alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cc983d32e2e62c788b4569/rubby-peggy-hanya-diperbolehkan-bercelana-pendek-untuk-shalat-acta-lapor-ke-komnas-h
Rubby Peggy Hanya Diperbolehkan Bercelana Pendek untuk Shalat, ACTA Lapor ke Komnas H
Pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) prihatin terhadap kondisi Rubby Peggy, warga yang diduga sebagai salah seorang pelaku pengeroyokan pendukung calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Basuki Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Saat menjenguk Ruby di tahanan Polres Jakarta Barat pada Rabu (15/3), ACTA mendapati Rubby hanya mengenakan celana pendek saat shalat. Dia juga tampak telah dibotaki.

Melihat Rubby shalat dengan celana pendek, ACTA langsung melancarkan protes ke Polres Jakarta Barat. Akan tetapi, penyidik mengatakan itu sudah prosedur. "Kami melihat klien kami ini sedang shalat. Namun sempat kami protes. Mereka (Penyidik) mengatakan itu sudah prosedur. Jadi kami protes ketika celana pendek kenapa dipakai untuk shalat. Jadi kami juga telah protes kenapa tidak pakai sarung atau celana panjang," ucap Ali.

ACTA menilai tindakan aparat terhadap Rubby telah termasuk kekerasan psikologis. ACTA pun melaporkan hal tersebut kepada Komnas HAM, Jumat (17/3). "Perlakuan seperti itu bisa melanggar HAM," ujar Wakil Ketua ACTA, Ali Lubis, kepada wartawan saat mengadukan kasus tersebut ke Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Terkait dengan hal itu, ACTA meminta Komnas HAM melihat peristiwa tersebut dan berharap Komnas HAM mengeluarkan rekomendasi sehingga ke depannya hal itu tidak terjadi lagi. "Kami meminta Komnas HAM mengeluarkan semacam rekomendasi agar kedepannya baik siapapun para tahanan atau tersangka ketika dalam pelaksanaan ibadah itu harus mematuhi koridor-koridor hukum sesuai agama masing-masing," kata Ali.

Selain itu, Ali juga menjelaskan Ruby bukan pelaku pengeroyokan terhadap pendukung Ahok tersebut. Rubby justru melerai keributan tersebut karena Iwan Batak berteriak 'Hidup Ahok' di telinga ibu dari temannya. Saat itu, Iwan diduga habis menenggak minuman keras. "Pihak keluarga dengan tegas membantah Rubby melakukan pemukulan, justru Rubby hanya melerai keributan yang terjadi akibat ulah seorang pemuda (Iwan) yang bertindak sangat tidak sopan terhadap seorang Ibu (Zaenab)," jelas Ali.

Sebelumnya diberitakan, seorang pendukung pasangan Ahok-Djarot, Iwan Batak dikeroyok warga setelah menenggak minuman keras dan berbuat onar di Kelurahan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Senin (13/3) malam. Atas kejadian tersebut, Iwan harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Selanjutnya, polisi menangkap seorang warga, Ruby Peggy yang diduga melakukan pengeroyokan tersebut. Saat ini, polisi masih mencari dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut, yaitu Angga (23) dan Idam Tipar (30).

http://m.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/03/18/omzk47414-rubby-peggy-hanya-diperbolehkan-bercelana-pendek-untuk-shalat-acta-lapor-ke-komnas-ham

Emg ga dikasih baju tahanan
pemabuk bikin onar di pukul , yang ditahan yang mukul pemabuk , warbyazaaah emoticon-Hansip
Lah di aussie aja..lu kalo dibegal terus lu mukul duluan lu yang diteralis gan
Mewek muluuuu
Lah..kgk tau die,ntu celana panjang atw sarung bisa di buat gantung diri di tahanan..
miris kalo bener,tapi pernyataan dari acta juga blm bisa sepenuhnya bisa dipercaya.
celana pendek boleh kok asal dibawah dengkul gan
Quote:Original Posted By tomzcatz
Lah..kgk tau die,ntu celana panjang atw sarung bisa di buat gantung diri di tahanan..


Klo mo hunuh diri mah gampang gan tinggal benturin kepala ketembok jugadah wassalam kok

republika kalo bikin berita sekarang isinya tendensius banget
tanya kenapa
Quote:Original Posted By mbia
Pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) prihatin terhadap kondisi Rubby Peggy, warga yang diduga sebagai salah seorang pelaku pengeroyokan pendukung calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Basuki Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Saat menjenguk Ruby di tahanan Polres Jakarta Barat pada Rabu (15/3), ACTA mendapati Rubby hanya mengenakan celana pendek saat shalat. Dia juga tampak telah dibotaki.

