alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58e614eb162ec284568b4568/dari-sejumlah-indikator-ini-quottax-amnestyquot-dinilai-gagal
Dari Sejumlah Indikator Ini, "Tax Amnesty" Dinilai Gagal
JAKARTA, KOMPAS.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai program pengampunan pajak atau tax amnesty kurang berhasil. Ada 4 indikator yang digunakan Indef.

Indikator tersebut yakni tingkat likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar rupiah, penurunan suku bunga, dan peningkatan investasi. Keempat indikator itu tertera dalan Pasal 2 ayat 2 UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

"Jadi berhasil atau enggak, menurut saya belum berhasil. Belum optimal lah bahasa halusnya," ujar Peneliti Indef Mohammad Reza Hafiz di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Kesimpulan itu ia dapatkan Setelah menelaah berbagai data. Dana repatriasi tidak signifikan mendongkrak empat indikator tujuan tax amnesty yang ada di dalam UU Pengampunan Pajak.

Bahkan tutur Reza, adanya geliat likuiditas domestik, nilai tukar rupiah, penurunan suku bunga, dan peningkatan investasi lebih disebabkan kondisi di luar program tax amnesty.

Peneliti Indef lainnya, Ahmad Heri Firdaus juga menunjukan sejumlah indikator lain untuk menilai pelaksanaan program tax amnesty.

Acuannya yakni angka-angka yang kerap disampikan pemerintah sebagai target. Pertama dana repatriasi.

Dari Rp 1.000 triliun target dana repatriasi, hanya Rp 147 triliun yang terealisasi. Selain itu, total harta deklarasi luar negeri hanya Rp 1.179 triliun, jauh dari potensi yang disampaikan pemerintah mencapai Rp 11.000 triliun.

Ahmad justru mempertanyakan kerja Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) yang tidak bisa menjamah ribuan triliun harta di dalam negeri.

Sebab jumlah harta di dalam negeri yang dideklarasikan mencapai Rp 3.687 triliun. Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati mengatakan, indikator yang digunakan Indef tidak asal namun langsung mengacu kepada UU Pengampunan Pajak.

"Ini semua bukan ramalam namun berdasarkan data yang benar-benar memang terjadi. Ini data resmi yang di-publish oleh pemerintah setelah kita sandingkan antara tujuan dan hasilnya seperti yang kita lihat," ucap Enny.

(Baca: Target "Tax Amnesty" Tak Tercapai, Ditjen Pajak Siap Beri Penjelasan)

sumber:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/04/06/163000626/dari.sejumlah.indikator.ini.tax.amnesty.dinilai.gagal.

ayo ibu Sri..
yang diluar negeri..
silakan dikejar..
biar pada kelojotan semua...
emoticon-Leh Uga

Quote:Original Posted By Hencks168
JAKARTA, KOMPAS.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai program pengampunan pajak atau tax amnesty kurang berhasil. Ada 4 indikator yang digunakan Indef.

Indikator tersebut yakni tingkat likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar rupiah, penurunan suku bunga, dan peningkatan investasi. Keempat indikator itu tertera dalan Pasal 2 ayat 2 UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

"Jadi berhasil atau enggak, menurut saya belum berhasil. Belum optimal lah bahasa halusnya," ujar Peneliti Indef Mohammad Reza Hafiz di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Kesimpulan itu ia dapatkan Setelah menelaah berbagai data. Dana repatriasi tidak signifikan mendongkrak empat indikator tujuan tax amnesty yang ada di dalam UU Pengampunan Pajak.

Bahkan tutur Reza, adanya geliat likuiditas domestik, nilai tukar rupiah, penurunan suku bunga, dan peningkatan investasi lebih disebabkan kondisi di luar program tax amnesty.

Peneliti Indef lainnya, Ahmad Heri Firdaus juga menunjukan sejumlah indikator lain untuk menilai pelaksanaan program tax amnesty.

Acuannya yakni angka-angka yang kerap disampikan pemerintah sebagai target. Pertama dana repatriasi.

Dari Rp 1.000 triliun target dana repatriasi, hanya Rp 147 triliun yang terealisasi. Selain itu, total harta deklarasi luar negeri hanya Rp 1.179 triliun, jauh dari potensi yang disampaikan pemerintah mencapai Rp 11.000 triliun.

Ahmad justru mempertanyakan kerja Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) yang tidak bisa menjamah ribuan triliun harta di dalam negeri.

Sebab jumlah harta di dalam negeri yang dideklarasikan mencapai Rp 3.687 triliun. Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati mengatakan, indikator yang digunakan Indef tidak asal namun langsung mengacu kepada UU Pengampunan Pajak.

