alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f57df0d9d770df2d8b4582/polres-kebumen-bakal-periksa-kanim-cilacap-keberadaan-wna-china-misterius
Polres Kebumen Bakal Periksa Kanim Cilacap, Keberadaan WNA China Misterius
Polres Kebumen Bakal Periksa Kanim Cilacap, Keberadaan WNA China Misterius

Kebumen, GATRAnews – Kepala Kepolisian Resor Kebumen AKBP Titi Suharti memastikan pihaknya akan memanggil dan memeriksa Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Cilacap, Tri Sasongko penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap WNA asal Cina yang dilakukan oleh pegawai Imigrasi Cilacap 

“Kepala Imigrasi pasti kita undang. Pasti,” tandas Kapolres, Senin (17/4). Titi menjelaskan, pemeriksaan Kepala Kanim Cilacap sementara ini sebatas sebagai saksi dalam pengembangan kasus yang melibatkan empat pejabat di lembaga yang dipimpinnya. Sebab, para pelaku rupanya mengantongi Surat Perintah bernomor W 13.IMI.IMI3-GR.02.01-0827 tertanggal 10 April yang ditandatangani Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap tentang Tugas Pemantauan, Pengawasan dan Pelacakan WNA di Cilacap, Banyumas, Banjarnegara dan Kebumen. Ditanya oleh wartawan soal siapa yang menjadi otak pemerasan ini, Titi menjelaskan, jika dilihat dari tingkat jabatan dalam konstruksi kasus tersebut, maka dari keempat tersangka, Kepala Seksi adalah jabatan tertinggi. Sementara tiga lainnya adalah Kepala Sub Seksi. “Kalau melihat dari Jabatan yang tertinggi Kepala Seksi ya. Itu AF,” jelasnya. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan tersebut. Antara lain, uang sejumlah Rp67,2 juta. Dengan rincian, Rp20 juta dari tangan pelaku, dan Rp47,2 juta di dalam mobil yang dikendarai para pelaku. "Total yang kami amankan Rp  67,2 juta. Hanya saja, yang Rp 47,2 juta masih kami dalami uang itu didapatkan darimana," imbuhnya. Selain itu, Mobil Honda HRV hitam bernomor polisi R 9504 AK milik Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap yang dikendarai pelaku turut diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga menyita paspor, handphone dan beberapa barang bukti lainnya. Terkait keberadaan WNA China yang diduga menyalahgunakan visa, Titi mengatakan bahwa WNA atas nama YML (31 th) itu tak ditahan. Namun, dia tak bersedia menjelaskan dimana posisi YML. Soal penanganan hukum dugaan penyalahgunaan visa, Titi berkilah bahwa hal tersebut merupakan ranah imigrasi dan kementerian Hukum dan HAM. “Tidak. Tidak ditahan. Ada di sini (Kebumen). Nanti itu akan menjadi kewenangan Imigrasi,” tukas Titi. Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Bambang Murdiono mengatakan pihaknya akan membentuk tim pemeriksa khusus terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polres Kebumen terhadap empat petugas kantor Imigrasi Kelas II Cilacap. Hingga saat ini, Kemenkumham belum memutuskan jenis sanksi terhadap petugas imigrasi yang melakukan pelanggaran. "Kami sudah perintahkan bentuk tim untuk memeriksa kasus tersebut," kata Bambang. Bambang menjelaskan, mekanisme pemberian sanksi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN),  menurut dia, telah diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2012. Penjatuhan sanksi melalui prosedur  pemeriksaan terhadap pihak bersangkutan yang dilengkapi dengan berita acara.Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan penyidik yang menangani perkara oknum ASN dalam proses pemeriksaan tersebut. Bambang menambahkan, sanksi yang dijatuhkan nanti disesuaikan dengan bentuk pelanggaran, dengan sanski terberat berupa pemecatan. “Kami menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh Tim Saber Pungli di Kebumen. Kami, secara internal juga akan membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Ridlo SusantoEditor: Rosyid

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/257142-po...hina-misterius

---


- Polres Kebumen Bakal Periksa Kanim Cilacap, Keberadaan WNA China Misterius Kena OTT, Imigrasi Cilacap Akui Petugasnya Langgar SOP
×