nasdem semuanya aja gan, monggo

Masyarakat Sipil Teken Petisi Tolak TNI Masuk RUU TerorismeMasyarakat Sipil Teken Petisi Tolak TNI Masuk RUU TerorismeMasyarakat Sipil Teken Petisi Tolak TNI Masuk RUU Terorisme

gw edit bray, liat ada member agama 4L disitu bray, pake peci.. agama pengikut manual book, jadi pro teroris pastinya emoticon-Malu (S)
Diubah oleh roxterpg
Harus di lihat tu yg teken petisi, keamanan di perkuat kok dilarang... Jgn jgn yg teken teroris lg.
Ane gerah liat teroris bw panci trus.
apa pula ini koalisi masyarakat sipil?
ane yg orang sipil malah gak tw ada yg ginian
emoticon-Leh Uga
Quote:


kalau TNI dilibatkan dalam politik lagi,hancur deh negara ini..
bila terjadi pemberontakan pasti lebih mengerikan daripada pemberontak tahun 1950-an dan tahun 1960-an.. pemberontak tahun 1950-an dan 60-an itu rata-rata anggotanya SD aje gak lulus dan lulusan SD melawan pasukan terlatih, kalau sekarang mah beda, pemberontaknya lulusan D3, S3, S2 bersenjata,inteligensinya jelas beda.., bisa seperti talibannya Afganistan tu..
emoticon-Big Grin
emoticon-Cool
Quote:


Ente masih aj blm paham, dlm UU tersebut yg diatur rencana peranan TNI dlm penindakan terorisme. Sebatas mana, peranannya apa & koordinasi antar lembaga Polri, BIN & BNPT bagaimana ? Dlm bersama2 membasmi terorisme.

Gk ada kaitannya dgn politik sebagaimana ente sampaikan. Dri dlu TNI & Porli dilarang untuk berpolitik itu knp mereka tdk boleh ikut dlm pilkada karena posisi mereka harus netral.

Udh phm blm tong, klw blm paham gk usah quete2 gw deh.
emoticon-DP
Quote:


Quote:


kalau TNI dilibatkan dalam politik lagi,hancur deh negara ini..
bila terjadi pemberontakan pasti lebih mengerikan daripada pemberontak tahun 1950-an dan tahun 1960-an.. pemberontak tahun 1950-an dan 60-an itu rata-rata anggotanya SD aje gak lulus dan lulusan SD melawan pasukan terlatih, kalau sekarang mah beda, pemberontaknya lulusan D3, S3, S2 bersenjata,inteligensinya jelas beda.., bisa seperti talibannya Afganistan tu..
emoticon-Big Grin
emoticon-Cool
dpr kerjanya apa aja, mengatur yang sudah diatur, membuat aturan yang tidak perlu dibuat.

Jangan seret-seret lagi tni & polri buat kepentingan politik. Kerja profesional saja, itu sudah lebih dari cukup.
Diubah oleh dxbike
Masyarakat yg mana?
mau sampe kejadian kayak marawi baru bilang butuh?
harusnya yg demo2 ini keluarganya jd korban teroris dulu!

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
dari awal sebenarnya udah melenceng dgn melimpahkan urusan telolet ini ke polisi. ini seharusnya emang makanan militer. So, militer harus aktif kembali kayak zaman orba, sekarang diserahin ke polisi malah makin menjadi teloletnya.
Diubah oleh samudra6969
Regulasi goblog

Penanggulangan terorisme kok cuman pake polisi aja?emoticon-Amazed
Quote:


Lo ngerti gk sih bree emoticon-Ngakak
sipil yg mana? enak bgt sekarang mengatasnamakan sipil..
Masnyarakat mana dlu yg bikin petisi penolakan,
Jumlahnya brp ? Dan apakah mereka udh mewakili masnyarakat Indonesia ?

Undang2nya skrg sdg di godok di DPR, dan ada kontra dri partai2 berbau agama seperti PKS & PPP
Mereka berusaha membatalkan UU ini dgn cara menggalang petisi sbg dasar klem bahwa rakyat tdk menghendakinya.

Suaka2 kalian ajaah emoticon-DP
Quote:


Lah, kalian gerakan proletar jadi kacungnya para koruptor brengsek. Sekarang jadi pasukan bumihangusnya aguan dkk


Waktu itu pdip di dukung gerakan proletar juga, memang ngaco.

Dan sekarang ada yang ngikutan ngaco, manfaatin gerakan proletar buat dapet kekuasaan
Diubah oleh sarotherodon
mereka calon dan pendukung isis semua, dah pasti emoticon-Marah emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
kalau TNI dilibatkan dalam politik lagi,hancur deh negara ini..
bila terjadi pemberontakan pasti lebih mengerikan daripada pemberontak tahun 1950-an dan tahun 1960-an.. pemberontak tahun 1950-an dan 60-an itu rata-rata anggotanya SD aje gak lulus dan lulusan SD melawan pasukan terlatih, kalau sekarang mah beda, pemberontaknya lulusan D3, S3, S2 bersenjata,inteligensinya jelas beda.., bisa seperti talibannya Afganistan tu..
emoticon-Big Grin
emoticon-Cool
Diubah oleh ooolala
gue heran alesan nya nolak apaan?
yg jelas
kalau menolak = pro teroris
liat aja di komen prfm berita densus atau tero ditangkap
komennya mayoritas kelojotan
tau sendiri kan berarti... emoticon-Shutup
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di