alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Hakim Tegur Jaksa Gara-gara Surat Tuntutan Ahok Belum Selesai Diketik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ed64a9d89b09d2798b4576/hakim-tegur-jaksa-gara-gara-surat-tuntutan-ahok-belum-selesai-diketik

Hakim Tegur Jaksa Gara-gara Surat Tuntutan Ahok Belum Selesai Diketik

Hakim Tegur Jaksa Gara-gara Surat Tuntutan Ahok Belum Selesai Diketik


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Ali Mukartono menyatakan pihaknya kehabisan waktu untuk menyelesaikan pengetikan surat tuntutan bagi terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Jaksa pun meminta pembacaan tuntutan dilakukan pada sidang berikutnya.

"Ternyata waktu satu minggu tak cukup (untuk) menyusun surat tuntutan. Maka itu, kami memohon waktu. Untuk pembacaan surat tuntutan, tak bisa kami bacakan hari ini," ujar Ali di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (11/4).

Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto tak bisa menyembunyikan keheranannya. Dia mempertanyakan waktu yang tidak cukup untuk menyusun surat tuntutan. Padahal, tim jaksa beranggotakan lebih dari lima orang.

"Saudara penuntut umum belum selesai ngetiknya? Orang (jaksa) segini banyak masa ngetik tak bisa dibagi-bagi?" tegur Dwiarso kepada tim jaksa.

Ali yang berperan sebagai ketua tim jaksa menjawab, tuntutan belum selesai diketik bukan karena kesengajaan. Namun ada pemahamanan yang tengah dibahas di antara para jaksa penuntut umum. "Kami banyak pemahaman komprehensif, sampai tadi malam belum selesai," katanya.

Setelah jaksa memaparkan alasan belum selesainya pengetikan surat tuntutan, hakim mengajak para pihak terkait merundingkan jadwal pembacaan tuntutan terhadap Ahok yang calon gubernur petahana DKI Jakarta.

Akhirnya, majelis hakim memutuskan sidang pembacaan tuntutan digelar pada Kamis (20/4) mendatang atau sehari setelah pemungutan suara putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
"Sidang hari ini ditunda dan dilanjutkan pada Kamis tanggal 20 April dengan perintah terdakwa untuk tetap hadir," ucap Dwiarso yang ditutup ketukan palu.

Sidang kasus penistaan agama yang terdakwanya Basuki Tjahaja Purnama, Selasa siang kembali digelar di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian di Jakarta Selatan. Sidang kemarin menjadwalkan pembacaan tuntutan.

Pekan lalu, Polda Metro Jaya mengusulkan agar sidang Ahok ditunda hingga sesuai pilkada DKI putaran dua atau setelah 19 April 2017. Usulan itu dikirim melalui surat ke PN Jakarta Utara. Namun PN Jakarta Utara menyatakan tetap menggelar sidang tersebut sesuai jadwal yakni Selasa (11/4).

Ahok yang saat ini berstatus Gubernur nonaktif merasa dirugikan atas penundaan sidang pembacaan tuntutan. Trimoelja D Soerjadi, koordinator tim penasihat hukum Ahok menyatakan, Ahok spontan mengungkapkan kekecewaannya.

"Tadi waktu sidang diskors terdakwa langsung menyampaikan ke kami bahwa 'saya ini dirugikan'," kata Trimoelja.

Trimoelja menambahkan, wajar jika Ahok merasa kecewa atas penundaan sidang pembacaan tuntutan. Pasalnya, menurut jadwal kalender persidangan yang telah disepekati bersama setelah pembacaan tuntutan hari ini, maka sidang pekan depan akan bergendakan pembacaan pledoi atau pembelaan yang dilakukan Ahok dan tim pengacara.

Jika sidang pembacaan tuntutan tidak ditunda, maka sidang pada Selasa (18/4) mendatang adalah sidang pembacaan pleidoi atau pembelaan. Ahok menilai pembelaan dirinya bisa menjadi medium untuk menjelaskan kepada publik apa yang sebenarnya terjadi sehingga dirinya dijadikan terdakwa kasus penistaan agama.

"Publik akan diberi tahu bagaimana duduk persoalannya sehingga pada tanggal 19 April atau pilkada putaran kedua publik sudah mendapatkan informasi yang imbang," kata Trimoelja.

Anggota tim penasihat hukum Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan keputusan hakim menunda sidang karena jaksa belum menyelesaikan tuntutan, cukup bisa dipahami. "Argumennya jaksa bagus, kami bisa memahami. Sekali lagi sebenarnya kami dengan Bapak Basuki ingin hari ini ada tuntutan," kata Wayan.

Menurut Wayan, pihaknya sudah sangat siap untuk mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum. Wayan mengatakan pihaknya telah mengorbankan sejumlah saksi tidak jadi dihadirkan di persidangan ke persidangan karena hari ini sudah dijadwalkan sebagai sidang tuntutan.

Salah satu pelapor Ahok, Pedri Kasman menilai, ada tekanan politik sehingga sidang pembacaan tuntutan Ahok ditunda.

"Kami sangat menyesalkan. Kenapa? Karena ini menciderai rasa keadilan publik sehingga menurut saya sangat wajar kalau kemudian setelah ini akan muncul anggapan dari masyarakat bahwa kasus ini diintervensi atau dipengaruhi faktor-faktor di luar hukum," kata Pedri kepada wartawan di Auditorium Kementan.

Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini mkepada majelis hakim agar betul-betul memperhatikan aspirasi dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan keadilan.
"Sekali lagi kami sangat tidak sepakat dengan ini dan sangat kecewa dengan tindakan jaksa penuntut umum, maupun majelis hakim yang akhirnya menegosiasikan jadwal sidang menjadi tanggal 20 April, satu hari setelah tanggal Pilkada DKI. Ini jelas mengindikasikan bahwa sidang ini diduga sengaja ditunda setelah Pilkada. Saya kira ada faktor penting atau faktor politik di balik semua ini," kata Pedri. (tribunnews/eri k sinaga/wahyu aji/warta kota/gopis)

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...elesai-diketik

---

Baca Juga :

- Fahri Hamzah Sebut Penundaan Sidang Ahok Sebagai Sandiwara

- Sempat Tegur Jaksa Belum Rampungkan Tuntutan, Hakim Tak Ingin Anak Emaskan Kasus Ahok

- Pembacaan Tuntutan Ahok Ditunda, Fahri Hamzah: Ini Omong Kosong

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di