alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5d8e0ddd770b9298b4577/puluhan-sekolah-di-bekasi-harus-utang-untuk-bayar-gaji-guru
Puluhan Sekolah di Bekasi Harus Utang Untuk Bayar Gaji Guru
Puluhan Sekolah di Bekasi Harus Utang Untuk Bayar Gaji Guru


TRIBUNNEWS.COM, BEKASI -- Puluhan Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan Negeri (SMA/SMK) di Kota Bekasi kebingungan untuk menutup biaya operasional.

Bahkan mereka ada yang mengutang hingga jutaan rupiah ke pihak swasta agar operasionalnya tetap berjalan.

Hal ini menyusul, kewenangan sekolah tingkat atas telah diambil alih oleh Pemprov Jawa Barat. Keputusan ini mengacu UU No. 23/2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah No. 18/2016 tentang Manajemen SMA dan SMK se-Kota/Kabupaten.

"Ya, kita pinjam dari instansi lain untuk menutup biaya operasional sekolah. Yang terpenting adalah anak-anak kelas XII bisa melaksanakan Ujian Nasional," ungkap Kepala SMK Negeri 5 Kota Bekasi Agus Wimbadi kepada wartawan pada Selasa (18/4).

Meski mengutang, namun Agus enggan membeberkan asal uang pinjaman itu.

Alasannya, persoalan besaran utang merupakan urusan pribadi sekolah.

Agus mengungkapkan, sejak bulan Januari atau selama empat bulan ini sekolah belum mendapat dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan bantuan pendidikan menengah universal (BPMU) dari Pemprov Jawa Barat.

Atas dasar itu, kata dia, pihaknya menyiasati uang pinjaman sekolah agar kegiatan belajar mengajar tetap lancar.

"Selain UN, yang jadi fokus kami adalah pemberian honor bagi guru honorer. Jangan sampai tersendat," jelasnya.

Menurut dia, mengacu pada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 tahun 2017, dana tersebut diberikan secara berkala sesuai dengan prosentase yang telah ditetapkan hingga akhir tahun ajaran.

Di sisi lain, kata Inayatullah pihak Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan uang sebesar Rp 40 miliar untuk bantuan tenaga kependidikan pada tingkat SMA dan SMK Negeri.

Namun pencairan dana itu, terkendala dengan penyusunan Peraturan Wali Kota tentang bantuan SMA dan SMK Negeri sebagai payung hukumnya.

"Dananya sudah dimasukan lewat APBD 2017 dan kami masih menunggu pengesahan payung hukum berupa Perwal," ujar Inayatullah.

Menurut dia, sebetulnya pemerintah daerah telah menyiapkan dana sebesar Rp 97 miliar untuk bantuan keuangan.

Namun karena, kewenangan seutuhnya telah diambil oleh Pemprov Jawa Barat maka dana tersebut dipangkas.

"Sejak diambil alih provinsi dari Januari 2017 lalu, para tenaga pendidik berstatus PNS dan non-PNS belum juga mendapatkan Tunjangan Daerah (Tunda) oleh Pemprov Jawa Barat," katanya.

Sejak diambil alih Pemprov Jabar, kata dia, ada penurunan besaran bantuan biaya operasional serta tunjangan tenaga pendidik di Kota Bekasi.

Meski begitu, alokasi dana APBD untuk pendidikan di Kota Bekasi paling besar dibanding kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.

"Alokasi pendidikan kita sudah tinggi mencapai 20 persen dari APBD," ungkapnya. (Fitriyandi Al Fajri)

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...ayar-gaji-guru

---

Baca Juga :

- Kemendikbud Telusuri Dugaan Guru Pembocor Soal UNBK di Sumut

- Pak Guru Rozikin Belum Ditemukan, Baru Motornya yang Ketemu