alexa-tracking

Gerakan ‘Macan Manis’ Purbalingga Cetak Rekor Muri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58edb362ded7703f0c8b4574/gerakan-macan-manis-purbalingga-cetak-rekor-muri
Gerakan ‘Macan Manis’ Purbalingga Cetak Rekor Muri
Gerakan ‘Macan Manis’ Purbalingga Cetak Rekor Muri
Purbalingga, GATRANews – Gerakan Mama Cantik Menanam Cengis atau ‘Macan Manis’ yang diinisisasi Pemerintah Kabupaten Purbalingga berhasil mencetaki rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Kategori peserta penanam cabai terbanyak. Rekor ini sekaligus mematahkan rekor yang dicetak oleh Pemkab Balikpapan, Kalimantan Timur dalam hal jumlah penanam cabai. 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purbalingga, Erna Widyawati mengatakan cengis merupakan sebutan lokal dari cabai rawit. Penanaman cabai rawit itu, kata Erna, untuk merespon fluktuasi harga cabai yang tak bisa diprediksi. Di Purbalingga, cabai rawit merah sempat menyentuh harga Rp140 ribu per kilogram. Gerakan tanam cabai rawit itu, Kata Erna, dilaksanakan di 18 kecamatan di Purbalingga dan diikuti oleh organisasi wanita, darma wanita, anggota Korpri wanita, karyawati perusahaan dan anggota kelompok wanita tani.  “Gerakan Macan Manis ini diikuti oleh 5.530 ibu rumah tangga dari target awal 5.500 orang. Setiap ibu rumah tangga menanam 4 batang sehingga seluruhnya berjumlah 22 ribu batang tanaman cengis yang ditanam serempak,” jelasnya, Selasa (11/4). Manajer MURI Sri Widiyati mengatakan, penghargaan MURI atas penanaman cabai terbanyak dicatat di Purbalingga dengan jumlah bibit cabai sebanyak 22 ribu polybag. Bibit ini dibagikan kepada 5.530 ibu rumah tangga. Rekor ini merupakan rekor ke-13 yang diperoleh semasa pemerintahan Bupati Tasdi dan wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi dan dicatat di agenda rekor MURI Nomor 7.882. “Pencapaian gerakan penanaman  cabai ini memecahkan rekor MURI yang diperoleh Pemkot Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada 10 Pebruari 2017 lalu. Pemkot Balikpapan melalui gerakan sejuta benih cabai membuat rekor MURI dengan membagikan 5.120 bibit. Dengan gerakan Macan Manis di Purbalingga, maka rekor menanam cabai di kota Balikpapan berhasil dipecahkan oleh Pemkab Purbalingga,” kata Sri Widiyati. Sementara, Bupati H Tasdi SH MM mengatakan gerakan penanaman cengis bukan merupakan seremoni belaka, dan bukan pula sekedar pamer. Gerakan ini juga mengandung aspek ekonomis serta menghidupkan kembali warung hidup di lingkup rumah tangga. “Melalui gerakan ini, kami mengajak masyarakat untuk tidak konsumtif, tetapi merupakan upaya pemberdayaan masyarakat agar ikut menanam cengis dan memanfaatkan Lingkungan rumahnya. Dari sisi ekonomi, cabe rawit itu tentunya memiliki nilai ekonomis, apalagi saat ini harganya masih tinggi,” kata Tasdi. Tasdi menegaskan, gerakan menanam cengis ini sebagai salah satu perwujudan agenda presiden Jokowi dalam Nawacita, khususnya poin ke enam. Dalam nawacita itu, presiden mengajak masyarakat Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan memiliki daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama-sama bangsa asia lainnya. “Presiden Soekarno juga pernah mengatakan, masalah pangan adalah masalah bangsa, maka semua masyarakat harus ikut ambil bagian dalam memecahkan persoalan ini,” tandasnya. Tasdi menambahkan, cabai merupakan komoditas yang bisa mempengaruhi perekonomian. Fluktuasi harga cabai bisa berdampak langsung terhadap naik turunnya inflasi. Harga cabai yang melonjak terjadi hampir setiap tahun. Dan komoditas ini menjadi salah satu perhatian pemerintah baik di pusat dan daerah.

Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/jawa/...tak-rekor-muri

---