alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58fd41f5a2c06ef6248b456d/we-in-diary
We In Diary

Aku, ardel seorang yang aneh .
merasakan ada orang lain yang tinggal di dalam tubuh ku.

Terbangun dan tertidur.
Melewati kejamnya waktu.
Terlupakan begitu saja tanpa sekata apa pun.
Mereka!! apakah baik atau jahat? di pikhak siapakah mereka?
Melewati waktu dengan kesendirian...
Tanpa merasakan hari baik...
Seseorang telah mengambilnya dari ku!!
Dengan ambisi dan cita-cita lain...
cinta dan kasih sayang telah raib dari ku..


Dari aku, yang menderita dengan kehadirannya,




Part 1. Terbangun

Dalam heningnya hati ini, ku terbangun. Detik demi detik, menit demi menit pun berlalu. Seperti biasa ku terpanjat diam di ranjang ku. Cita - cita dan harapan yang kugantung kan pada tangan ini yang akhirnya raib sudah. Terbangun dengan air mata yang mulai mengering. hati yang beku, dunia penuh dengan kekosongan.

ku buka buku harian. Terurai kisah-kisah memuakan. BRAKKK!! ku lempar buku itu. ku menangis dengan air mata yang sangat pedih. Kosong, ya sangat kosong hati ini. Sedingin salju yang membawa angin dingin. Menangisi hidup yang tiada gunanya ini.

Tiada guna nya menangisi masa lalu. Hidup ku sangat siap untuk menghadapi kematian ini. Mungkin tali tambang ini akan menjadi saksi kepedihan dan betapa perihnya hidup ini.





Part 2 : Mereka Datang ...

Part 3 : Nama saya William.

Part 4 : Snowflake

Part 5 : Diary (NEW)
emoticon-rose Happy Writing... emoticon-rose
Quote:Original Posted By shinyaa

Aku, ardel seorang yang aneh .
merasakan ada orang lain yang tinggal di dalam tubuh ku.

Terbangun dan tertidur.
Melewati kejamnya waktu.
Terlupakan begitu saja tanpa sekata apa pun.
Mereka!! apakah baik atau jahat? di pikhak siapakah mereka?
Melewati waktu dengan kesendirian...
Tanpa merasakan hari baik...
Seseorang telah mengambilnya dari ku!!
Dengan ambisi dan cita-cita lain...
cinta dan kasih sayang telah raib dari ku..


Dari aku, yang menderita dengan kehadirannya,




Part 1. Terbangun

Dalam heningnya hati ini, ku terbangun. Detik demi detik, menit demi menit pun berlalu. Seperti biasa ku terpanjat diam di ranjang ku. Cita - cita dan harapan yang kugantung kan pada tangan ini yang akhirnya raib sudah. Terbangun dengan air mata yang mulai mengering. hati yang beku, dunia penuh dengan kekosongan.

ku buka buku harian. Terurai kisah-kisah memuakan. BRAKKK!! ku lempar buku itu. ku menangis dengan air mata yang sangat pedih. Kosong, ya sangat kosong hati ini. Sedingin salju yang membawa angin dingin. Menangisi hidup yang tiada gunanya ini.

Tiada guna nya menangisi masa lalu. Hidup ku sangat siap untuk menghadapi kematian ini. Mungkin tali tambang ini akan menjadi saksi kepedihan dan betapa perihnya hidup ini.




Part 2.

Mereka datang...

Bersyukurlah.... waktu akan menjawab semua kebusukan itu. Waktu juga yang akan membunuhku perlahan demi perlahan. Mereka datang ke aku. Entah ku bersyukur atau tidak dengan keadaan ini.

Malam ini tanggal 11 februari 2000, Terlintas terfikir kejadian yang membuat ku menderita, rasanya sakit dan selama ini hanya aku yang merasakannya. ku berbaring di ranjang dengan lampu tidur yang menyala. mata ku ter pejam dengan air mata yang menetes ke pipi ku. Selamat malam ardel, suara lembut membisik ke telinga ku. Ku tersenyum dan mengetahui bahwa suara ibu terdengar halus dan lembut.

