alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f59fb9c0cb1778678b4570/tembok-kokoh-bernabeu
Inspiratif 
Tembok Kokoh Bernabeu
Tembok Kokoh Bernabeu
SANTIAGO Bernabeu salah satu tempat yang selalu menyulitkan Bayern Muenchen. FC Hollywood—julukan Muenchen—selalu kesulitan jika tampil di kandang Real Madrid ini. Ya, jika Muenchen ini tampil ke semifinal dalam enam musim beruntun, mereka harus mematahkan klub asal Spanyol ini. Dan, itu bukan target yang mudah. Pertama, karena Madrid sangat kuat di kandang mereka ini.

Total, dalam 23 laga terakhir di Santiago Bernabeu pada musim ini, Madrid hanya mengalami satu kekalahan. Sisanya, 15 laga menang dan lima kali imbang. Lalu, khusus di Liga Champions, juara bertahanini tidak pernah kalah di kandang dalam 12 laga beruntun. Dari 10 laga terakhir di kandang, sembilan di antaranya menang. Fakta lainnya, rekor jelek Muenchen di Bernabeu. Raksasa asal Jerman ini hanya dua kali menang dalam 12 laga sepanjang sejarah menghadapi Madrid di Bernabeu.

Lalu, dalam sejarah Liga Champions, hanya ada dua klub yang mampu lolos setelah mengalami kekalahan di kandang. Yang pertama adalah FC Internazionale ketika mengalahkan Muenchen pada 2010/11 dan Ajax Amsterdam saat menekuk Panathinaikos pada 1995/96. Ya, itulah deretan data yang boleh jadi memperlihatkan kecilnya peluang pasukan Carlo Ancelotti untuk melangkah ke semifinal. Kekalahan 1-2 pada pertemuan pertama di kandang mereka, Stadion Allianz Arena, memang membuat langkah Philipe Lahm dan kawan-kawan semakin berat.

Faktanya, klub-klub asal Spanyol juga sudah menjadi monster yang kerap menyulitkan. Ketika masih di bawah kepelatihan Josep Guardiola, tiga kali Muenchen selalu kalah saat tandang di Spanyol. Pertama lawan Madrid, lalu Barcelona, dan Atletico Madrid. Dan, tidak berbeda dengan Ancelotti yang juga tidak mampu memecahkan tradisi jelek Muenchen lawan klub asal Spanyol. Mereka kalah dari Atletico pada September lalu.

Dan, Xabi Alonso tentu tahu, ini bukanlah sekadar laga emosional semata. Sosoknya memang menjadi perhatian karena ini adalah tandang pertamanya di Bernabeu sebagai mantan pemain Los Merengues (2009-2014). Sebelum memperkuat Madrid, Xabi sudah empat kali menghadapi mantan klubnya itu ketika dirinya masih menjadi pemain Liverpool dan Real Sociedad.

Di sisi lain, Liga Champions musim ini bisa menjadi trofi terakhir yang mengesankan dalam karier gelandang 35 tahun tersebut. Seperti diketahui, Xabi telah mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun sebagai pemain setelah musim ini selesai. Dan, trofi Liga Champions bisa menjadi kado terbaik yang akan menandai akhir kariernya sebagai pemain profesional.

Xabi bermain dalam 236 laga bersama Madrid dan dia salah satu gelandang terbaik Los Blancos sejak sosok Fernando Redondo. Kini, dia akan kembali ke Bernabeu. Dan, Xabi bahkan berpeluang menjadi salah satu pelatih masa depan Los Merengues, suatu saat ini. Ya, tradisi ini sudah terjadi, termasuk dengan pelatih Madrid saat ini, Zinedine Zidane.

Mantan pemain timnas Spanyol ini memiliki keterikatan yang kuat dengan suporter Los Merengues. Dalam final di Lisabon, Xabi memperlihatkan dirinya turun dari tribune dan ikut merayakan sukses rekan setimnya saat itu, gol yang diciptakan Gareth Bale dalam final lawan Atletico Madrid. Apakah laga nanti akan menjadi momen yang mengesankan bagi kariernya atau bagi pendukung Madrid?

Laga di Bernabeu memang sarat emosional bagi Xabi dan juga pelatih Ancelotti. Tapi, laga di Camp Nou, bisa jadi akan benar-benar menguras emosi untuk pemain Barcelona. Inilah momen krusial bagi klub asal Katalunya tersebut. Mampukah mereka kembali menciptakan keajaiban saat menghadapi Juventus di laga kedua perempat final?*Irfan Sudrajat

Sumur : http://www.topskor.id/detail/49991/T...Kokoh-Bernabeu emoticon-Angkat Beer
Munchen TEWAS