alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5e94cd675d41b558b4568/isis-kemungkinan-berkongsi-dengan-al-qaeda
ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda
ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda
Foto menunjukkan sejumlah serdadu dari divisi artileri Amerika Serikat tengah memberikan serangan dukungan bagi pasukan Irak dalam memerangi ISIS di Mosul timur.
Beberapa tahun terakhir, bendera hitam ISIS seakan telah menjadi lambang kengerian dari gerakan bersenjata garis keras mengatasnamakan Islam.

Namun, gempuran nyaris tiada henti dari pelbagai pihak, terutama yang menyasar teritori terluasnya di Irak, lambat laun menggerus kekuatan kelompok beranggotakan warga multinasional tersebut.

Bahkan, tekanan bertubi-tubi tak pelak memantik langkah pemimpin kelompok, Abu Bakar Al Baghdadi, 45 tahun, untuk angkat kaki dari Mosul, kota utama di Irak utara nan kaya sejarah.

Pada Maret, pria yang pernah terdaftar sebagai sosok berpengaruh dunia versi majalah Time itu menyerahkan kepemimpinan palagan kepada para komandan lapangan dan para pengikutnya yang tangguh.

Dia kemudian dicurigai cuma bisa berlindung di keluasan padang pasir dan memikirkan keselamatan dirinya belaka.

Kondisi begitu agaknya memancing Baghdadi untuk bersiasat demi melanjutkan kelangsungan kelompok. Kemungkinan mengenai itu disampaikan oleh Wakil Presiden Irak, Ayad Allawi, dalam sebuah wawancara pada Senin (17/4) seperti diwartakan Reuters (h/t Al Arabiya).

Menurutnya--memungut data dari sejumlah pihak-pihak di Irak dan kawasan--ISIS tengah beromong-omong mengenai angin persekutuan dengan Al Qaeda.

"Pembicaraan (tentang aliansi itu) sudah dimulai," ujar Allawi. "Ada diskusi dan dialog antara utusan Baghdadi dan Zawahiri". Nama disebut terakhir adalah pemimpin Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri.

Padahal, ISIS melepaskan diri dari kelompok bentukan Osama bin Laden itu pada 2014. Zawahiri pun mengecam cara-cara keji ISIS dalam beraksi seperti pemenggalan kepala, penenggelaman, dan pembakaran orang.

Pada tahun sama, ISIS bersimaharajalela di Irak dan memojokkan pemerintah setempat. Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahan atas daerah kekuasaannya dari sebuah masjid di Mosul. Momen itu pun menjadi titik didih perseteruan dengan Al Qaeda.

Oktober 2016, pasukan keamanan Irak dan pejuang Syiah bergabung dengan koalisi internasional--salah satunya Amerika Serikat--untuk mendesak ISIS keluar dari Mosul dan daerah sekitarnya.

Menghadapi serangan bersama itu, ISIS mengerahkan pelaku bom bunuh diri, penembak jitu, dan pesawat nirawak. Mereka pun membidik warga sipil dan acap kali memanfaatkannya sebagai perisai hidup ketika pertempuran pecah.

Meski kehilangan Mosul, ISIS masih punya Qaim, Hawija, Tal Afar. Pun Raqqa di Suriah. Dan Allawi percaya kelompok bersenjata itu takkan begitu saja hengkang.

"Kayaknya ISIS akan terus ada," ujarnya. "Mereka bakal diam-diam (bergerak), menyebarluaskan racunnya ke seluruh dunia".

Suara Allawi memang menyuratkan pesimisme. Namun, ditulis Newsweek, tentara ISIS di Mosul ditaksir tinggal 2.000. Sementara, di Suriah, pasukan diperkirakan masih diperkuat 9.000 hingga 12.000 orang.

Itu pun tidak terlepas dari perlawanan dari sejumlah faksi. Pasalnya, pemerintah Suriah mendapatkan sokongan dari jet tempur Rusia. Pada Maret, contohnya, pasukan Suriah berhasil menyingkirkan ISIS dari kota tua Palmyra untuk kali kedua.

Selain itu, Pasukan Demokratik Suriah berhasil menjungkirkan ISIS di Suriah bagian utara.
ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...engan-al-qaeda

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda Membangun wahana impian sekelas Disneyland di Boyolali

- ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda Waspada jasa penukaran valuta asing tak berizin

- ISIS kemungkinan berkongsi dengan Al Qaeda Ekspor impor Indonesia masih bergantung pada Tiongkok