alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ef197212e257ba6e8b456a/ingin-buat-iphone-sendiri-tonton-video-ini
icon-hot-thread
Ingin Buat iPhone Sendiri? Tonton Video Ini
Ingin Buat iPhone Sendiri? Tonton Video Ini

Jakarta – Walaupun ini hanya iPhone 6S dengan memori 16GB, tapi seorang pria asal Silicon Valley ini, mampu membuktikan bahwa kita dapat merakit ponsel kita sendiri.

Pria ini bernama Scotty Allen, ia pernah bekerja di Silicon Valley dan sekarang ia tinggal di Shenzhen, Cina. Ia berhasil merakit iPhone 6S dengan mencari dan mengumpulkan komponennya sendiri.

Keinginan untuk menjalankan proyek perakitan ponsel tersebut dikarenakan ia sering melihat banyak di gang-gang orang menjual komponen bekas dari berbagai jenis ponsel pintar. Itulah yang membuatnya semangat untuk mencoba proyek perakitan ponsel pintarnya sendiri.

Proyek perakitan ponsel pintar itu ia di dokumentasikannya dalam sebuah video. Melalui video itu kita dapat melihat bagaimana jerih payahnya dalam merakit sebuah ponsel pintar.

Pencarian komponen dilakukannya di seputaran pasar ponsel di Huaqiangbei yang masih termasuk di daerah Futian. Huaqiangbei memang terkenal sebagai pusat dari pabrik-pabrik elektronik.

Pertama yang dilakukannya adalah mencari tutup atau casing belakang dari ponsel. Ternyata sangat mudah menemukan casing belakang dalam berbagai kondisi. Bahkan ia juga menemukan tempat dimana ia dapat mengukir informasi seperti model, nomor serial dengan menggunakan laser serta komponen-komponen untuk layar ponselnya. Para pedagang pun membantunya mendapatkan komponen yang ia perlukan.

Tahapan tersulit ialah menyiapkan ‘logic board’-nya. Ia telah berhasil menemukan logic boardnya, tapi untuk memasang komponen pada logic board bukanlah hal yang mudah. Ia pun memutuskan untuk membeli logic board yang telah siap pasang.

Total biaya yang dikeluarkannya untuk komponen-komponen tersebut sekitar 300 dolar Amerika atau 3,9 juta rupiah.

Allen mengakui ia membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menyelesaikan proyeknya tersebut. Mungkin karena memang dia sendiri bukanlah seseorang yang paham secara detail mengenai teknis dari ponsel.

Namun, ia melihat bahwa merakit sebuah ponsel pintar sama saja dengan merakit komputer, hanya saja komponen-komponennya jauh lebih kecil.

Bagian paling menyenangkan dalam video ialah dimana kita dapat melihat bagaimana kesibukan sebuah pasar ponsel di Cina. Bahkan kita dapat melihat alat-alat yang digunakan oleh toko-toko servis ponsel disana. Serta bagaimana mereka membantu Allen dengan proyek perakitan iPhonenya.

Intinya, dalam mengerjakan sesuatu dibutuhkan kesabaran. Inilah yang diperlihatkan oleh Allen pada videonya ketika ia berjuang untuk menyelesaikan proyek perakitannya. Ia pun yakin, bukan hanya dia saja yang bisa melakukan hal tersebut. Siapa pun dapat merakit sebuah ponsel pintar, hanya saja tentunya diperlukan kesabaran dalam prosesnya.(hh)

Berikut videonya:

youtube-thumbnail


Masyarakat Telematika Indonesia
wah keren euy ini mah, cuma sayang klo di indo harus ngumpulin part sekenan semua deh emoticon-Ngacir
Pernah nyoba ngebongkar iphone 4s.
Tapi gak bisa masangnya lagi.
an jadiin HT deh emoticon-pencet
bisa bongkar kagak bs masang
emoticon-Leh Uga
HT masih sepi nihemoticon-Cool
Prosesnya itu loh yang gak main main, belum lagi kalau ada part yang susah dicarinya emoticon-Cape d...
gada yg ga mungkin mah di silicon valley :matabeli
Pejwan
Mejeng dipejuan
keren gan nice2
Quote:Original Posted By abrekok
Pernah nyoba ngebongkar iphone 4s.
Tapi gak bisa masangnya lagi.


iphone 4 gue beberapa kali kujanan tumbang juga akhirnya emoticon-Berduka (S)
mantabbb


ane pny ipon 4 modar gara2 aer

mau benerin aras2en

jd wae bangke emoticon-Leh Uga
mejeng di pekiwan trit HT dulu ah emoticon-Om Telolet Om!
buat jadi home buttonnya 2 dong
Apalah daya ane masih symbian
coba ah sekalian mejeng dipejwan emoticon-Big Grin
Pejwan dolo di trit apel rakitan emoticon-Matabelo
kayanya semua model Smartphone skrg bisa di rakit. apalagi yang masang part-nya pake model toket ehh socket.
bhan bkunya gan d indo ada gak