alexa-tracking

Benarkah Isu Agama Berpengaruh di Pilkada Jakarta?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5dc2c60e24b4f3a8b4567/benarkah-isu-agama-berpengaruh-di-pilkada-jakarta
Benarkah Isu Agama Berpengaruh di Pilkada Jakarta?
Pada 19 April 2017, pemilihan umum kepala daerah Daerah Khusus Ibukota Jakarta akan kembali digelar untuk putaran kedua. Menjelang pemilihan tersebut, isu agama tampaknya masih akan membayangi pertarungan kedua pasang kandidat, yakni pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat melawan Anies Baswedan – Sandiaga Uno. Setidaknya, topik ini kerap diungkit dalam diskusi di grup media sosial dan spanduk yang sempat terpampang di beberapa sudut jalan di Ibukota.

Pada putaran pertama Pilkada Jakarta, persoalan agama ini telah membetot perhatian cukup luas dari berbagai kalangan. Baik dari para politisi dan petinggi partai, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga kandidat yang bersaing untuk menjalankan roda pemerintahan DKI Jakarta. Tak terkecuali bagi lembaga survei. Lembaga survei menengarai ada sinyal yang tidak sejalan antara kepuasan warga Jakarta terhadap pemimpinnya dan putusan mereka dalam memilih kandidat gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

Berkaca pada hasil survei berbagai lembaga, tak bisa dimungkiri, sebagian besar warga Jakarta menyatakan puas terhadap kinerja Gubernur Basuki dan Wakil Gubernur Djarot. Sebut saja misalnya hasil survei Charta Politika pada 17-24 Januari 2017, sebanyak 68,5 persen warga DKI puas dengan hasil kerja pasangan petahana. Hasil survei Indikator Politik Indonesia juga menyebutkan sekitar 73,4 persen warga DKI puas terhadap kinerja Ahok. Begitupun survei Kompas pada Desember 2016, sekitar 70 persen warga kelas menengah Jakarta puas dengan kinerja pemerintah provinsi DKI. Kepuasan mereka terkait dengan penanganan banjir, masalah sampah, serta perbaikan layanan birokrasi.

Ironisnya, kepuasan warga DKI tersebut ternyata tidak mampu mengangkat elektabilitas pasangan calon petahana dalam Pilkada putaran I pada Februari 2017. Pasangan Ahok-Djarot memperoleh suara sebesar 42,96 persen. Angka ini tidak terpaut jauh dengan pesaingnya, Anies Baswedan – Sandiaga Uno yang meraih 39,97 persen. Sedangkan, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni jauh di bawah dengan perolehan suara sebesar 17,06 persen.

Selengkapnya http://databoks.katadata.co.id/datab...ilkada-jakarta



Benarkah Isu Agama Berpengaruh di Pilkada Jakarta?