alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f62918e0522721598b457f/panitia-pengawas-jakarta-barat-diadukan-ke-polres
Panitia Pengawas Jakarta Barat Diadukan ke Polres
Panitia Pengawas Jakarta Barat Diadukan ke Polres


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Panitia Pengawas (Panwas) Jakarta Barat diadukan kepada polisi, Selasa (18/4/2017).

Aduan dilakukan sebagai buntut tertahannya enam truk pengangkut Sembako tertahan di Polsek Kalideres.

"Panwas telah menghalangi orang berbisnis, dengan mengadukan pengusaha Ferry Alfiand ke Polsek Kalideres," kata Ferry Simanullang  pengacara yang mewakili Ferry Alfiand selaku pemilik sembako.

Ia menilai Panwas Jakarta barat berhalusinasi berasumsi tumpukan sembako berhubungan dengan Pilkada DKI Jakarta.

Padahal menurut dia, Sembako untuk bakti sosial Isra Miraj 24 April 2017.

Simanullang mengatakan, Panwas telah mempolitisasi aktivitas orang yang sedang berbisnis secara legal.

 “Sedikit pun tidak ada petunjuk bahwa sembako hendak dibagikan menjelang Pilkada," katanya.

Ia menuturkan Sembako tersebut untuk memenuhi pesanan 24 April 2017, sehingga sejak Minggu (16/4/2017) Ferry Alfiand sudah membuat persiapan.

Ferry memesan minyak goreng, gula dan beras dari tiga vendor.

Tentu saja, isi kiriman dari masing-masing vendor sesuai pesanan.

Truk berisi beras, truk lain berisi minyak goreng, dan truk lain berisi gula.

Semua truk yang berisi muatan yang berbeda, menurunkan muatan di gudang Ferry di Kalideres.

Kemudian sembako dimuat ulang ke dalam truk, supaya muatan berpasang-pasangan.

Misalnya satu truk berisi 1.000 kantong gula, 1.000 kantong minyak goreng dan sekian kilogram beras.

Pesanan yang diterima dan persiapan Ferry Alfiand keseluruhan bahan sembako adalah untuk 24 April 2017.

Menurutnya, perbuatan Panwas Jakarta Barat yang diketuai Puadi menghalangi orang berbisnis dan menimbulkan kerugian.

Sejak Minggu (16/4/2017) hingga saat ini, keenam truk berisi sembako masih ditahan Polsek Kalideres.

Panwas secara sepihak berhalusinasi bahwa sembako tersebut ada kaitan dengan Pilkada 19 April 2017.

Padahal sembako tersebut adalah pesanan untuk 24 April 2017 sehingga tidak berkaitan dengan Pilkada.

Halusinasi Panwas Jakbar hendaknya segera diakhiri dengan mencabut pengaduan di Polsek Kalideres dan mengeluarkan barang milik Ferry Alfiand.

Selain itu, Panwas Jakbar harus meminta maaf kepada yang namanya sudah tercermar di media massa yaitu meminta maaf kepada Saudara Ferry Alfiand.

Dirinya berharap, Panwas Jakbar jangan menghalangi orang berbisnis demi kepentingan tertentu.

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...ukan-ke-polres

---

Baca Juga :

- Eks Aktivis 98: Siapapun yang Buat Onar Saat Pencoblosan Saya Anggap Kampungan

- Fasilitas Bermain yang Rusak di Taman Kalijodo Sudah Diperbaiki, Sinarmas Turun Tangan

- Kapolri Minta Masyarakat Tidak Jadikan Hasil Survei Sebagai Acuan Penentuan Pemenang