alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58fcec0bc0cb1735218b456e/diskusi-isi-puisi--menebak-makna
Diskusi isi puisi ( mari menebak makna )
Assalam muallaikum - Salam sejahtera
untuk semuanya

Teruntuk :
Moderator serta Pengurus Poetry khususnya.
Para sesepuh forum pada umumnya,
Terutama pembaca forum yang telah sudi meluangkan waktunya.


Saya disini memohon ijin,
dan ingin meminta pendapat.
maaf jika mungkin tidak terlalu berusaha,
untuk mencari tahu sebelumnya.

Saya ingin ijin membuat suatu wadah diskusi atau apapun sebutanya,dalam forum Poetry.

Saya yang pemula dan mungkin juga, masih banyak lagi para penghuni,
yang kurang atau belum paham tentang puisi.

jika diperkenankan,ingin kiranya
ada tempat untuk belajar,
berbagi pengetahuan,atau diskusi,
agar bisa lebih paham tentang arti dan makna sebuah puisi.

bebagi pandangan,berbagi arti dari sebuah puisi sepertinya terlihat asik,
dan pastinya bisa menambah wawasan pada umumnya.
Ingin rasanya saya yang minim pengetahuan,mempunyai tempat terbuka,agar nanti kiranya bisa untuk menambah wawasan tentang Poetry.
Akhir kata semoga permohonan saya kiranya bisa dan dapat dipertimbangkan.
Maaf jika tulisan dari permohonan ini berantakan

wassalam
ttd.

-Marlone-

Gerah Segeralah Punah.

Ahh...malam ini kau membuat jengah,
Ihh....ungkapan saat mulai terlihat resah
Uhh...kala harapan hampa membuat gelisah.
Ehh...ternyata ini bukan mimpi basah.
Ohh...hanya ember untuk nampung atap yang bocor tumpah.
Meredam remuk

Maka,sedih menangislah jika tak adil.
Dengan,tertawa puaskanlah untuk suatu pembuktian.
Lalu,maaf mengalahlah walau belum terdengar.
Serta,tabah ikhlaskanlah bila nanti kembali kecewa.
Lantas,senyum lepaskanlah semua pasti akan baik-baik saja
Dan,berpikirlah kenyataan memang belum jodohnya.

Curhat Jahat ( Sekte Aliran Penulis Sesat)

Kenapa juga aku masih terus disini?
Berapakah harga untuk sebuah mimpi?
Muak yang sedari tadi hadir setiap hari.
membuatku ingin berlari dan mencari.

Saat iniku hanya pura pura bernyanyi.
Apa kata orang aku sudah tak peduli.
Yang kubisa kini hanya menulis puisi.
Sambil menunggu gratisan sinyal wifi.

6.30 didepan pasar
mata nanar,sedang menatap layar,
dengan perut lapar!
kapanku Kelar mengejar gelar!?
Ketika mantan menciptakan kegalauan

bukan ini bukan berupa rayuan?
cuma sebuah cerita karangan.
te'es hanya seputar kisi kehidupan
tanpa bermaksud memberi harapan!

pesan masuk bukanlah sebuah permintaan
namun lebih tepatnya bertukar pandangan.
kutulis ucapku cobalah berpendirian,
nikmati semua proses perjalanan.

mudah meraih sukses sebuah tujuan.
seperti yang sudah sering dibuktikan,
namun buatlah menjadi yang bernilai!
karena aku'pun masih terus mengulanginya.

biarkan matang dengan sendirinya
Hari itu/bulan kemarin/tahun lalu.

Kenapa kamu selalu saja 
ga bisa seperti yang aku mau.
Berulangkali ketidakpuasan
selalu kuterima.
Seringkali segala kekurangan
kudapatkan.

Muncul sosok baru dengan segala kelebihan,
Semua yang aku terima terasa 
jauh lebih bagus,
dari seluruh apa yang pernah kau beri.

Dulu memang terlihat hebat.
Waktu aku berani menunjukan dia,
Saat aku bisa memilihnya.
Kala aku dilindunginya,
Ketika aku lebih membelanya!

Aku menghilang,
berusaha menghindar,
Atau mungkin ga peduli,
Aku sedang bahagia!

Diy,Penginapan bule buluk
boleh nih gan idenya, mungkin kita bisa membahas atau membedah baik makna, diksi dll dari satu per satu puisi terlebih dahulu (entah itu karangan puisi dari orang terkenal atau agan-agan kaskuser) silahkan emoticon-Smilie

cmiiw, ane cuma ikut nimbrung aja buat menikmati karya-karyanya.
Quote:Original Posted By hiimanonymous
boleh nih gan idenya, mungkin kita bisa membahas atau membedah baik makna, diksi dll dari satu per satu puisi terlebih dahulu (entah itu karangan puisi dari orang terkenal atau agan-agan kaskuser) silahkan emoticon-Smilie

cmiiw, ane cuma ikut nimbrung aja buat menikmati karya-karyanya.


Makasi gan emoticon-Shakehand2
Tujuanya seperti yang juragan tulis diatas.
Satu persatu bait perbait,
mungkin dari pembahasan tersebut kiranya nanti bisa membuat kita yang nubie atau mungkin yang baru mencoba bisa lebih berkreasi dan punya sudut pandang sendiri buat mencipta.
Pelukanku - 1

Sombongnya aku
Quote:
Kita pernah jalani semua bersama...kawan
Kita sama-sama berasal dari sebuah kesalahan.

Ocehanmu jauh berbeda sudut pandang
Akhirnya tercipta sosok penilaian sebagai lawan?
Dan terucaplah bermacam keluhanku tentangmu.

Kita pernah sama-sama rasakan susah
Terjebak pengap kelamnya
ruang malam
Terseok hidup merambat surya
untuk berembun
Tersiram dingin angkuhnya
perjalanan sang waktu
Terbuai oleh angan yang melenakan.

Kita pernah sama-sama nikmati
Hati yang terpanggang
digarang mentari
Hingga hampir saja kita
tak meyakini kuasanya
Apakah ini selalu membisu
takdirnya nasib.


Tampar aku kawan
Quote:
Menghempas terseret deburan kicauanmu sobat
Hingga waktuku terasa samar
berlari tak terkendali
Seiring kau berlalu dengan duka
teriris mendalam.

Lama terpatri kini lelah keluh
tegarku alami sendiri
Dengus hembusanmu tak lagi menghiasi
Hingga kini saat selami rona senjaku.
Angin seakan selalu menggetarkan dedaunan hingga berbisik indah.

Terasa Kilau sinarmu seakan
menikam jiwa
Tanyamu seakan menjembabkan bangunkanku yang masih bermimpi.
Dimana yang katanya dulu aku mengerti?
Kemana jejaku yang katanya dulu terarah?
Pelukan - 2

Quote:
Menanti dirasa

Asmaramu kini sudah lebam membiru
Pesona tirai semakin sukar tersingkap
Seakan langit tak paham keberadaanya
Ceria menyelimuti makin melelahkan lamunan

Asmaraku kini tersudut membisu
Angin tak lagi berbisik mesra dihati
Meretak bumiku kala memutar rindu
Senada terngiang makin menggema kepalsuan

Kucoba melangkah sepanjang hidup
Mengartikan setiap perjalanan
Mengubur kilas kecewa yang kelam
Kini lelahku makin meletihkan

Mimpimu bagaikan sebuah khayalan
Kenyataan hadir hanya sebuah angan
Memendam kekecewan yang tersamar
Hingga dusta makin menenggelamkan