alexa-tracking

Dukungan Terbentuknya DOB Kabudaya Datang dari Sejumlah Komunitas di Mancanegara

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ee416ddad7700d438b4595/dukungan-terbentuknya-dob-kabudaya-datang-dari-sejumlah-komunitas-di-mancanegara
Dukungan Terbentuknya DOB Kabudaya Datang dari Sejumlah Komunitas di Mancanegara
Dukungan Terbentuknya DOB Kabudaya Datang dari Sejumlah Komunitas di Mancanegara


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dukungan terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bumi Dayak (Kabudaya) terus mengalir.

Kali ini, dukungan datang dari mancanegara di antaranya komunitas Kabudaya di Swiss, Komunitas Serumpun Murut Malaysia baik di Kuala Lumpur dan Negara Bagian Sabah serta dukungan para pelajar asal Kalimantan Utara di Taiwan.

"Kami dari komunitas Kabudaya yang berada di Swiss sangat mendukung rencana pemerintah Republik Indonesia untuk membentuk suatu daerah otonomi baru di wilayah Kabudaya wilayah daratan dari Nunukan. Saya lama melakukan penelitian budaya di wilayah tersebut khususnya Dayak Agabag yang secara erat berkarabat dengan Rumpun Murut di Sabah Malaysia. Secara sudut pandang Antropologi dan Sisiologi wilayah ini sangat cocok untuk dijadikan satu wilayah Kabupaten sendiri karena secara geografis sangat jauh dari Nunukan san memiliki SDA dan SDM yang memadai serta hanya terpisah batas negara dengan karabat mereka yang lebih maju di Sabah," tulis Adrian Agabag dalam rilisnya yang diterima, Rabu (12/4/2017).

Hal senada juga disampaikan oleh Wati Sininsian, Ketua perkumpulan Masyarakat Murut dari Sabah yang barada Kuala Kumpur.

"Kami sangat menyokong program pemerintah Indonesia membentuk DOB Kabudaya. Salam dan doa dari kami," kata Wati dan menulisnya dalam secerik kertas yang dia bentangkan di Gedung Parlemen Malaysia yang dikenal dengan Institut Jantung Negara Malaysia.
Dukungan Terbentuknya DOB Kabudaya Datang dari Sejumlah Komunitas di MancanegaraWati Sininsian, Ketua perkumpulan Masyarakat Murut dari Sabah yang barada Kuala Kumpur. (ISTIMEWA)
Wati menyampaikan, dukungan ini bukan berarti mencampuri urusan pemerintahan dalam negeri Indonesia.

"Tetapi kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Indonesia jika DOB Kabudaya benar-benar terwujud karena kami tahu dengan rancangan ini sanak saudara kami serumpun Murut yang berada di Indonesia akan maju dan sejahtera dan tentunya Negara Indonesia layak mendapat pujian dan sokongan untuk itu," tutur Wati.

Dukungan tidak saja datang dari komunitas di Swiss dan Malaysia-Sabah, beberapa pelajar Kalimantan Utara yang sedang menuntut Ilmu di negara Tirai Bambu menyampaikan dukungan atas rencana pembentukan DOB Kabudaya.

"Kami sangat mendukung upaya masyarakat dan pemerintah membentuk DOB Kabudaya karena menurut kami dari segi syarat fisik kewilayahan, admistrasi dan kemampuan potensi daerah sangat mendukung. Selain itu, wilayah tersebut memiliki letak yang sangat strategis, di mana seluruh perbatasan utaranyanya berbatasan dengan Sabah dan ditopang oleh tiga kabupaten di bawahnya yaitu Malinau, KTT, dan Nunukan" kata Allan dalam rilisnya dari provinsi Nanjiang China.

Atas dukungan dari mancanegara tersebut, Ketua Dewan Adat Dayak Agabag yang juga merupakan koordinatir litbang Presidium DOB Kabudaya, Lumbis menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan yang telah disampaikan oleh pihaknya.

"Ini akan menjadi energi baru bagi perjuangan dan akan membuka mata pemerintah wilayah DOB Kabudaya adalah sutu potongan "surga yang jatuh ke bumi" yang telah dilengkapi oleh tuhan segala sesuatunya tinggal yang mengatur dan menatanya saja maka dibutuhakn pemerintahan yang dekat secara rentang kendali," ungkap inisiator Pembentukan Persatuan Intelektual Rumpun Murut Borneo ini.

Secara terpisah Sekritaris Umum Presidium, hermanus menyampaikan hal tersebut adalah sebagai bukti bahwa Nawacita mendapat perhatian positif dari mata dunia Internasional.

"Itu berarti Nawacita semakin Nyata, apalagi jika DOB KABUDAYA terbentuk, energi positif pemerintahan pak Jokowi akan terus mendunia, Puji Politikus asal perbatasan ini," tutup Hermanus.

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...di-mancanegara

---

Baca Juga :

- Polisi Tangkap 71 TKI Ilegal di Malaysia

- Ular Makan Manusia di Sulawesi, di Kalimantan Heboh Kemunculan Sepasang Naga

- BNPP Tinjau Lokasi Banjir di Nunukan: DOB Kabudaya Jadi Perhatian Khusus