Terdengar suara lembut dengan belaian lembut yang menyentuh jiwa ku"Ardel.. Bangun yuk nak" . Ku mengucek mata dan tersenyum melihat budeh ku yang sangat memancarkan aura positif di pagi hari. "budeh Ardel bisa kok bangun sendiri"... Ujar ku. "Sarapannya sudah siap ya sayang" Ujar budeh. "sekarang masih jam 6 pagi budeh, Ardel masuk sekolah jam 9. Ardel lanjut tidur ya " Ujar ku. Budeh mengeluarkan senyuman ramahnya dan meninggalkan kamarku. Saat tidur ke merasakan migrain lalu bermimpi aneh.

Saat ku terbangun ternyata cuacah berubah menjadi hujan deras . Padahal tadi cuacah cerah, Gumam ku dalam hati. Ku langsung menuju ruang makan untuk sarapan pagi. Hawa dingin menusuk ku dan mengingatkan akan kejadian itu, kejadian yang tak akan ku lupakan seumur hidup ku. Budeh dengan senyuman khas nya menyambut ku di ruang makan. Ku ambil piring dan gelas lalu ku ambil lauk dan pauk yang sudah tersedia di meja. Ada yang aneh dengan makanan pagi ini. ku ter ingat kemarin budeh akan menyiapkan sarapan nasi goreng kesukaan ku. Tetapi tidak ada nasi goreng di meja. Ku makan saja ayam goreng dan nasi yang sudah di sediakan di meja. Ku selalu saja menerima menu yang di siapkan budeh dan bersyukur.

Bersiap dan akan datang ke tempat terburuk di dunia. Berhadapan dengan berbagai kepala dengan isi yang berbeda. Membuatku muak dengan hal ini. Semuanya ku hadapi dengan hati yang hancur. Krrriinnggggg.. Bunyi bel sekolah yang membuatku pusing. ku berbaris dengan anak anak yang tampak bahagia. tapi ada seorang anak dengan tampang bahagia namun hati yang suram. Ku dapat merasakan itu dari seseorang di sana. Kesedihan yang mendalam. Aku tidak pernah melihat dia sebelum nya. " humm.. anak baru" Gumam ku dalam hati.

"Perkenalkan nama ku Willy, aku berasal dari Jakarta" Ujar willy di kelas .Aku tertunduk dan tetap menggambar di buku tulisku. Menggambar dengan sendirinya seperti air yang mengalir. Sudah menjadi kebiasaan ku ketika ku bosan maka aku akan menggambar di halaman belakang buku tulis bahkan bisa sampai tengah buku habis dengan gambar-gambar absurd ku. Ku lihat willy duduk di samping ku, ya di tempat duduk paling belakang dan terpokojokan. dia duduk di samping ku karena tidak ada lagi bangku yang kosong. Dia tidak ngobrol bahkan bertatap muka dengan ku. Ku juga tidak bertatap muka dengannya.

Pelajaran pun di mulai. Aku membuka buku dan menulis catatan yang di berikan guru. Ada satu hal yang membuat ku kaget.

Seharusnya ini tanggal 12 februari tapi mengapa sekarang tanggal 13?


Quote:Original Posted By fanzangela
emoticon-rose Happy Writing... emoticon-rose

Makasi emoticon-Smilie emoticon-Sundul
emoticon-Sundul maaf ya kalo ane masih nubi buat ceritanya hehehe.....
Part 1 ga usah diquote sis.
Update aja langsung part 2 gitu.
Atau part 3emoticon-Coolemoticon-Metal
Quote:Original Posted By shinyaa
Makasi emoticon-Smilie emoticon-Sundul
emoticon-Sundul maaf ya kalo ane masih nubi buat ceritanya hehehe.....


Selow sis, lanjutkan aja emoticon-Hansip
Quote:Original Posted By sayabaik46
Part 1 ga usah diquote sis.
Update aja langsung part 2 gitu.
Atau part 3emoticon-Coolemoticon-Metal


oke makasi masukannya.... emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By shinyaa


oke makasi masukannya.... emoticon-Smilie



Sama2 sis emoticon-Shakehand2
Sebenernya cerita ini ada fiktif dan kisah nyatanya.. cerita ini ane buat berdasarkan kehidupan ane emoticon-Smilie ... Selamat membaca ya XD
Part 3.

