alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cd239112e257cc4f8b4569/merasa-salah-tangkap-ibu-melapor-penangkapan-anaknya-ke-polri
Merasa Salah Tangkap, Ibu Melapor Penangkapan Anaknya ke Polri
Merasa Salah Tangkap, Ibu Melapor Penangkapan Anaknya ke Polri

Sonah, ibu terdakwa pencurian yang sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Asep Sunandar melaporkan personel Polsek Taman Sari, Jakarta Barat dengan tuduhan penyiksaan terhadap anaknya. Menurut Sonah, Asep sempat dipukul hingga kakinya ditembak polisi karena diminta mengaku mencuri seperti dituduhkan polisi.

Laporan Sonah diterima Badan Reserse Kriminal Polri, pada Kamis, 16 Maret 2017. Dia juga melapor ke Divisi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polri. "Dia ditanya, 'berapa kali kamu melakukan ini?' Dia bingung mau jawab apa," kata Sonah di kantor LBH Jakarta, Sabtu, 18 Maret 2017.

Anaknya, kata Sonah, akhirnya mengakui apa yang dikatakan polisi. "Dia mengaku tapi tidak tahu persoalannya." Sejak ditangkap pada Agustus lalu, Asep ditahan di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta.

Menurut Sonah, anaknya ditangkap ketika sedang tidur bersama tiga kawannya di kontrakannya di Kebon Sayur, Jakarta Barat, Sabtu dinihari, 13 Agustus 2016. Sekelompok polisi tiba-tiba masuk ke kamar Asep dan mencari orang bernama Asep. Seseorang yang mengenal Asep lalu menunjuk ke arahnya. Polisi pun membawanya bersama tiga temannya.

Pengacara LBH Jakarta, Arif Maulana, mengatakan polisi telah salah tangkap. Dia mengatakan penyiksaan yang berujung salah tangkap jamak terjadi. "Sudah menjadi semacam kultur kepolisian, kebiasaan yang terus berulang. Karena mereka inginnya cepat (menyelesaikan kasus)."

Menurut Arif, penyiksaan ini adalah kekerasan dalam bentuk fisik ataupun psikis. Kekasaran fisik seperti setrum, pukul, dan tembak. Sedangkan kekerasan psikis yaitu memaki, bentak, atau kasusnya diperlambat. Arif mengatakan penyiksaan menjadi salah satu cara untuk membuat terduga mengakui perbuatannya.

Kepala Polsek Taman Sari Ajun Komisaris Besar Nasriadi mengatakan polisi tidak salah tangkap dalam kasus Asep. "Karena ada tiga pelaku yang kami tangkap dan perkaranya perampokan seorang penumpang bajaj," kata dia melalui aplikasi perpesanan.

Nasriadi mengatakan polisi tidak melakukan tindakan seperti yang dituduhkan. "Semua sesuai prosedur dan aturan. Pada saat penyidikan semua berita acara pemeriksaan (BAP) para tersangka saling terkait antara satu dengan lainnya." Dia mengatakan seorang tukang bajaj bersaksi bahwa Asep menodongkan parang ke arahnya.

Nasriadi menjelaskan dari hasil pemeriksaan, Asep sudah melakukan lima kali tindak pidana baik di Jakarta mau pun di tempat asalnya, Serang, Banten. Namun Nasriadi membenarkan kaki Asep ditembak. Alasannya, kata dia, Asep mencoba melarikan diri dan sudah dua kali mendapat tembakan peringatan tapi tidak dihiraukan. "Tersangka sudah dirawat dan sekarang sudah sembuh."

https://nasional.tempo.co/read/news/...aknya-ke-polri

DAN TERJADI LAGI....emoticon-Kaskus Radio
semoga klo benar cepat dibebaskan emoticon-Sorry

terlepas dr benar atau tidak dia pelakunya, praktek kayak gitu memang ada.
disatu sisi, kekerasan kayak gitu dibutuhkan krn mana ada pelaku kejahatan yg mau ngaku (kecuali tertangkap basah)

tapi disatu sisi, bahaya bagi korban salah tangkap, klo udah kena gitu, bakal "terpaksa ngaku" daripada dihajar pagi-siang-sore-malam.

serem cuy, temen ane yg polisi sering liatin foto dan video org yg lagi diinterogasi.
klo kejahatannya ngerugiin orang, kek nyopet, maling, dll bonyokkk brayy pas dintrogasi, pas masuk sel tu para napi udah ngantri juga ngambil jatah. huhu

tapi klo kejahatannya macam narkoba, yg ga ngerugiin org lain, ga disentuh2 ama polisi.
Semoga lekas terselesaikan
jd inget david kemal, dulu polisi jg bilang kalau sesuai prosedur, dan g ada kesalahan. stelah itu muncul pelaku sebenernya yaitu si rian dr jombang. pdhl udah disiksa, trs dipaksa ngaku di keluarga korban. setelah lepas pun mreka dipaksa g boleh nuntut apa2. emg kek bgini kelakuan polisi2
polisi gitu loh

coba kali2 nasbung yg doyan demo digituin pak pol
rela dah kalo yg itu mah
Laporin ajah bu kalo emang bener salah tangkap
Quote:Nasriadi mengatakan polisi tidak melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.
Emang ada yang percaya....???
Udah biasa kalo salah emoticon-Embarrassment
Takutnya kalo sengaja salah emoticon-Big Grin
Sekelompok polisi tiba-tiba masuk ke kamar Asep dan mencari orang bernama Asep. Seseorang yang mengenal Asep lalu menunjuk ke arahnya. Polisi pun membawanya bersama tiga temannya.

Alasannya, kata dia, Asep mencoba melarikan diri dan sudah dua kali mendapat tembakan peringatan tapi tidak dihiraukan.
____________________________

Cerita tembak menembak itu begitu ya..
Bukan "demi pengakuan"....?
kisah lama yg terulang kembali emoticon-Kaskus Radio
interogasi sambil di siksa udah sering terjadi, krn polisi malas..
salah tangkap krn namanya sama juga terjadi..
Ah tukang potong leher tentara aman-aman aja tuh. Ini berita exaggerated bingits deh emoticon-Cool