alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5d76dc0cb179c438b456e/lima-realitas-baru-yang-harus-dihadapi-pemasar
Lima Realitas Baru yang Harus Dihadapi Pemasar
Lima Realitas Baru yang Harus Dihadapi Pemasar

Lanskap industri senantiasa berubah. Sebab itu, pemasar harus siap menghadapi perubahan tersebut. Saat ini, pemasar menghadapi aneka realitas-realitas yang baru. Inilah yang disampaikan oleh Hermawan Kartajaya, CEO dan Chairman MarkPlus, Inc.

Menurutnya, ada lima realitas baru yang memunculkan ketidakpastian, yaitu:

Pertama, munculnya teknologi yang bersifat disruptif yang bisa memengaruhi legacy dari paham-paham sebelumnya. Salah satunya adalah teknologi 3D Printing. Bayangkan, teknologi ini bisa menciptakan produk lintas ruang bahkan dunia. Misalnya, dibuat di negara A, dicetak di negara B atau C. Tentunya, ini akan memengaruhi perindustrian dunia. Selain itu, robot akan makin menggila untuk menggantikan pekerjaan yang selama ini dikerjakan oleh manusia.

Kedua, dari sisi ekonomi, banyak negara-negara saat ini melakukan proteksionisme. Fenomena Donald Trump misalnya, menjadi contoh gamblang bagaimana negara ini cukup kuat dalam melakukan proteksionisme. Belum lagi negara-negara di Eropa dan tentunya Tiongkok.

Ketiga, dari sisi market, akan muncul tren glocal yang tak lain adalah korelasi antara global dan lokal. Banyak perusahaan yang melakukan globalisasi produk tetapi dengan melakukan kustomisasi di tingkat lokal. Jepang salah satunya dan ini nampak dalam bisnis otomotif Toyota yang mana menciptakan produk Kijang dengan kustomisasi di pasar Indonesia.

Keempat, dari sisi political-legal, akan muncul tren populisme. Menurut Hermawan, apa pun sistem politik dan ideologinya, bila tidak bisa merebut hati rakyat juga akan tetap ditinggalkan. Hermawan menyebut contoh populisme Presiden Duterte dan Donald Trump. Tapi, Hermawan mengatakan populisme ini bisa populisme negatif maupun positif.

Kelima, dari sisi sosio-kultur, Hermawan menyebut realitas artist (seniman). Semangat seniman yang kreatif inilah yang harus diadopsi oleh para pelaku industri mana pun.

Bagaimana dengan Anda?
Trend glocal...persaingan makin ketat