alexa-tracking

Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5f338d9d770ec548b4577/kontroversi-video-klip-sang-penista-pada-masa-tenang
Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang
Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang
Tangkapan layar video klip lagu Sang Penista, hasil kolaborasi Ahmad Dhani dan Fadli Zon.
Boneka itu berkemeja kotak-kotak, rambutnya terbelah ke samping, dan mengenakan kacamata. Ia digambarkan marah-marah kepada boneka lain yang sosoknya menyerupai perempuan renta.

Demikian potongan adegan dalam video klip lagu Sang Penista, karya musikus, Ahmad Dhani. Liriknya bersumber dari puisi karya politisi Partai Gerindra, Fadli Zon--wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Di tengah damai Jakarta kau nista ayat-ayat Tuhan. Alquran dituduh-tuduh sebuah alat kebohongan," begitu kutipan liriknya. Sampai Selasa sore (18/4), video itu sudah disimak lebih dari 43 ribu kali.

Video klip tersebut diluncurkan dua hari sebelum pemungutan suara Pilkada DKI 2017, persisnya Senin sore (17/4), pukul 16.00 WIB. Dengan kata lain, video itu dipublikasikan pada masa tenang (16-18 April) Pilkada DKI 2017 putaran kedua.

"Prosesnya dua hari doang. Jadi proses merenung dua hari. Pekerjaan bikinnya dua hari. Video klip dua hari. Jadi enam hari totalnya memutuskan membuat karya ini," kata Dhani, dikutip Oke Zone, dalam jumpa pers di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (18/4).
Kolaborasi Budaya "SAJAK SANG PENISTA" with Mr.Fadli Zon #IGADP
A post shared by Ahmad Dhani Prasetyo (@ahmaddhaniprast) on Apr 16, 2017 at 7:14am PDT

Adapun puisi karya Fadli sudah dipublikasikan pada 2 Februari 2017 melalui Twitter. Pun, kolaborasi bersama Dhani, bukan usaha pertama Fadli untuk memopulerkan puisinya. Ia juga sempat mengadakan lomba baca puisi Sang Penista berhadiah puluhan juta.

Fadli dan Dhani dikenal sebagai penentang Gubernur DKI, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama--calon petahana dalam Pilkada DKI 2017.

Keduanya beberapa kali terlibat dalam aksi-aksi yang menuntut penangkapan Ahok dalam kasus dugaan penodaan agama--turut menguatkan sentimen suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) dalam Pilkada DKI 2017.

Bahkan, Dhani sempat diperiksa dan jadi tersangka kasus dugaan makar dalam Aksi 212.

Latar di muka menguatkan dugaan bahwa puisi, lagu, dan klip Sang Penista dibuat untuk menyindir Ahok, atau usaha menggembosi suara sang petahana jelang hari pemungutan suara.

Lebih-lebih, kehadiran boneka berkemeja kotak-kotak dalam video klip. Kemeja kotak-kotak dan ciri-ciri fisik boneka itu identik dengan Ahok.

Jangan heran bila para pendukung Ahok di media sosial langsung bereaksi. Mereka pun melempar celaan atas klip tersebut.

Di seberangnya, muncul juga dukungan untuk Dhani dan Fadli, terutama dari para penentang Ahok.
Coba buat lagu sang penista hak azasi manusia/ penculik rakyat bro.. Jamin hiduplo ga bakal lama didunia cc: @AHMADDHANIPRAST
— Aa Jimmy (@jayanaidu1985) April 17, 2017 Gaes... kalian sembelit? susah boker?daripada beli obat pencahar, mending nonton video dari @AHMADDHANIPRAST inihttps://t.co/SXIkKKCWvV
— The Game Master (@SoundOfYogi) April 17, 2017 @fadlizon @AHMADDHANIPRAST ..kaget liat dhani ngelus2 sarung keris yg tiba2 muncul dr bawah..hampir salah interpretasi..????
— ayik pratama (@ayikpratama) April 18, 2017 @Isomorfis @AHMADDHANIPRAST keren Mas Dhani... ???????????? lagu yang terbit dari jeritan warga, yang dikangkangi oleh penista agama
— Pirin Thamsa (@Pirin001) April 18, 2017 Good bye Iwan Fals & Slank yg pernah mengkritik pemerintah, this is frontal one! good job! @AHMADDHANIPRAST https://t.co/g20Bn0tuPl
— JOLT™ (@JoltKiryu) April 18, 2017
Kepada BBC Indonesia, juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Raja "Toni" Juli Antoni, menyebut kolaborasi Dhani dan Fadli tidak akan memengaruhi Pilkada DKI.

