alexa-tracking

Kondisi Balita Kinara Setelah Lima Keluarganya Dibantai Andi Lala

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58edf425c1d77083748b4586/kondisi-balita-kinara-setelah-lima-keluarganya-dibantai-andi-lala
Kondisi Balita Kinara Setelah Lima Keluarganya Dibantai Andi Lala
Kondisi Balita Kinara Setelah Lima Keluarganya Dibantai Andi Lala


TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Jl Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kcamatan Medan Deli sudah ditangkap, Rabu (12/4/2017) pagi.

Di saat bersamaan di tempat berbeda, Kinara (4), satu-satunya korban selamat dari peristiwa pembunuhan satu keluarga di Mabar, Medan Deli, akan menjalani operasi akibat luka di kepalanya.

Kinara sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan pada Selasa (11/4/2017) dan harus dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan.

Kepala Subbagian Humas RSUP H Adam Malik, Masahadat Ginting melalui Ocha Dorothy yang dikonfirmasi mengatakan, pasien korban kasus pembunuhan satu keluarga di Mabar menjalani perawatan sejak masuk kemarin sore.

"Tapi mohon maaf, karena alasan keamanan, saat ini pasien belum dapat diliput. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian," katan Ocha, Rabu (12/4/2017).

Ocha mengatakan, pemindahan ke RSUP H Adam Malik Medan harus dilakukan kerena pasien memerlukan tindakan medis yang lebih intensif.

"Saat ini pasien sedang menjalani operasi di bagian kepalanya sejak pukul 08.00 WIB tadi," katanya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Ginting membenarkan Kinara dirujuk ke RS H Adam Malik.

"Hari ini dioperasi kepalanya. Kenapa di RSUP H Adam Malik? Karena Rumkit Bhayangkara tidak memiliki ruang ICU untuk anak. Mohon doanya ya," kata Rina.

Dia tidak menjabarkan secara detail kondisi kepala korban sampai harus dioperasi.

"Kata dokter, diduga ada cairan di kepalanya," tambahnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, Kinara adalah korban selamat dalam pembunuhan satu keluarga yang dilakukan terduga Andi Lala (34), warga Jalan Pembangunan II, Desa Skip, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Pembunuhan tersebut mengakibatkan kedua orangtua Kinara, dua kakak dan neneknya tewas. Pembunuhan terjadi pada Minggu (9/4/2017) di rumah korban.

Kinara lolos dari maut meski sempat kritis dan menderita luka-luka di sekujur tubuhnya.

Dijenguk Wakil Gubernur

Wajah Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung menahan sedih saat menjenguk Kinara di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Bocah empat tahun itu korban selamat setelah ayah, ibu, dua kakak dan neneknya dibunuh secara keji di rumah mereka di Kelurahan Mabar, Medan Deli, Minggu (9/4/2017).

Nurhajizah tampak berulang kali mengelus kening dan rambut Kinara yang masih terbaring lemas di ranjang pasien, Selasa (11/4/2017).

Kesedihan Nurhajizah tampak jelas sehingga tak mampu banyak berkata-kata. Ia terlihat terpaku beberapa saat memandangi wajah polos Kinara.

"Sabar ya nak," ucap Nurhajizah sambil menyentuh lengan Kinara.

Nurhajizah tak lama berada di ruangan tempat Kinara dirawat. Setelah berbincang dengan pihak keluarga dan rumah sakit Nurhajizah langsung beranjak keluar ruangan.

Ia prihatin atas apa yang dialami Kinara. Nurhalizah meminta publik mendoakan kesembuhan bocah perempuan berumur empat tahun itu.

"Sebagaimana penjelasan kepala rumah sakit, kondisi Kinara jam per jam semakin stabil. Mari kita doakan bersama-sama Kinara cepat sembuh, panjang umurnya dan bisa melanjutkan kehidupannya dengan baik," ujar Nurhajizah.

Pemprov Sumut akan membicarakan bantuan kebutuhan hidup Kinara dengan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Ia berharap, Kinara mendapat bantuan dan dukungan dari pihak lainnya.

Nurhajizah juga mengungkapkan akan membahas hak asuh Kinara yang kini hidup sebatang kara.

"Untuk sementara ini, biaya Pemkot Medan yang menanggung, sedangkan untuk hak asuh akan dibicarakan dengan keluarga terdekat, siapa yang paling berhak," ia menambahkan.

Nurhajizah meminta aparat penegak hukum bertindak cepat menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga ini.
Ia khawatir hal serupa akan terulang bila kasus ini tak kunjung diselesaikan. Aparat penegak hukum juga diminta tidak ragu memberikan hukum seberat-beratnya terhadap pelaku.

"Saya mohon kepada Bapak Kapolda dan jajarannya segera mengungkap kejahatan ini agar ini tiak terjadi lagi, karena orang kalap mudah melakukan kejahatan lagi," harap Nurhajizah.

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...ntai-andi-lala

---

Baca Juga :

- Selain Dendam, Ini Motif Andi Lala Bunuh Keluarga Riyanto

- Andi Lala Libatkan Keponakannya Membantai Keluarga Riyanto

- Dua Kaki Tangan Andi Lala Pembunuh Keluarga Riyanto Ditangkap, Ini Wajahnya