Melihat Rubby shalat dengan celana pendek, ACTA langsung melancarkan protes ke Polres Jakarta Barat. Akan tetapi, penyidik mengatakan itu sudah prosedur. "Kami melihat klien kami ini sedang shalat. Namun sempat kami protes. Mereka (Penyidik) mengatakan itu sudah prosedur. Jadi kami protes ketika celana pendek kenapa dipakai untuk shalat. Jadi kami juga telah protes kenapa tidak pakai sarung atau celana panjang," ucap Ali.

ACTA menilai tindakan aparat terhadap Rubby telah termasuk kekerasan psikologis. ACTA pun melaporkan hal tersebut kepada Komnas HAM, Jumat (17/3). "Perlakuan seperti itu bisa melanggar HAM," ujar Wakil Ketua ACTA, Ali Lubis, kepada wartawan saat mengadukan kasus tersebut ke Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Terkait dengan hal itu, ACTA meminta Komnas HAM melihat peristiwa tersebut dan berharap Komnas HAM mengeluarkan rekomendasi sehingga ke depannya hal itu tidak terjadi lagi. "Kami meminta Komnas HAM mengeluarkan semacam rekomendasi agar kedepannya baik siapapun para tahanan atau tersangka ketika dalam pelaksanaan ibadah itu harus mematuhi koridor-koridor hukum sesuai agama masing-masing," kata Ali.

Selain itu, Ali juga menjelaskan Ruby bukan pelaku pengeroyokan terhadap pendukung Ahok tersebut. Rubby justru melerai keributan tersebut karena Iwan Batak berteriak 'Hidup Ahok' di telinga ibu dari temannya. Saat itu, Iwan diduga habis menenggak minuman keras. "Pihak keluarga dengan tegas membantah Rubby melakukan pemukulan, justru Rubby hanya melerai keributan yang terjadi akibat ulah seorang pemuda (Iwan) yang bertindak sangat tidak sopan terhadap seorang Ibu (Zaenab)," jelas Ali.

Sebelumnya diberitakan, seorang pendukung pasangan Ahok-Djarot, Iwan Batak dikeroyok warga setelah menenggak minuman keras dan berbuat onar di Kelurahan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Senin (13/3) malam. Atas kejadian tersebut, Iwan harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Selanjutnya, polisi menangkap seorang warga, Ruby Peggy yang diduga melakukan pengeroyokan tersebut. Saat ini, polisi masih mencari dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut, yaitu Angga (23) dan Idam Tipar (30).

http://m.republika.co.id/berita/nasi...-ke-komnas-ham

Emg ga dikasih baju tahanan


mana fotonya gan? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Mo liat poto orangnya
Prihatin kalo beneran
penistaan agama ... tangkap yg sholat pake celana pendek emoticon-Blue Guy Bata (L)
Iye waktu itu juga gw jenguk temen main waktu kecil yg skrg dipenjara. Pas dateng lg solat bareng penghuni lainnya pake celana pendek kok...wc aja ga pake pintu

Gw bertanya hal yg sama, katanya sarung bisa dipake untuk gantung diri
Quote:Original Posted By giyank2507
Iye waktu itu juga gw jenguk temen main waktu kecil yg skrg dipenjara. Pas dateng lg solat bareng penghuni lainnya pake celana pendek kok...wc aja ga pake pintu

Gw bertanya hal yg sama, katanya sarung bisa dipake untuk gantung diri


Jangankan buat bunuh dirim buat melarikan diri juga gan... emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Sholat karena lagi ditahan polisi..

Pas lagi bebas blm tentu sholat..

Karena orang yg amalan sholatnya bener, pasti kelakuannya bisa dijaga..
Mewek

Playing victim

Mendadak alim mau sholat2 emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By h.a.k


Klo mo hunuh diri mah gampang gan tinggal benturin kepala ketembok jugadah wassalam kok


Coba praktekin sini upload videonya

No video hoax emoticon-Ngakak

Nasbung tolol
org kl kejepit br ingt Tuhan.. atau main shit etron ky aparat yg kn ott
agama lagi emoticon-Leh Uga
sampe bosen kasus2 menyangkut agama dmn2

klo uda msuk teralis , sholat , klasik
wkt msih bebas ga kesentuh tuh sajadahnya

di bui bukan seenak jidat sholat kudu berbusana lengkap ky orng ke mesjid. seadanyalah toh klo emang sudah niat hati nurani menghadap Sang Illahi , keadaan yg memaksa begitu , jadi lakukan saja. ga perlu takut ama stempel berdosa/tdk suci dari congor si sok suci