"Fadli Zon, bukan seorang politisi berpengaruh di Indonesia, dia banyak melakukan blunder politik, dan dia tidak menunjukkan performa yang baik, sehingga apa yang dilakukan tak ada pengaruhnya," kata Toni. "Penyanyinya pun Ahmad Dhani, penyanyi yang tak terlalu tenar."

Tanggapan juga datang dari Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily. Ia menyebut Dhani dan Fadli tak paham aturan lantaran memublikasikan video pada masa tenang.

"Saya kira seharusnya semua pihak di hari tenang ini menjaga ketenangan dan kedamaian. Biarkan rakyat Jakarta memilih berdasarkan atas nuraninya masing-masing," ujar Ace, dikutip detikcom.

Fadli berkelit dari tudingan itu. Ia mengaku tak sedang berkampanye.

"Kita hanya menjelaskan duduk soal dari masalah aktual yang sedang terjadi. Jadi ekspresi seni itu bebas-bebas saja," ujar Fadli. "Kalau ekspresi seni budaya, apalagi tidak menyebut calon dan tidak mengajak kampanye, saya kira tidak ada masalah."

Sekadar pengingat, Fadli bersama Partai Gerindra adalah pengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017.

Ihwal masa tenang telah diatur dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) No. 7/2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali kota dan Wakil Wali kota.

Pada Pasal 49 dijelaskan bahwa masa tenang kampanye berlangsung selama tiga hari sebelum hari pemungutan suara. Selama masa tenang, pasangan calon dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun.

Guna menyegarkan ingatan, Dhani bukan sekali meluncurkan lagu dan klip untuk merespons hiruk-pikuk politik.

Pada Pilpres 2014, musikus 44 tahun itu sempat merilis video musik yang dituding menjiplak lagu We Will Rock You milik Queen. Video itu merupakan bentuk dukungan Dhani untuk Prabowo Subianto.

Dalam video musik itu, Dhani mengenakan kostum ala NAZI, partai fasis di Jerman. Alhasil, video itu jadi sorotan media internasional.

Gitaris Queen, Brian May menegaskan bahwa musik dalam video itu dipakai tanpa izin. Majalah Jerman, Der Spiegel, menyebut kostum Dhani sebagai "seragam menakutkan" yang biasa dipakai komandan SS (organisasi paramiliter NAZI), Heinrich Himmler.
Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...da-masa-tenang

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda

- Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang Membangun wahana impian sekelas Disneyland di Boyolali

- Kontroversi video klip 'Sang Penista' pada masa tenang Waspada jasa penukaran valuta asing tak berizin

kelompok maling berjamiun takut kalah, gagal agenda rampok negaraemoticon-Big Grin
Cari sensasi saja sih.
makin ga mutu lagu lu das dan
waduh bakal ada yang kepanasan nih

yang mau mewek berjamaah waktu dan tempat dipersilahkan

yang mau ketawa silahkan duduk yang rapi
lagu dewa 19 jd ampas 19 emoticon-Embarrassment
Sang penis nista..... emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah
Ngembat temen istri emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah
"Penyanyinya pun Ahmad Dhani, penyanyi yang tak terlalu tenar." makjleb emoticon-Wakaka
koloborasi antek yahudi dan antek komunis nich..

emoticon-Jempol
ditengah masa tenang, kau nista dengan lagumu !!!!
Yaelahhhhh
artis sudah gak laku, nyari sensasi.
lagunya bagus, saya suka saya suka
Hmm..cari sensasi kali ya
Ahmad dani kan cuman simpatisan, bukan timses.
Jadi ada yang salah????
bodat dia tuh
Sampah