alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kepala BNN: Boleh, Ganja untuk Kepentingan Medis
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ee406a947868b04b8b4567/kepala-bnn-boleh-ganja-untuk-kepentingan-medis

Kepala BNN: Boleh, Ganja untuk Kepentingan Medis

Kepala BNN: Boleh, Ganja untuk Kepentingan Medis

Koran Sulindo – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso, mengatakan tidak pernah melarang penelitian ganja untuk kepentingan medis. BNN menyerahkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan LIPImelakukan riset manfaat tumbuhan yang mempunyai nama latin Cannabis Sativa untuk medis.

Menurut Buwas, nama populer Budi Waseso, yang terjadi seperti dalam kasus Fidelis Ari Sudarwato yang menanam ganja untuk kesembuhan istrinya Yeni Riawati menyalahi Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kementerian Kesehatan dan LIPI berhak meneliti apa saja, ganja juga boleh, BNN koordinasi dalam rangka kegiatan penelitian. Yang jelas boleh, asal penelitian resmi,” kata Buwas kepada Koran Sulindo, Selasa (11/4).

Saat ini heroin, morfin dan kokain memang telah digunakan untuk pengobatan dan penelitian. Namun, dalam Undang-undang diatur penggunaannya dibatasi secara medis.

“Ganja juga boleh kalau bisa, tapi kan harus penelitian dulu. Selama ini sudah ada yang buktikan secara medis belum?” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) ini mengatakan, BNN akan merilisnya bila sudah terbukti dari penelitian bahwa ganja bisa digunakan secara medis.

“BNN sebagai pelaksana undang-undang tidak boleh keluar dari undang-undang. Saat ini ganja bisa digunakan secara medis baru katanya. Dan di dunia juga baru katanya,” kata Buwas. [YMA]

Sumber : http://koransulindo.com/kepala-bnn-b...ntingan-medis/
Thread Sudah Digembok
Urutan Terlama
serahkan pada ahlinya, saya sebagai warga akan nurut bila bermanfaat bagi org banyak emoticon-Cool
“Ganja juga boleh kalau bisa, tapi kan harus penelitian dulu. Selama ini sudah ada yang buktikan secara medis belum?” ujarnya.


lah itu di amrik dan kanada opo pak?
medikal ganja udh lama pebelitiannya...emoticon-Amazed
legalin aja dah pak emoticon-Big Grin
asal jgn salah digunain ya
selama g disalahgunakan
Lah iya.. kalo utk penyakit kanker.. tolong lah
Gak tahan itu dengar jeritan kesakitan orang yg kita sayangi..

Mohon itu..coba carikan solusi nya
Gak kuat kalo beli obat penahan sakit
Diubah oleh kodok.nongkrng2
ya kalo emang buat medis termasuk darurat. harusnya emang dibolehkan, sama kasusnya seperti morfin dll tuh.

cuma sebagian yang suka demo minta legalin pinginnnya buat hahahihi doang.
apalagi udah mental orang indo, bakal cuma disalah gunakan.
Diubah oleh k4ktus
kemaren saya lihat berita ada orang buat obat kangker istrinya dari pohon ganja . tapi suaminya di tangkap terus selang seminggu KLO ngak salah istrinya meninggal CoZ obat yg terbuat dari pohon ganja udh ngak ada lagi
kelamaan kalo nunggu lipi. wong di amrik udah ada penelitiannya. kolab lah emoticon-Marah
ini utk respon masalah kemarin yaa?

pernyataannya Pak BuWas ini masi bersifat normatif..
boleh, tapi cm sebatas penelitian..
itupun penelitiannya terbatas cm bisa dilakuin sm Kemenkes, sm LIPI, yg sifatnya instansi dibawah pemerintah..

dan yg kita tau sendiri, masalah kemarin muncul krn dr instansi kesehatan, mrk banyak praktik ndak bersih soal resep obat, dan biaya dibelakangnya..
selaku pasien, mrk cm ngerti soal gimana caranya sembuh tanpa harus terikat dgn obat2an yg dr segi harga, ndak murah..
ketemulah jalannya, yaitu lewat ganja..
itupun yg diolah khusus utk keperluan medis yg sifatnya urgent..
sayangnya, jelas dr instansi terkait ndak bakal kasi referensi thd hal2 yg bs dibuat scr murah, terlebih sifatnya yg scr umum, bersifat ilegal..

kalaupun dikasi, mesti penelitian dulu, dll2..
makan waktu lama..
penelitiannya beres, orgnya uda keburu meninggal..

jadilah, Kohlberg case study..
dmn dilema ttg hukum sm moralitas, mesti bersinggungan..

emoticon-norose
Suruh panji yg ngomong biar nasbung dukung
di jepang aja ganja jadi bahan makanan dan penyedap kok, cuma emang yang ngolah harus punya sertifikat khusus....Dan bagian yang digunakan adalah biji, bukan daunnya yang sering jadi narkotik. Bijinya jg harus biji steril/mandul ga boleh sampe bertunas, kalo bertunas harus dimusnahkan
bukanya nasi padang juga pake ya?

ada yg bisa jelasin ini mitos apa ngga?

emoticon-Bingung

Sidah melunak

Spt nya sudah sedikit mau mendengar , bagus . Imho dari yg ane baca marijuana tiada menyembuh kan penyakit total . Spt contoh si A berpenyakit ibs atau apa lah mengkonsumsi marijuana trus sembuh total ? Tidak . Marijuana itu spt pain killer . Orang yg mempunyai penyakit tahunan atau dari kecil kadang bukan saja badan yg di gerogoti , mental health/ fikiran pun juga kena imbas nya . Makanya orang yg punya chronic pain PASTI mrk pun punya penyakit kejiwaan . Marijuana bisa membuat orang relax , tdr & mkn dgn baik . Selama orang bisa tdr , makan & relax untuk orang yg sakit2 itu sudah cukup bagus .

Marijuana bukan lah jawaban semua masalah kesehatan . Marijuana bukan sim salabim magic pil yg semua probem bisa poof hilang TAPI marijuana sbg pain killer alternatif untuk yg tdk mau mengkomsumsi man made pills dgn segala side effect yg sangat tidak mengenakan.

Kesehatan 💯 setuju buat recretional 👎🏻.
Diubah oleh zonda3
Quote:


Ngeri cuii. Rokok aja bocah SMP SMA udah parah bangrt konsumsinya, malah bocah SD jg. Lah gimane ceritanya kl ganja legal. Bovah sekolah indonesia nge-fly semmua. 😁😂
biarpun setuju, tapi itu bukan kapasitas kepala BNN untuk menentukan. Harusnya dibuat regulasinya, bukan karena kata kepala BNN. Kata kepala BNN bukan dasar hukum.
nah itu narkoba itu emang awalnya buat medis kok
emang semejak dulu ganja boleh untuk medis emoticon-Big Grin


Quote:

Legalin biar gak ada yang demo and rusuh yak emoticon-Big Grin
Rekreasi juga kebutuhan medis.
Orang gak bisa rekreasi jadi stres, lama kelamaan stres jadi penyakitan.
×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di