alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ccbe5a9e7404a81c8b4587/ijti-minta-facebook-amp-youtube-hentikan-konten-berbahaya
IJTI Minta Facebook & Youtube Hentikan Konten Berbahaya
IJTI Minta Facebook & Youtube Hentikan Konten Berbahaya

Metrotvnews.com, Jakarta: Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyayangkan platform Facebook yang membiarkan adanya konten live atau siaran langsung adegan bunuh diri yang dilakukan seorang pria. 


Dan yang memprihatinkan, hingga pagi ini, konten berisi pesan verbal dan adegan bunuh diri itu juga tayang dan bisa diakses di Youtube kendati sudah ada laporan keberatan.


'Tayangan live bunuh diri yang ditayangkan Facebook luar biasa mencederai nilai-nilai  kemanusiaan,' kata Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 18 Maret 2017.


Menurutnya, pesan dan tindakan bunuh diri adalah hal yang secara universal tidak diinginkan untuk disebarluaskan. Karena, selain mengerikan, juga bisa memicu tindak peniruan.


'Tak adanya upaya memblokir membuat rekaman pesan dan adegan bunuh diri itu semakin menyebar seperti virus. Ini berbahaya. Pengelola platform media sosial harus bertanggung jawab terhadap konten-konten 'gila' seperti ini,' ujar dia.


IJTI memandang peristiwa ini harus menjadi dasar pemerintah untuk membuat aturan yang jelas mengenai tanggung jawab penyedia platform media sosial seperti Facebook dan Youtube


'Pemerintah harus membuat regulasi yang mampu membuat penyelenggara platform media sosial lebih peduli terhadap konten berbahaya yang diunggah ke platform mereka. Perlu ada ancaman sanksi berat dan denda sehingga mereka tidak abai. Ini penting karena efek yang bisa ditimbulkan pesan di media sosial bisa sangat serius,' kata dia. 


IJTI juga meminta media mainstream tak ikut-ikutan menyebarkan berita itu. Media mainstream, lanjutnya, harus memiliki tanggung jawab sesuai dengan kode etik dan regulasi yang berlaku.


Pasal 4 Kode Etik Jurnalistik menyatakan wartawan tak menyiarkan berita yang sadis, yaitu berita yang mengarah pada perbuatan yang kejam dan tak mengenal belas kasihan dari seseorang termasuk kepada dirinya sendiri. Hal yang sama juga tertuang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Sumber : http://news.metrotvnews.com/peristiw...nten-berbahaya

---

Kumpulan Berita Terkait :

- IJTI Minta Facebook & Youtube Hentikan Konten Berbahaya Kemal: Selama Ini Saya Tidak Pernah Didengar

- IJTI Minta Facebook & Youtube Hentikan Konten Berbahaya Adopsi Fitur Snapchat ke Semua Aplikasinya, Ini Kata Facebook

- IJTI Minta Facebook & Youtube Hentikan Konten Berbahaya Surat Terbuka ASN Pemkot Tangsel untuk Presiden