alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58fdb87d96bde6c0718b457f/reshuffle-tergantung-penilaian-presiden
Reshuffle Tergantung Penilaian Presiden
Reshuffle Tergantung Penilaian Presiden

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla enggan berkomentar banyak soal isu reshuffle yang tengah berembus. Isu ini keluar langsung dari mulut  Presiden Joko Widodo dalam sambutan di Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (KEU MUI).


'Reshuffle hak prerogatif Presiden. Jadi, tentu tergantung penilaian-penilaian Presiden,' kata Kalla di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin, 24 April 2017.


Orang nomer dua di Indonesia itu pun enggan membocorkan penilaian menteri di bawah kepemimpinannya. Soal penilaian, lanjut Kalla, menjadi urusan pemerintahan. 


Juru Kepresidenan Johan Budi mengaku tidak tahu apakah perkataan Presiden soal pergantian menteri jika tidak mampu mencapai target merupakan indikasi adanya reshuffle. Ia menyampaikan, pada rapat kabinet di Istana Bogor Januari lalu, Presiden menyatakan tidak akan ada reshuffle. 


Sebelumnya, Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dari 126 juta bidang tanah, baru 46 juta yang disertifikatkan.


'Artinya, masih 60 persen lebih bidang tanah belum disertifikatkan,' ujar Jokowi dalam membuka KEU MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu 22 April 2017.


Banyaknya tanah yang belum disertifikatkan lantaran warga tidak memiliki biaya untuk mengurusnya. Alasan kedua karena tanah tersebut tidak seharusnya untuk permukiman ataupun lahan garapan.


Jokowi menuntut Kementerian ATR/BPN mengeluarkan sertifikat tanah untuk warga sebanyak-banyaknya. Ia menargetkan, tahun ini Kementerian ATR/BPN bisa mengeluarkan 5 juta sertifikat.


'Tahun depan 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta sertifikat untuk rakyat, nelayan, petambak, tukang becak. Yang kemarin sudah kita mulai di Boyolali. Sudah kita serahkan 10.055 sertifikat dan ini akan terus kita lakukan,' kata Jokowi.


Baca: Reshuffle Menanti Menteri ATR Jika tak Penuhi Target Sertifikasi


Jokowi tak tahu berapa tahun akan diperlukan jika 80 juta tanah yang belum disertifikatkan diurus dengan kinerja Kementerian ATR/BPN seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, dulu Kementerian ATR/BPN hanya mengeluarkan 400 sertifikat per tahun.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuntut target tersebut bisa tercapai. Dia menekankan, target perlu dibuat jika program tidak mau berjalan molor.


'Targetnya terlalu besar atau terlalu besar, itu urusan menteri. Setahu saya target itu harus bisa diselesaikan. Kalau tidak selesai, urusannya akan lain, bisa diganti, bisa digeser, atau bisa dicopot,' kata Jokowi.


Sertifikat tanah, lanjut Jokowi, penting bagi warga supaya ke depannya mudah mengakses permodalan ke lembaga keuangan. Pasalnya, warga membutuhkan jaminan untuk mendapat modal.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...laian-presiden

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Reshuffle Tergantung Penilaian Presiden Presiden Bantah Isu Perombakan Kabinet

- Reshuffle Tergantung Penilaian Presiden Pramono Anung: Tidak Ada Reshuffle dalam Waktu Dekat

- Reshuffle Tergantung Penilaian Presiden Pemberian 4 Kursi Menteri buat Gerindra Hanya Rumor