alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58fdaea760e24be30c8b4579/menteri-susi-minta-daftar-abk-indonesia-yang-dipekerjakan-nikkatsu-jepang
Menteri Susi Minta Daftar ABK Indonesia yang Dipekerjakan Nikkatsu Jepang
Menteri Susi Minta Daftar ABK Indonesia yang Dipekerjakan Nikkatsu Jepang


Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti melakukan pertemuan dengan Jun Yamashita, Presiden Asosiasi Koperasi Perikanan Tuna Jepang (Nikkatsu) yang juga CEO Japan Tuna Fisheries Corporation.

Pertemuan itu dilakukan sambil makan malam bersama ketika Menteri Susi berkunjung ke Tokyo dua minggu lalu.

"Menteri Susi meminta daftar para nelayan dari Indonesia, Anak Buah Kapal (ABK) yang dipekerjakan oleh Nikkatsu," kata Yamashita kepada Tribunnews.com, Senin (24/4/2017).

Semula Yamashita tidak mengerti apa yang dimaksudkan Menteri Susi tersebut.

Namun kini sedang ditanyakan dan sedang tukar menukar email dengan Direktur Jenderal Kementerian Perikanan dan Kelautan, Nilanto Perbowo.

"Staf saya sedang tukar menukar informasi dengan Dirjen tersebut dan kita lihat saja hasilnya. Kita pasti akan bantu dan kerja sama dengan permintaan Ibu Susi tersebut sepanjang yang kita bisa bantu," tambahnya.

Baca: Peraturan Menteri Susi Mempersulit Perusahaan Ikan Jepang

Yamashita berharap semoga dapat kerja sama dengan baik bersama Indonesia sehingga bisa ikut membantu perkembangan dunia perikanan di Indonesia.

CEO perusahaan Jepang ini yang juga mantan Deputy Director General Kementerian Perikanan Jepang ini, baru empat tahun menjabat Ketua Nikkatsu.

"Kalau dulu banyak sekali nelayan dari Indonesia membantu kapal Jepang. Kini semakin berkurang karena banyak perusahaan perikanan Jepang juga bangkrut sehingga jumlah nelayan semakin sedikit," katanya.

Menurutnya yang perlu dikontrol dunia adalah kapal-kapal raksasa dari Eropa dan Amerika yang mengambil ikan hingga 3.000 ton setiap kali mengambil, bahkan kapalnya punya landasan bagi helikopter.

"Hal tersebut akan menghancurkan lingkungan hidup laut karena saat mengambil banyak ikan juga akan terangkut ikan langka yang seharusnya perlu waktu pengembangan di laut sebelum dipanen. Oleh karena itu pertemuan kalangan internasional perlu membatasi kapal-kapal besar tersebut, agar lingkungan hidup laut tidak rusak bagi masa depan dan Jepang beserta Indonesia pasti bisa menghambat keserakahan kapal besar raksasa dari Eropa maupun AS tersebut," kata dia.

Sumber : http://www.tribunnews.com/internasio...ikkatsu-jepang

---

Baca Juga :

- Peraturan Menteri Susi Mempersulit Perusahaan Ikan Jepang

- Pelaut Indonesia Diperlakukan dengan Baik oleh Nikkatsu Jepang

- Keempat Kalinya Takashi Kawamura Terpilih Lagi Jadi Wali Kota Nagoya Jepang

makan malamnya apa ya?
×