Nama saya William


Matahari baru pun terbit. Malam yang dingin berganti dengan pagi yang hangat. Ku membuka mata dengan perlahan. Aku langsung ke ruang makan dan mengambil lauk dan pauk untuk sarapan. Budeh lagi pergi ke rumah saudara di luar kota. Aku pun sendiri di rumah. Aku mulai mengingat lagi tentang kejadian melongkap waktu yang aku rasakan ketika kelas 1 SD dan kemarin saat di kelas. Mungkin aku tertidur sangat lama, gumam ku dalam hati. Aku pun langsung sarapan dan berangkat ke tempat yang mengerikan.

Aku langsung menuju kelas dan langsung berbaris karena kelas akan di mulai. Ku lihat Willy dengan wajah datarnya, tampak dia belum berkenalan dengan anak laki-laki di kelas. Aku ingin menyapa tapi rasa sungkan untuk berkenalan ini sangat menghalangiku. Sejak ibu meninggal aku sangat tertutup dengan orang-orang. Aku sangat tidak tertarik dengan persahabatan atau apa pun itu karena menurut ku itu hanya mitos. Saat masuk ku rasakan aura yang biasanya ada di kelas dengan suasana yang sangat membosankan. Meja dan bangku yang membosankan ditambah dengan anak-anak yang memandangku dengan aneh. Aku langsung menuju bangku paling depan. Karena rolling bangku hari ini aku mendapatkan bangku paling depan.

Aku duduk bersama Willy. Aku melihat willy sedang membaca buku tentang sastra dan aku bingung melihat anak umur 9 tahun yang membaca buku yang menurut ku sangat berat untuk di baca dengan anak seusia ku.

"Uhmmm, halo aku Ardel" Ujarkan langsung kepada Willy.

"Aku kira kau tidak akan ngobrol selamanya" Ujar willy dengan senyuman ramah.

"hehehehe, nama ku Willy. kamu pasti sudah tau kan dari perkenalan kemarin di kelas" ujar willy .

"iii iya wil" ujar ku dengan ragu karena aku belum pernah berkenalan seperti ini dengan siapa pun.

Bu Syanti pun masuk ke kelas dan membuka pelajaran matematika pada hari ini. Ah berapa senangnya aku dengan pelajaran ini. Sejenak aku melihat anak-anak itu seperti memandang aneh kami berdua. Entah apa maksudnya pandangan aneh mereka kepada aku dan willy.

"Abaikan saja mereka" ujar willy dengan senyumnya.

Aku terdiam dan merasakan bahwa Willy ini lain dari anak-anak itu. Apakah mungkin kami memiliki nasib yang sama? entah lah aku tidak pernah merasakan bahagia berkenalan dengan orang lain. Langsung aku membuka buku matematika ku. Tapi sakit kepala yang menusuk ini kambuh lagi. Rasanya aku ingin menangis tapi aku tahan. lalu aku tertidur.

. . .

Lalu aku terbangun. Aku melihat ruang kelas sudah tidak ada orang lagi. Kepala ku sangat sakit dan aku Menangis sambil menjerit kesakitan. Bu Syanti kebetulan lewat dan melihat ku di kelas sedang duduk dan menangis. Aku pun di bawa ke UKS. Aku di berikan teh hangat lalu aku pun meminta maaf ku Bu Syanti.

"Bebbu maaf aku tertidur tadi" ujarku dengan rasa malu.

"Ahahahaha tidak apa-apa, kamu tertidur hanya sebentar kok" Ujar bu Syanti dengan dengan dahi yang naik keatas. Tampak ekspresi kebingungan yang aku lihat di wajah bu Syanti.



. . .

" Del, kamu kenapa? " Ujar willy dengan rasa takut.

Tatapan kosong Ardel sangat kosong tampak orang putus asa yang ada di dalam dirinya. Ardel pun tidak menjawab sepatah kata apa pun. Lalu jam istirahat pun tiba. Aku mengajak ngobrol Ardel.

"kamu tadi kenapa? Aku bawa kamu ke UKS ya? " Ujar ku.

