alexa-tracking

Umbaran Kata Hati

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f583fed675d44a728b4569/umbaran-kata-hati
Umbaran Kata Hati
Umbaran Kata Hatimu, Adalah Obat Penenang Untukmu


siang menjelang
pikiran melalang

seberapa berharga engkau wahai anak muda
gurauan mu tak menimbulkan tawa
hanya cibiran membuncah di wajah mereka

sediakanlah.. pikirkan lah.. tempuhlah jalanmu sendiri
jalan yg hanya engkau dan orang-orang spesial mu yg bisa melalui
yg akan mendampingi
hidup dan mati

doa tak pernah hilang
frekuensi suaranya hanya berubah
mungkin mengecil atau mengembang
dan dia hanya terbang
bukan hilang....

tuhan itu Esa
ada satu ada dua
ada Esa tak ada dua
dia Maha mengabulkan
Maha mendengarkan
Maha mengetahui
Maha pemberi

lalu siapa yang kau cari?
apa lagi yg kau ingini?
cinta bukan pilihanmu
ia hanya ditetapkan untukmu

Tak salah bila ingin berlari
Berlari kemana kau ingini
Cari lah yang ingin kau cari
Tapi jangan lupa kembali...

Kita manusia.. Seperti itu.. Sudah biasa...
Jangan pikir hanya aku saja atau hanya dia saja
Karena semua pasti pernah merasa...

Saat airmata tak ada arti
Saat diam mu hanya menuai lirikan tanpa makna
Yang mungkin memang itu yang kau ingini

Tapi seharusnya.. Katakan saja..
Bilang saja pada mereka bahwa kau lelah
Diperlakukan seperti ini tidaklah pantas
Sebagai orang yang hanya mengharapkan kebahagiaan orang lain
Harusnya kau menuai lebih
Harusnya kau mendapat jauuuh lebih banyak dari yang kau miliki saat ini
Tapi tetaplah kita manusia..
Hanya melihat yang bisa dilihat oleh mata
Ya, karena kita manusia..
Tapi pikirkanlah..
Bahkan keajaibanpun diciptakan untuk manusia
Tapi justru bukan untuk yang buta

Maka bukalah matamu
Buka pula hati dan pikiranmu
Tak perlu terlalu berhati-hati
Yang kau perlu hanya belajar memahami
Pandanglah semua sbg pemberian sang Pencipta
Bukan sebagai hukuman atas dosa
Kau memiliki banyak, bahkan jauuuh lebih banyak dari imbalan yang seharusnya kau tuai
Hanya saja, hanya yang tak buta lah yang dapat melihatnya...

Kasih sayang Sang Pencipta bagaikan tumbuhan..
Kau menanam satu bibit, namun tumbuh satu dahan dengan ribuan daun, ratusan ranting, dan puluhan buah.
apa kau sudah memberi sebanyak itu?
Tidak, kawan.
Kau hanya menjalani hidup, dan sesekali memberi, yang diselingi ribuan keluhan

Namun mulai saat ini, pahamilah
Kau makhluk termulia
Yang harusnya berlaku mulia
Dan berprasangka bahwa kau telah dimuliakan sedemikian mulianya.

Pahamilah, kau telah diberi banyak
Telah menuai, memiliki, menyimpan, mencadangkan banyak hal
Maka bersyukurlah
Maka berharaplah
Berprasangkalah bahwa tabunganmu takkan mengalami salah tuai
Takkan hilang ataupun terbakar
Atau mungkin menghilang diambil Tuhan.
Dan sesungguhnya prasangka mu adalah doa
mantap sist puisi nya,bermakna banget. . .jleb.
Quote:


makasih sudah baca hihi
ga cukup puitis sptnya dibanding para penyair disini emoticon-Frown
mampir dulu ah ke trit dedek imut
mampir ah
siapa tau d gombalin dede emesh emoticon-Malu
Lalu, apakah yang kau cari
Sebongkah hati nan suci
Atau lirik lirik yang dinanti

