alexa-tracking

Ketua PBNU Tolak Pengerahan Massa saat Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f5a9f812e25747088b456b/ketua-pbnu-tolak-pengerahan-massa-saat-pencoblosan-pilkada-dki-jakarta
Ketua PBNU Tolak Pengerahan Massa saat Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta
Quote: Ketum PBNU Said Aqil Siroj menyebut gerakan Tamasya Al-Maidah saat hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta tak perlu dilakukan. Pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) sudah dilakukan Polri dan TNI. "Menurut saya, tidak usah demonstrasi, tak usah ramai-ramai, menurut saya itu. Ini senang A pilih A, senang B pilih B, tidak senang A tidak usah pilih," kata Said Aqil di kantor PBNU, Jl Kramat, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017).

Said Aqil menegaskan pengawalan TPS tak perlu dilakukan dengan cara beramai-ramai mendatangi TPS. Dia meminta agar pengamanan dipercayakan kepada aparat serta pihak berwenang terkait pilkada. "Dari dulu saya nggak senang ada pengerahan massa. Saya menolak. Mari kita percayakan, ada dari Bawaslu, ada pihak Ahok dan Anies jadi saksi. Kalau saya percaya, saya percaya sama Bawaslu, saya percaya kepada KPU dan saksi saksi," imbuhnya.

Kebebasan memilih warga yang punya hak pilih harus dijamin. Para pemilih, menurutnya, bebas menentukan pilihan terhadap cagub-cawagub DKI. "Segala tafsir Al-Quran itu sebenarnya masalah ijtihadiyah. Artinya, boleh beda dalam menafsirkan Al-Quran. Masalah politik adalah masalah pilihan hati nurani. Senang A silakan pilih, yang senang B silakan pilih," tutur Said Aqil.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan melakukan tindakan tegas bila ada mobilisasi dan pengumpulan massa di TPS-TPS pada pencoblosan hari Rabu (19/4). Keberadaan jumlah massa yang besar di TPS pasti memberikan kesan intimidatif. "Tolong jangan terjadi pengumpulan massa apa pun alasannya ke TPS. Apalagi jumlahnya besar. Kalau jumlahnya besar, pasti kita angkat," kata Tito di gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/4).

Tito juga telah memerintahkan Kapolda Metro Jaya, Lampung, dan daerah di Sumatera lainnya untuk mencegah dan melarang pergerakan massa ke Jakarta. "Jangan tanggung-tanggung. Kalau ada yang berangkat dalam rangka ke Jakarta untuk politik lokal Jakarta, cegat dan gunakan diskresi," ujarnya. Polisi sudah menyiapkan pengamanan di TPS Jakarta, yang berjumlah 13.034 TPS. Minimal ada satu personel polisi untuk satu TPS.⁠


Siap2 aja DICIDUK APARAT kalo berani2 mengerahkan massa untuk mengintimidasi pemilih di TPS emoticon-Ngakak


Orang mau tamasya kok dilarang emoticon-Mad
Tafsir Al-Qur'an aja boleh beda, penafsiran "tamasya" menurut kami juga boleh beda dong emoticon-Mad
Sokorin tamasya gatotemoticon-Mad
Kalo massa yang emang nyoblos di TPS itu ya rapopo. Cuma kalau dari luar daerah mending kerja aja seperti biasa nyari duit.
tuh liat di monas,hambalang & TMII udah pd berdatanganemoticon-Cool
Quote:Original Posted By korlap112
Orang mau tamasya kok dilarang emoticon-Mad
Tafsir Al-Qur'an aja boleh beda, penafsiran "tamasya" menurut kami juga boleh beda dong emoticon-Mad


emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga
Betul pak.

Lebih baik kita arahkan aja pak dari Jakarta-Jogja emoticon-Traveller
Kalo sampai masuk ke wilayah ane pasti ane usir ini rombongan.
PBNU emang selalu rasional. ga kayak sebelah..
Tapi gara-gara agenda tamasya ini pengamanan TPS diperketat. Dari yang tadinya 1 polisi jaga 2-3 TPS sekarang 1 polisi fokus di 1 TPS ditemenin sama 1 personil TNI dan Satpol PP.

Terima kasih rombongan tamasya emoticon-Big Grin
Kalo mau macem-macem ya siap-siap gih urusan sama mereka emoticon-Big Grin