alexa-tracking

Dicegah KPK, Setya Novanto: Saya Taat Hukum

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ed633cd675d4ed1d8b457a/dicegah-kpk-setya-novanto-saya-taat-hukum
Dicegah KPK, Setya Novanto: Saya Taat Hukum
Dicegah KPK, Setya Novanto: Saya Taat Hukum


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Setya Novanto memastikan dirinya akan bersikap kooperatif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca dicegah. Sebagai seorang pejabat negara yang tunduk dan patuh terhadap hukum, ia menyatakan siap kembali dipanggil sebagai saksi di persidangan e-KTP

"Saya akan kooperatif dengan aparat. Saya adalah orang yang taat hukum, pastinya saya akan hadir seandainya kesaksian saya diperlukan kembali. Tentunya, sejauh hal yang saya ketahui," kata Novanto kemarin.

Usai memberikan penjelasan, dari pantauan tribunnews.com, Setya Novanto tidak menghadiri rapat paripurna kemarin. Padahal, Novanto mendatangi Gedung DPR pada pukul 11.50 WIB.

Rapat Paripurna DPR dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto didampingi Taufik Kurniawan dan Fahri Hamzah.

Rapat beragendakan hasil fit and proper test Anggota BPK oleh Komisi XI DPR dan pembahasan RUU Sistem Perbukuan. "Ya mungkin ada kegiatan lain. Enggak ada masalah. Yang penting tiga pimpinan membuka. Sudah sah," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan

Dalam rapat parpipurna kemarin, sebanyak 324 dari 559 anggota DPR hadir dalam rapat tersebut. Novanto menyambangi Gedung DPR RI, mengenakan jas hitam hadir di Gedung Nusantara III sekitar pukul 10.50 WIB. Namun, tak menghadiri paripurna. Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali meyakini status cekal kepada Ketua DPR Setya Novanto tidak mengganggu kinerja DPR.

Menurut Amali, keputusan atau kebijakan yang diambil pimpinan DPR adalah kolektif kolegial.

"DPR kan ada empat pimpinan yang lain jadi DPR itu kolektif kolegial sehingga tidak bergantung pada satu orang tetapi tetap berkoordinasi satu sama lain," ujar Amali.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu berharap bahwa pencekalan yang dilakukan oleh pihak imigrasi atas permintaan KPK tidak ada hal lain, atau murni terkait pemeriksaan kasus dugaan korupsi e-KTP.

"Kemudian selanjutnya tentu kita berharap pencekalan itu hanya dalam rangka untuk proses selanjutnya supaya memudahkan penyidik. Kami berharap begitu. Karena ada jg kan yg selesai cekalnya karena mereka terbukti tidak bersalah," ucap Amali.

Saksi Kunci

Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyebut pencegahan terhadap Setya Novanto karena menjadi saksi penting untuk tersangka Andi Narogong. Agus tidak mau menanggapi pertanyaan apakah pencegahan dilakukan karena penyidik khawatir akan dijadikan sebagai tersangka, sebagaimana saksi kasus korupsi lainnya di KPK yang dicegah.

"Dia kan saksi penting untuk Andi Narogong," ujar Agus Rahardjo kepada wartawan di Kantor Kementeiran Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) kemarin.

Dirjen Imigrasi resmi mengeluarkan instruksi pencegahan ke luar negeri bagi Setya Novanto selama 6 bulan kedepan atas permintaan KPK, Senin (10/4) malam.

Direktur Jendral Imigasi Ronny F. Sompie membenarkan, sejak Senin malam telah menerima surat permintaan pencegahan untuk tidak bepergian ke luar negeri dari KPK untuk Setya Novanto.

Proyek e-KTP yang dianggarkan sebesar sekitar Rp 5,9 triliun itu, ditangani oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak sekitar tahun 2011 lalu. Dalam menangani poryek, Kemendagri yang saat itu dipimpin ole Gamawan Fauzi berkoordinasi dengan Komisi II DPR RI.

KPK akhirnya mengendus anggaran triliunan rupiah itu menjadi bancakan sejumlah pihak, dan sejumlah orang ditetapkan sebagai pelaku korupsi.

Peran Setya Novanto sendiri salah satunya terungkap dari dakwaan dua orang mantan pejabat Kemendagri yang kini menjadi pesakitan, yakni Irman dan Sugiharto. Dalam dakwaan tersebut Setnov disebut ikut mengatur pembagian jatah hasil korupsi, namun dalam dakwaan itu tidak disebutkan ada aliran dana yang diterima Setya Novanto. (tribunnewsferdinand/fajar/rekso)

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...aya-taat-hukum

---

Baca Juga :

- Film Biopik RA Kartini Membuat Bunga Jelitha Menteskan Air Mata

- Mengidolakan Dian Sastro, Bunga Jelitha Nangis Nonton Film 'Kartini'

- Dian Sastrowardoyo Sempat Dianggap 'Ketuaan' Berperan Jadi Kartini

×