Semesta tak akan mengingkari
Atau pun menghakimi
Semesta pun mempunyai hati
Setia untuk mengasihi

Jangan engkau hianati
Jiwa nan sepi tanpa cinta dan hati
Karna dia tak bisa membenci

Apa yang kau cari?
Meski kau berusaha sekuat hati
Kau hanya dapat mewujudkannya di mimpi
Tak adil hidup ini kau jalani
Bekerja siang dan malam menguras tenaga setiap hari
Itu kah yang kau jalani?
Itu kah yang kau cari?

Kau tinggalkan keluarga dan cinta sejati
Setiap hari kau sibukan diri
Bekerja sepanjang hari
Hingga akhirnya kau mati

Apa yang kau dapatkan?
Apa yang kau hasilkan?

Hanya penat dan letih setiap hari
Hanya lembaran kertas yang dicetak setiap hari
Kau banggakan lembaran kertas itu sebagai hasil kerjamu
Apakah harga dirimu hanya sebatas lembaran kertas?
Apakah bahagia dan cintamu itu
Kau gantikan hanya dengan lembaran kertas?

Kertas itu diproduksi setiap hari
Tak akan ada habisnya jika kau kumpulkan setiap hari
Bahagia dan cinta mu
Hanya ada ketika kau hidup dibumi
Mengapa kau tak kumpulkan sebelum kau mati?

Tengoklah arah mata angin mengalur ke selatan
Angkuh menantang badai-badai lautan
Dihembusnya kata-kata yang tak sempat di utarakan pada si empuan
Bibirnya kelu
Nyalinya membeku

Pada baris sejajarnya
Nyiur-nyiur bersiul, bergesekan udara pantai
Nada-nada yang disuguhkan lenyap diantara deru ombak yang menghantam karang
Sang lembayung perlahan keluar dari persembunyian, ia malu

Bola mata sayu tertunduk lesu memandang senja
Lebam di pipi kirinya sirna dirundung gelap
Tak ada lagi terang
Tak akan lagi ia datang

Pada pasir putih di muka pantai, ia tenggelamkan raut-raut kepedihan
Dibakarnya daun amarah yang menopang dagu
Hangus dan lebur
Terbang lalu lenyap

Segala cahaya ia redupkan
Wangi Wangi musim tak lagi sedap
Dipelihara ia rambu-rambu kelabu
Yang diperanak batang-batang pilu

Di atas sampan, diatas perahu
Ia tahu ada yang membatu
Ada yang membiru

"Sebab dalam tubuhku masih tersisa suaramu.",-
Quote:


aku bicara tentang kehidupan
apa yang sudah kudapatkan
dan apa yang ingin ku dapatkan

jangan mengacaukan paham mu
karena aku bukan seperti itu
bukan seperti kata-katamu
bukan pula seperti yang ku mau

aku bicara tentang
jiwa-jiwa yang tak tenang
menanti hari dimana akan muncul para pemenang

aku bicara untuk mereka
yang buta
mata-mata yang terlena, pembuang waktu hingga hilangnya senja

saat langit masih biru mereka bertanya
apa yang harus kudapat hari ini
tapi bahkan saat langit gelap
mereka lupa tentang apa yang sudah mereka perbuat

mereka hina
karena memandang Tuhannya hina
karena mereka buta
tak ada kesabaran di hati mereka
tak ada cinta sesama
yang ada hanya seberapa banyak semua bisa datang atau berpulang pada mereka

Gemuruh memberontak
Suaranya seolah menggambarkan langit meretak
Ia memanggil hujan untuk mendekat, dekat, dekat
Lalu terjun bebas dari awan pekat

Apakabar mu harini?
Sudahkah memenuhi kewajiban?
Atau masih terus mencari kesenangan?

