alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58fddff3c1cb17017c8b456b/predator-seksual-anak-berkedok-selebriti-di-media-sosial
Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial
Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial
Seorang anak perempuan di depan komputer.
Awal Maret 2017, seorang pria berusia 43 di Queensland, Australia, dituntut dalam 931 kasus kejahatan seksual di jagat daring. Perkara ini layak diperhatikan, sebab kejahatan seksualnya melibatkan 137 anak-anak sebagai korban--yang tersebar di pelbagai negara.

Dalam melakukan aksinya si predator seksual membuat akun media sosial atas nama bintang pop, Justin Bieber. Lewat kedok itu si predator seksual leluasa beraksi.

BBC melansir cerita dari seorang ibu (anonim) yang anaknya menjadi korban. Menurut sang ibu, peristiwa celaka yang menimpa putrinya berawal dari penggunaan sebuah layanan media sosial populer.

Baru dua hari aktif di media sosial, anak gadis berusia 8 itu sudah didekati Justin Bieber palsu yang mengiriminya beberapa pesan. "Pesan pertama mengundang Anda untuk mengikuti kompetisi, dan bila memenangkannya Anda berkesempatan mengobrol selama lima menit (dengan selebriti)," kata sang ibu.

Selanjutnya, muncul pesan kedua yang meminta korban mengirimkan foto telanjang dan organ seksualnya. Ada pula pesan lanjutan yang menyebut bahwa "semua gadis mengirimi foto-foto macam itu, lakukan saja, ini akan jadi rahasia kita."

Cerita senada datang dari Alicia, seorang ibu asal Melbourne, Australia. Kasus ini, kata Alicia, bermula ketika anaknya menggunakan Musical.ly--aplikasi media sosial populer di iPad dan iPhone.

Lewat aplikasi itu muncul pesan dari si predator seksual. Seperti ditulis Sydney Morning Herald, pesan tersebut dikirim akun "The Real Justin Bieber", yang meminta agar anak Alicia (8 tahun) mengirim foto telanjang.

"Siapa yang ingin memenangkan video call 5 menit dengan saya?" demikian pesan persuasif itu. "Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengirimi saya foto telanjang atau vagina Anda."

BBC mengutip pernyataan Detektif Jon Rouse, seorang aparat di Queensland, Australia, yang turut menangani kasus kejahatan seksual ini. Menurut Rouse, telah terjadi peningkatan kasus kejahatan seksual yang menyasar anak-anak dengan modus berpura-pura menjadi selebriti di media sosial.

"Fakta bahwa begitu banyak anak di seluruh dunia bisa percaya bahwa mereka berbicara dengan Justin Bieber, dan Justin Bieber bisa meminta mereka melakukan sesuatu, sangat penting (mengkhawatirkan)," kata Rouse. "Saya pikir, dibutuhkan reevaluasi atas cara kita mendidik anak dalam melakukan aktivitas daring yang aman."
Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial
Justin Bieber.Kasus Harry Styles palsu
Kasus nan mirip terjadi di Inggris. Kali ini, pelaku mencatut nama Harry Styles, eks personel boyband, One Direction.

Perkara ini terungkap pada medio Februari 2017, setelah muncul cuitan Twitter dari Gemma Styles, adik Harry.

Gemma mengingatkan, agar publik menjauh dari akun Twitter @PRVTHarryStyles. Akun tersebut, cuit Gemma, telah berpura-pura menjadi Harry guna mengincar "gadis-gadis muda yang rentan". Bahkan, seorang gadis 19 tahun di Amerika Serikat mengaku sempat memberikan foto telanjang kepada Harry Styles palsu.

Hal yang mengejutkan, seperti dilansir The Sun, si pemilik akun sempat mengaku bahwa dirinya hanya ingin "membantu orang-orang yang punya masalah kejiwaan."

Kicauan Gemma bersambut seruan banyak orang yang khawatir bila akun tersebut akan menyasar anak-anak di bawah umur. Setelah muncul protes, akun Twitter @PRVTHarryStyles akhirnya diblokir. Di Instagram, akun serupa--dengan nama @VHarryStyles--juga sudah dihapus.

Satu catatan penting, sejumlah layanan media sosial populer macam Twitter, Facebook, dan Instagram sudah memberlakukan sistem verifikasi akun untuk para pesohor. Anda pun bisa mewaspadai setiap akun yang menggunakan nama seorang pesohor, tetapi tidak dilengkapi dengan lencana verifikasi (tanda centang biru).

Tentang anak-anak, sebaiknya patuhi batasan umur tiap layanan. Facebook, misalnya, memberi batasan 13 tahun untuk memiliki akun. Untuk informasi tambahan, simak juga artikel kami terdahulu: "Risiko mengunggah foto anak di media sosial".
Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...i-media-sosial

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial Muasal saham perusahaan bir milik Pemprov DKI

- Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial Erwin Aksa dan helikopter untuk Anies

- Predator seksual anak berkedok selebriti di media sosial Ribut saham di perusahan bir dan rencana Anies

jangan sampai deh anak-anak indonesia jadi korbannya
Pejwan dulu dah emoticon-2 Jempol