"Untuk apa? Saya sehat kok" Ujar Ardel.

"Kamu gausah sok kenal sama saya, saya ingatkan kamu." Kata Ardel.

"Siapa nama mu? " Ujar ku.

"Nama saya William" dengan tatapan datar dan dingin .

up gan
Kulonuwun.. 12 Februarii ya..
Eh.. Ke 12 mksudnya..emoticon-Big Grin
numpang baca ya teman.. emoticon-shakehand
Setelah ane bacem eh baca kok rada2 bingung yakk.. emoticon-Bingung
Ato efek begadang td malem yakk, nonton balapan bola..emoticon-Hammer2 MotoGP-el classico
Quote:Original Posted By vunky.b88
Setelah ane bacem eh baca kok rada2 bingung yakk.. emoticon-Bingung
Ato efek begadang td malem yakk, nonton balapan bola..emoticon-Hammer2 MotoGP-el classico


coba deh gan dibaca lagi hehehehe. xD maaf ya kalo diksi atau tata bahasanya masih berantakan btw..bingung nya bagian mana ya?
Numpang ngekost di trit ente ya sist. emoticon-Big Grin
Ntar kalo udah tertulis beberapa part coba ente kasiin index, masukin semua partnya yang udah ente buat ke dalem index sist untuk memudahkan reader membaca coretan ente. Btw, lanjutkaan emoticon-Traveller
Santai aja kawan ngapdetnya, sehari satu part itu udah bagus, kalo sehari lebih dari dua part, kok kesannya malah kayak kejar tayang gitu?

Keburu buru rilis part baru nanti malah hilang loh soul dari cerita kawan. Atau malah kawan akan jenuh nantinya, kami SR tidak menginginkan kentang loh dari kawan

kalo udah nyoret beberapa part, bolelah disusun indeks nya, agar memudahkan kawan kawan dalam membaca cerita ini.


Salam satu jiwa
Quote:Original Posted By rzrdn62
Numpang ngekost di trit ente ya sist. emoticon-Big Grin
Ntar kalo udah tertulis beberapa part coba ente kasiin index, masukin semua partnya yang udah ente buat ke dalem index sist untuk memudahkan reader membaca coretan ente. Btw, lanjutkaan emoticon-Traveller


siap.. terimakasih sarannya emoticon-Smilie nanti ane buat index.

Quote:Original Posted By lintar1992
Santai aja kawan ngapdetnya, sehari satu part itu udah bagus, kalo sehari lebih dari dua part, kok kesannya malah kayak kejar tayang gitu?

Keburu buru rilis part baru nanti malah hilang loh soul dari cerita kawan. Atau malah kawan akan jenuh nantinya, kami SR tidak menginginkan kentang loh dari kawan

kalo udah nyoret beberapa part, bolelah disusun indeks nya, agar memudahkan kawan kawan dalam membaca cerita ini.


Salam satu jiwa


terimakasih sarannya emoticon-Smilie iya rencananya ane rilis 2 atau 3 part per harinya kok.. Pasti ga kentang kok emoticon-Smilie terus ikutan cerita ane ya xD emoticon-Angel

emoticon-Angel
Ane nenda dlu dimari ya . Kayaknya seru nih buat mulai petualangam lagi di dunia esefteha emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By lintar1992
Santai aja kawan ngapdetnya, sehari satu part itu udah bagus, kalo sehari lebih dari dua part, kok kesannya malah kayak kejar tayang gitu?

Keburu buru rilis part baru nanti malah hilang loh soul dari cerita kawan. Atau malah kawan akan jenuh nantinya, kami SR tidak menginginkan kentang loh dari kawan

kalo udah nyoret beberapa part, bolelah disusun indeks nya, agar memudahkan kawan kawan dalam membaca cerita ini.


Salam satu jiwa


Setubuh...eladalah..Se-7 mksudnya.
Yang penting selesein critanya teman, kentang mah dah biasa...

Smga trit nya SEMAKIN DI DEPAN..emoticon-Hammer2
ijin bikin warung kopi gaes emoticon-linux2

njut sampai tamat emoticon-Coblos
×