alexa-tracking

Cari Sinyal Ketemu Buaya Besar Ini, Haap! Ngeri Banget!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ed94371cbfaa6e6f8b4574/cari-sinyal-ketemu-buaya-besar-ini-haap-ngeri-banget
Cari Sinyal Ketemu Buaya Besar Ini, Haap! Ngeri Banget!
Cari Sinyal Ketemu Buaya Besar Ini, Haap! Ngeri Banget!
Warga desa Pandan Lagan Nyaris berhasil menangkap buaya yang selama ini sangat meresahkan. Foto: JONI/Jambi Ekspres/JPNN.com





jpnn.com, JAMBI - Rohan (25), warga Desa Pandan Lagan, Kecamatan Geragai, Jambi, nyaris disambar buaya.

Hal ini terjadi saat dia sedang mencari sinyal handphone di pinggiran Sungai Lagan, selepas Magrib.

Saat itu, Rohan terus berjalan menyusuri tepi sungai sambil mencari-cari sinyal handphone.

Rencananya ingin menelepon temannya. Tiba-tiba saja pandangannya mengarah ke bawah.

Saat itu lah dia melihat buaya yang berusaha menyambar kakinya.

Sontak saja dia langsung meloncat, dan berlari menjauh. “Tahu-tahu dia (buaya, red) nyambar. Untung saya langsung lari,” kata Rohan.

Dia pun langsung memberi tahu warga kejadian ini. Ramai-ramai, berbekal tali, mereka pun mendatangi tempat itu lagi.

Ternyata buaya itu masih ada. Cukup sulit mereka menangkap hewan buas sepanjang 4 meter tersebut.


Setelah tiga jam berusaha, sekira pukul 21.30, akhirnya buaya itu bisa ditaklukkan.

“Jenis kelaminnya jantan. Buaya ini memang sering keliaran hingga ke depan rumah warga,” kata dia.

Sementara itu, Kades Pandan Lagan, Winarno mengatakan, buaya jenis katak ini memang sudah menjadi ancaman warga.

Bahkan beberapa hari ini memang sempat menampakkan diri tepat di depan rumah warga.

“Alhamdulillah buaya yang warga khawatirkan sudah tertangkap,” kata dia.

Meski demikian, menurutnya masih ada lagi buaya berkeliaran, yang besarnya dua kali lipat dari yang mereka tangkap.

Rencananya, buaya ini akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Yang terpenting menurutnya, ancaman yang meresahkan warga setidaknya sudah berkurang.

Dengan masih adanya buaya yang belum tertangkap, pihaknya mengharapkan kepada warga, khususnya warga Desa Pandan Lagan untuk waspada dan mengurangi aktivitas di bibir sungai.

“Sudah kita sampaikan agar warga lebih berhati-hati,” kata dia. (ano/rib)


http://m.jpnn.com/news/cari-sinyal-k...-banget?page=3
image-url-apps
mesti lbh waspada
bisa jadi kalo ada orang cari buaya dapatnya signal tuh
KASKUS Ads



Buaya darat berkeliaran sampai ke depan rumah penduduk emoticon-Matabelo
Gak kebayang klo itu kejadian yg ngalamin gw
baru ngbayangin aja udahemoticon-Takut
kok serem ya berkeliaran gitu emoticon-Takut (S)
kalo ditempat ane paling gede jenis kadal2an gitu cuman biyawak yang suka ada dikali emoticon-Takut
Untung dia lihat kebawah, ternyata buaya 4 meter pula emoticon-Takut
image-url-apps
Mudah-mudahan tuh buaya kagak di eksekusi dan BKSDA bekerja sesuai dengan prosedur, jangan dijual.
image-url-apps
Wyih.. ngeri...
image-url-apps
syerem banged klo di sungai masih banyak buayanya gitu
image-url-apps
Bahaya lagi buaya darat..buaya buntung

Jantan kok nyambar lelaki..
bantu TS kasi mulustrasi buaya emoticon-Embarrassment

Spoiler for buaya:
image-url-apps
buaya emang bahaya, apalagi buaya darat
ga cuma nyawa aja yang terancam, tapi harta juga habis
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
bagus deh warga tidak membunuh buayanya emoticon-Cendol Gan
cari sinyal dapet bonus buaya emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


nah ini betul.
tapi yg pernah liat di NatGeo, para penyelamat satwa yg kebanyakan bule, pernah minta tolong BKSDA setempat untuk menyelamatkan satwa dilindungi (orang utan) yg dipelihara oleh warga.. eh... malah petugas BKSDA-nya yg kepret..
akhirnya ditinggal ama tuh bule2.
image-url-apps
Quote:

Udah ga heran gan kelakuan BKSDA mah emoticon-Ngakak (S)
Miris sekali.
image-url-apps
Quote:


Yang bikin ngelus dada, ini program disiarin NatGeo lho.
berarti seluruh dunia makin tahu busuknya oknum petugas di Indonesia.
pesen: mesti berhati2 kalau mencari sinyal di pinggir sungai emoticon-Traveller