Terkadang aku khawatir
Apa yang dilantunkan siang dan malam di bumi ini
Bumi dimana Penciptanya memandang mu tiada henti
Aku khawatir kau tak diperdengarkan
Yang dilantunkan siang dan malam
Adalah yang harus kau kerjakan
Yang harus kau dekati, kau pahami, kau pelajari bahkan harus kau cintai

Lepaskan kekhawatiranmu
Lakukan apa yang kau mau
Selagi awan menutupi dari bahaya galaxi
Selagi rambut menghalangi dari sengatan api
Lakukan saja
Selama bumi masih berdiri tanpa tiang
Selama rembulan masih menunggu waktu untuk menjadi penerang
Lakukanlah..
Selama kau tak memancing murka Nya
Selama kau tak menghianati perintahNya
Namun lakukanlah
Dengan hati mengharap ridhoNya
Sediakan saja sebuah ruang di sana
Pada hatimu yang masih ragu
Akan kuumbar segalanya nona
Biar kupugar laramu yang lalu
Agar tak lekang air mata itu manghujani dia-dia lagi
Yang tak lagi mengisi sela-sela jarimu yang sunyi... emoticon-rose
Quote:


adapun bila kau paham
yang ku alami bukanlah gampang

kususuri semak di hutan
kujelajahi sela batu karang
ku obrak-abrik rawa terlarang
hanya untuk mencari penenang

sore ini hujan turun dgn mesra
membawa bebauan surga
dan ketika langit terbuka......
mengapa ada namamu disana?

sore ini gerimis tak kunjubg henti
seolah Tuhan ingin aku menyadari
bahwa Dia sedang memberi

Semoga itu hati mu
Semoga itu cinta mu
Akan menghapus kelam ku
Dan memulihkan sisa luka sayat ku
reserved
Quote:


benarkah itu..
pada pasir putih pantai
telah ia tenggelamkan raut-raut kepedihan?
padahal tak satupun makhluk di bumi ini
mampu bersinggung wajah dengannya
benarkah itu
telah dibakarnya amarah nya?
padahal tak sedikit api pun sudi membantu nya
maka tak benar itu
bahwa ia bisa hilang dan terbakar?
padahal apapun alasannya
lukanya bukanlah luka biasa

lukanya adalah luka sayat penuh gores
penuh nanah dan keringat lelah
lukanya menjerit tanpa henti
yg bisa kau lihat dari wajahnya yang mati

Quote:


kala itu senja pun datang
setelah gemuruh hadir dengan kilatan
beserta hujan yg beramai ramai terjun bebas
rona senja seakan memeluk menenangkan
kegundah gulanaan nya
meski rinai hujan tetap mengiringi
mampu hadirkan keindahan sore itu
dengan balutan senyum indah pelangi di ujungnya

jangan lagikau hiraukan aku disini. ,
aku yang sedang menatapi langit senja sore ini
bukan kesenangan yg kucari,melainkan ketenangan hati
setelah menengadahkan kedua tangan ku
memohon segala keridhoan dan ucap syukur akan nikmat dariNYA. . .

jangan kau khawatirkan hal yg tak kau tahu pasti
namun satu hal yg pasti dan harus kau tahu
tiada satu waktu pun,terlewat seruan NYA
gemakan tiap panggilan dan namaNYA
di langit yg mulai gelap di tinggal sang mentari
AKU,DIA,MEREKA bahkan KAMU pun tak akan melewatinya
berjalan beriringan tuk penuhi panggilan NYA
berserah diri dan mohon segala keridhoan NYA
Quote:


katanya ga bisa bikin emoticon-Belo
padahal ku sukaaa emoticon-Peluk
Quote:
Quote:



Aaahh. ,bisa gajah emoticon-Malu
terimakasih
emoticon-Shakehand2
Quote:


ditunggu bisa mampir ke tridnya agan emoticon-Malu (S) emoticon-Shakehand2
Quote:


monggo di persilahkan,pintu treed ane kebuka terus kok. . . .heheheheemoticon-Malu