alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f531821cbfaa79158b4579/soal-biaya-pengobatan-novel-di-singapura-kpk-enggan-tak-mengiba-ke-pemerintah
Soal Biaya Pengobatan Novel di Singapura, KPK Enggan Tak Mengiba ke Pemerintah
Soal Biaya Pengobatan Novel di Singapura, KPK Enggan Tak Mengiba ke Pemerintah


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, mengungkapkan alasan mengapa meminta bantuan pemerintah untuk biaya pengobatan penyidik KPK, Novel Baswedan.

Salah satu alasan karena asuransi dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tak mampu membantu biaya karena sudah melebihi batas maksimal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu kali tindakan dokter untuk Novel menghabiskan biaya sebesar 30 sampai 40 ribu dollar Singapura atau sekitar Rp 400 juta.

"Asuransi ada limit untuk pengobatan ke luar negeri tak tercover. Ada batas limit, kemarin sudah over limit, BPJS juga sudah bantu, tetapi over limit. Kami minta pemerintah menyiapkan kemungkinan dan alhamdulillah pemerintah menyanggupi," tutur Laode, kepada wartawan, Senin (17/4/2017).

Selain karena total anggaran biaya tak mampu dibiayai dari asuransi dan BPJS, kata dia, permintaan bantuan dana dari pemerintah dilakukan untuk mencegah terjadi penyalahgunaan dana.

"Yang paling kami takutkan kalau dipakai untuk itu. Kalau diluar cover asuransi menjadi temuan BPK. Untuk transparansi, kami minta bantuan pemerintah. Ketika minta bantuan bukan kapasitas pribadi, tetapi kami minta sebagai perwakilan pemerintah yang ingin melihat proses penegakan hukum berjalan," ujarnya.

Berdasarkan keterangan petugas medis kepada Laode, Novel masih membutuhkan perawatan di rumah sakit mata yang berada di Singapura itu selama beberapa minggu.

Sehingga diperkirakan akan mengeluarkan dana yang cukup besar. Oleh karena itu diperlukan bantuan dari pemerintah.

"Biaya itu kan waktu lama karena tak mungkin satu sampai dua hari. Menurut ucapan dokter untuk mengetahui perkembangan akan memakan waktu beberapa minggu. Kami tidak mengiba. Kami minta kepada pemerintah memberikan bantuan," tambahnya.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo telah memutuskan biaya pengobatan Penyidik KPK Novel Baswedan akan ditanggung oleh negara.

"Presiden telah memutuskan untuk membiayai pengobatan dan perawatan penyidik KPK saudara Novel Baswedan," ujar Johan Budi berdasarkan keterangannya, Senin (17/4/2017).

Johan Budi menjelaskan keputusan tersebut berdasarkan surat permohonan yang disampaikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo terkait biaya pengobatan tersebut.

"Surat yang disampaikan oleh Ketua KPK adalah permohonan dan permintaan agar Negara membiayai pengobatan dan perawatan saudara Novel Baswedan," kata Johan Budi.

Terkait biaya yang digunakan untuk pengobatan Novel Baswedan, Johan Budi mengatakan akan menggunakan pos anggaran kepresidenan.

"Sedangkan dana diambil dari pos anggaran yang ada di Kepresidenan," kata Johan Budi

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...-ke-pemerintah

---

Baca Juga :

- Kondisi Novel Baswedan Berangsur Membaik

- Sepekan Dirawat di RS Singapura, Begini Kondisi Kesehatan Terkini Novel Baswedan

- Beri Dukungan, 10 Pahlawan 'Superhero' Duduki KPK