"Ini semua bukan ramalam namun berdasarkan data yang benar-benar memang terjadi. Ini data resmi yang di-publish oleh pemerintah setelah kita sandingkan antara tujuan dan hasilnya seperti yang kita lihat," ucap Enny.

(Baca: Target "Tax Amnesty" Tak Tercapai, Ditjen Pajak Siap Beri Penjelasan)

sumber:
http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...dinilai.gagal.

ayo ibu Sri..
yang diluar negeri..
silakan dikejar..
biar pada kelojotan semua...
emoticon-Leh Uga



silahkan kejar aja, bentar lagi juga negara indonesia kolaps,
DiCATAT!!!
September banjir uang emoticon-Mad
ini pasti salah jokowi emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
tinggal di proses saja bu sri, Tegakkan hukum, kayak bu Susi....

Ntar para pengasusaha hitam itu pasti kejed2 sendiri
Yaudah yg ga ikut segera disikat aja
Quote:Original Posted By conaga


silahkan kejar aja, bentar lagi juga negara indonesia kolaps,


pesimis banget bray?
emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By mr.kanjut
DiCATAT!!!
September banjir uang emoticon-Mad


emoticon-Ngakak
satu lagi banyolan dari don kowi...
dari meroket, ampe banjir..
emoticon-Ngakak
masih mending ngumpulin 147 T,
lah sebelum-sebelumnya apa yang udah dikumpulin? sekedar album mewek dari KEBOYONO
ternyata espektasinya 11.000 T emoticon-Matabelo

Quote:Original Posted By gembalatitid13
masih mending ngumpulin 147 T,
lah sebelum-sebelumnya apa yang udah dikumpulin? sekedar album mewek dari KEBOYONO


nastak detected..
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By buceros
ternyata espektasinya 11.000 T emoticon-Matabelo



dari awal jg uda terlalu ambisius targetnya..
cm ya memang don kowi butuh dana besar bangun infrastruktur buat modal kampanye 2019 nanti..
makanya si brojol ngajuin TA buat nambal APBN yang kgk capai target...
Quote:Original Posted By nana94
tinggal di proses saja bu sri, Tegakkan hukum, kayak bu Susi....

Ntar para pengasusaha hitam itu pasti kejed2 sendiri


emoticon-2 Jempol
harusnya si dikejar..
bukannya di awal TA katanya uda ada datanya...
emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By Hencks168


emoticon-2 Jempol
harusnya si dikejar..
bukannya di awal TA katanya uda ada datanya...
emoticon-Leh Uga


Itukan katanya, jangan lupa kalo dia sudah pake baju kitak2. Mana berani aparat nangkep

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Ya, mendinglah ada program ini, lumayan ada hasil dan pembelajaran buat warga negara utk jadi wajib pajak yg baik. Asal nanti digunakan semestiny ya. Ayo kejar wajib pajak biar bayar kewajibannya.
Quote:Original Posted By Hencks168


pesimis banget bray?
emoticon-Leh Uga


koq pesimis brey, optimis brey. kalau pesemis itu pasrah
tax amnesty kan gak ada penegakannya, fasilitas yang ditawarkan
dibilang gak berhasil menjangkau.. yaa mungkin marketing programnya kurang jago

tinggal menunggu janji penegakan hukumnya mamih menteri emoticon-Wowcantik

kalau ternyata pepesan kosong, bye bye buat pajak, bukan cuma ga percaya utk patuh, tapi ga takut lagi.
Quote:Original Posted By Hencks168


emoticon-2 Jempol
harusnya si dikejar..
bukannya di awal TA katanya uda ada datanya...
emoticon-Leh Uga


Setuju dikejar saja
Quote:Original Posted By snowbellx
tax amnesty kan gak ada penegakannya, fasilitas yang ditawarkan
dibilang gak berhasil menjangkau.. yaa mungkin marketing programnya kurang jago

tinggal menunggu janji penegakan hukumnya mamih menteri emoticon-Wowcantik

kalau ternyata pepesan kosong, bye bye buat pajak, bukan cuma ga percaya utk patuh, tapi ga takut lagi.


emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By conaga


koq pesimis brey, optimis brey. kalau pesemis itu pasrah


emoticon-Ngakak
maksud g pernyataan brother yang bilang kalo ekonomi indonesia bakal kolaps...
Sementara ini g liat uda on the right track..
kalo kgk ada pemotongan anggaran oleh ibu srimulat..
uda melebar tuh defisit APBN 2016 kemarin..
tertolong oleh TA makanya pemerintah ada ruang fiskal buat nutupinnya
×