alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5f33f94786809168b4571/kereta-lodaya-vs-rombongan-hajatan-di-cilacap-6-orang-tewas
Kereta Lodaya VS Rombongan Hajatan di Cilacap, 6 Orang Tewas
Kereta Lodaya VS Rombongan Hajatan di Cilacap, 6 Orang Tewas

Cilacap, GATRAnews – Sebuah minibus tertabrak Kereta Api Lodaya Jurusan Solo-Bandung di Perlintasan Kereta Desa Pucung Lor Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Senin (18/4) sekira pukul 11.15 WIB. Akibat kejadian itu, enam orang tewas dan delapan lainnya mengalami luka ringan hingga berat sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Manajer Humas PT Kereta Api (KAI) daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto Ixfan Hendri Wintoko mengatakan enam orang dilaporkan meninggal dunia, dengan rincian lima orang meninggal dunia di tempat lantaran terlempar keluar dari minibus, sedangkan satu korban tewas lainnya meninggal di rumah sakit. Sementara, kata dia, delapan orang dirawat di Rumah Sakit Agisna. “Rombongan yang berasal dari Nusawungu tersebut berencana menghadiri undangan hajatan saudara di Kabupaten Banjarnegara,” kata Ixfan kepada GATRA, Selasa sore (18/4). Ixfan menjelaskan, berdasar keterangan saksi di lokasi, sekira pukul 11.15 WIB minibus yang dikemudikan Sunaryo (44 th) melintas dari arah utara. Bertepatan dengan itu KA  Lodaya jurusan Solo-Bandung melintas. “Masinis sudah memberikan semboyan 35 tanda peringatan, namun minibus dengan nopol R 1724 EA tetap melintas dan kejadian naas itu tak dapat dihindari,” jelasnya. Ixfan merinci, seluruh penumpang termasuk yang meninggal adalah warga Purwodadi, Nusawangkal dan Pesawahan Kecamatan Nusawungu yang akan menghadiri hajatan di rumah sanak famili di Kabupaten Banjarnegara. Enam korban meniggal dunia adalah, Tohari (26 th), Hadi prayitno (55 th), Wasiyah (40 th), Vivi (7 th), Darto (70 th), Sava (5 th). Sementara, Korban luka adalah sang sopir, Sunaryo (44 th), Ibu rasem (67 th), Martono (60 th) Darmoko (57 th), Sumiayti (47 th), Nabil (10 th), Wasiem (60 th) dan Rois (60 th). Ixfan Hendri Wintoko menampik bahwa di Pucung Lor tidak berpalang pintu. Dia mengatakan di perlintasan kereta Pucung Lor ada palang pintu yang dibuat oleh Pemda setempat. Hanya saja, diakuinya palang pintu tersebut bukan diadakan dan berstandar PT KAI. “Ada palang pintunya, tetapi bukan standar dari PT KAI. Cuma, ada sih palang pintunya. Itu kan swadaya masyarakat, Pemda katanya. Yang jelas bukan PT KAI (yang membangun) Kalau disitu, pos jaganya memang resmi,” ungkapnya. Dia mengatakan saat ini kecelakaan tersebut tengah ditangani oleh Kepolisian Resor Cilacap. Terkait penanganan pasca kecelakaan, Hendiri mengatakan tengah menunggu hasil lengkap penyelidikan kepolisian. Setelah itu akan dilakukan evaluasi dan rencana tindak lanjut dari PT KAI.

Reporter: Ridlo SusantoEditor: Rosyid

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/jawa/...-6-orang-tewas

---


- Kereta Lodaya VS Rombongan Hajatan di Cilacap, 6 Orang Tewas Polres Cilacap Sekat Perbatasan Jateng-Jabar
Salahkan Sopirnya kenapa otaknya dongo emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah
kenapa si banyak kejadian begini menimpa rombongan hajatan?
Ini supirnya yang salah..
Kasihan, anak umur 7 tahunpun jadi korban.
supir idiot
Turut berduka.
Karena nekat menerobos perlintasan kereta.
Quote:Original Posted By manusiarender
kenapa si banyak kejadian begini menimpa rombongan hajatan?


kalau pernah ikut rombongan hajatan orang desa pasti ngerti.

biasanya didalam rame, termasuk sopir kadang jadi gak konsen, bahkan gak denger sinyal dari luar mobil.

edit:
makanya klo ikut/nyupirin rombongan hajatan kayak gini, mending yang sebelah sopir orang yang awas. bisa bantu sopir untuk liat jalan & rambu.

jangan naruh anak2 ato lansia didepan.