alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58fdd60a5a5163e3498b456a/yorrys-akui-elektabilitas-golkar-menurun-akibat-kasus-e-ktp
Yorrys Akui Elektabilitas Golkar Menurun Akibat Kasus e-KTP
Yorrys Akui Elektabilitas Golkar Menurun Akibat Kasus e-KTP


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Elektabilitas Partai Golkar tergerus akibat Ketua Umumnya Setya Novanto terseret kasus e-KTP.

Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai menuturkan elektabilitas partainya stabil di kisaran 9 persen usai pemilihan preside 2014.

Kemudian, elektabilitas tersebut naik saat Golkar memutuskan memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo.

"Setelah Munaslub 14-16 Mei 2016 dengan memberikan dukungan kepada Jokowi untuk 2019 maka elektabilitas Golkar dalam waktu ke waktu naik cukup signifikan," kata Yorrys dalam diskusi politik di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Senin (24/4/2017).

Baca: Jusuf Kalla: Warung Pak Haji Jangan Mau Kalah Sama Minimarket

Elektabilitas Golkar mencapai 15 persen saat mendukung Jokowi di 2019.

Namun, elektabilitas itu kemudian menurun setelah mencuat kasus e-KTP.

Kasus yang merugikan negara Rp2,3 triliun itu menyeret nama Setya Novanto.

"Tetapi dengan perbagai macam kejadian akhir-akhir ini seperti kasus E-KTP. Elektabilitas relatif stagnan dan menurun," kata Yorrys.

Yorrys menilai Partai Golkar harus mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan elektabilitas partai jelang Pilkada 2018, Pilpres, dan Pileg 2019 mendatang.

Sebab posisi Ketua Umum nantinya akan sangat terasa saat verifikasi faktual partai pada Agustus 2017 mendatang.

"Kalau memang ada gerakan di situ tidak bisa melakukan faktual kita akan di diskualifikasi, ini menjadi masalah tersendiri," kata Yorrys.

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...at-kasus-e-ktp

---

Baca Juga :

- Sebut Novanto Hampir Pasti Jadi Tersangka, Yorrys Minta Konsolidasi Golkar

- Rabu, KPK Periksa Farhat Abbas dalam Kasus Korupsi e-KTP

- DPR Dinilai Intervensi Hukum Jika Meminta KPK Buka Rekaman Pemeriksaan Miriyam

Golkar gimana nasibmu 2019 hehehe
Partai yang makin melorot