alexa-tracking

DPR sesalkan KPK minta-minta ke pemerintah buat pengobatan Novel

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f58f4c31e2e6e34d8b457b/dpr-sesalkan-kpk-minta-minta-ke-pemerintah-buat-pengobatan-novel
DPR sesalkan KPK minta-minta ke pemerintah buat pengobatan Novel
Merdeka.com - Komisi III DPR menanyakan soal pembiayaan pengobatan penyidik senior KPK Novel Baswedan kepada pimpinan KPK dalam Rapat Dengar Pendapat. Ketua Komisi Bambang Soesatyo mengatakan, pihaknya tidak senang dengan permintaan KPK untuk meminta bantuan biaya pengobatan Novel ke pemerintah.

Saya enggak senang saja ketua KPK mengirimkan surat ke Istana agar perawatan dibiayai negara. Emang penyidik KPK tidak diasuransi? Emang anggaran KPK tidak Cukup?" kata Bambang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/4).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjelaskan, asuransi kesehatan bagi pimpinan dan penyidik KPK memiliki batas (limit). Bahkan, kata dia, perawatan Novel yang ditangani tim spesialis ke luar negeri tidak ditanggung oleh asuransi.

"Kami ingin jelaskan pertama asuransi pimpinan ada limit dan tim spesialis ke luar tidak tercover," jelasnya.

Laode menyebut, informasi dari dokter RS di Singapura, penanganan medis atas insiden penyiraman air keras itu memakan waktu beberapa minggu. Sedangkan, untuk operasi pergantian kornea sebagai kemungkinan terburuk bisa menghabiskan biaya hingga Rp 400 juta.

"Terus terang saya tanya kalau seandainya kemungkinan terburuk sehingga menimbulkan operasi pergantian kornea berapa biayanya? Dia bilang satu kali tindakan 30-40 ribu SGD sekitar Rp 400 jutaan. Jadi memang berat kalau saya serahkan karena tidak ada untuk itu," tandas Laode.

Anggota Komisi III Fraksi PDIP Dwi Ria Latifah menanyakan apakah Rumah Sakit di Indonesia, termasuk Jakarta Eye Center (JEC) tidak bisa menangani kasus Novel sehingga harus dibawa ke luar negeri.

"Apakah memang RS kita sudah angkat tangan tidak bisa menangani ini? Mengingat biaya besar dan waktu lama. Apakah RS di Indonesia sudah tidak ada yang mampu menangani kasus seperti Pak Novel?" tanya Dwi.

Laode menuturkan, dibawanya Novel ke RS di Singapura itu adalah rekomendasi dari dokter dari RS JEC. Pasalnya, RS Singapura memiliki stok kornea jika masalah mata Novel yang terkena air keras itu harus dioperasi.

"Pertama kami konsultasikan dari ahli di JEC. Saya katakan apakah ada yang lebih advance dia katakan dengan kami, bahwa yang bilang bagus teman saya di Singapura. Karena pertama persiapan kornea ada selalu di sini tidak ada," tegas dia.

Alasan kedua, karena obat yang dibutuhkan Novel tidak tersedia di Indonesia. Obat yang dibutuhkan Novel adalah obat dengan pengawet dan sulit mendapatkan izin impor ke Indonesia.

"Kedua tidak semua obat yang dibutuhkan novel tidak ada di Jakarta. Pintarnya orang Indonesia ini operasi di Singapura tapi obat enggak ada. Sebagian obat yang diberikan pada Novel mengandung zat pengawet yang berkaitan kebakaran kimia tidak dianjurkan karena makin banyak ditetesin, ini akan merusak mata sebaiknya kalian pergi ke Singapura," sambungnya.

Sementara, Anggota Komisi III Fraksi PDIP Masinton Pasaribu menegaskan, negara memiliki dana darurat untuk permasalahan seperti ini. Oleh karenanya, dia tidak ingin KPK meminta-minta ke Pemerintah.

"Nah ini masalah kemanusiaan. Bagi kita ini penting kalau kekurangan biaya pimpinan Komisi III sudah menyatakan ada dana kedaruratan. Pembangunan gedung seperti mengiba-iba. Ini institusi negara negara, negara cover itu," ujarnya.

https://m.merdeka.com/peristiwa/dpr-...tan-novel.html
#danauntuknovel

generasi emas biasanya pinter banget kalau pengumpulan massa dan cari sumbangan
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:

ada yang pengen kayaknya emoticon-Ngakak

emoticon-Traveller
semoga pengobatannya berjalan baik dan cepat pulih novel emoticon-Sorry
minta digibeng dia....
kasian pak novel
gile buat dana beginian aja pelit banget DPR
giliran buat korupsi paling cepet
emoticon-Ngakak
mending deh. daripada buat gaji dpr.. congor doang digedein. hasilnya cuma fuhry zonk
anggota DPR cepirit 212 siap menyumbang tidak akan menerima gaji bulan april untuk disumbangkan ke novel emoticon-Angel
Parah dpr!! Dalam hal ini...sok bngt mengawasi anggaran!! emoticon-Big Grin
Masalah e-ktp, bakamla, hambalang pd cingcai2 !! emoticon-Big Grin
Quote:


siram aja muka doi gan, biar kebagian dana juga.
Hehehe... Terulang Anggota Dhewan .. hehehe...

Tapi bukan untuk si mantan anggota Dhewan itu emoticon-Big Grin
Itu mah orang bener.. KATANYA

Hehehehe....
mintanya ke presiden tapi kq DPR yg sewot emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


bentar lagi paling ada beritanya braay emoticon-Ngakak

emoticon-Traveller
emanknya pemenrintahan jokowi itu ngk termasuk negara indonesia????jadi aneh baca paragraf terakhir.emoticon-Leh Uga
Quote:


kayaknya kok DPR ndak senang ya kalau ada bantuan untuk novel dari pemerintah.

kira2 kenapa kah?
iya jg udah netek kerja cuma duduk2 bacot2 dapet gaji gede masih ngemis sakit suruh obatin memalukan
anjer.. poin ginian masuk di RDP.. trs rada2 nyalahin lagi... #DPRRI emoticon-Cool
Kek anggota dHewan nga sering berobat ke singapur aja,

Pdhl mereka yg sering bolak balik berobat kesingapur walaupun cuma sakit ringan emoticon-Mad
Quote:


Karena you know lah DPR isinya apa, Coba tanyak sama rumput yg bergoyang salsa gan. Kali aja dia tauk emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin