alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cc6ead32e2e6e8248b459b/lift-jatuh-saat-alarm-beban-berbunyi
Lift Jatuh Saat Alarm Beban Berbunyi
Lift Jatuh Saat Alarm Beban Berbunyi


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah lift sarat penumpang jatuh dari lantai 7 pusat pertokoan Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) siang.

Lift meluncur tak terkendali saat alarm beban berbunyi dan pintu belum tertutup sempurna.

Situasi di lift berukuran 2x2 meter sangat menegangkan.

Saksi mata menyatakan, saat lift meluncur, plafon terlepas dan berjatuhan sedangkan lantai lift retak.

Lampu pun padam sementara suara logam beradu dengan logam terdengar dari luar dinding lift.

Lift mendarat keras di lantai dasar. Sedangkan bagian tengah hingga atas lift tersebut sejajar dengan lantai satu pertokoan Blok M Square.

Sebagian korban kemudian merangkak dari dalam lift ke lantai pertokoan.

Salah satu korban mengatakan, Bumi Suhartan (31), ada sekitar 20 penumpang di dalam lift yang jatuh. Sebagian besar adalah kaum lelaki yang baru saja menunaikan shalat Jumat di Masjid
Nurul Iman di lantai 7 atau lantai paling atas gedung Blok M Square.

Bumi menuturkan, selesai shalat Jumat di Masjid Nurul Iman, ia bersama dua rekannya masuk ke antrean orang-orang yang menunggu lift. Bumi memerkirakan, ada sekitar 50 orang di antrean tersebut.

Bumi dan rekan-rekannya berinisiatif masuk lift di lantai 6 yang risikonya mereka akan terbawa ke lantai teratas karena lift tersebut memang bergerak ke atas.

Teknik menyongsong lift di lantai 6 ini dinilai merupakan cara tercepat untuk masuk ke lift daripada mengantre di lantai 7.

Bumi bersama rekan-rekannya berhasil masuk lift dan kemudian ikut bergerak ke atas.

Ketika lift tiba di lantai 7, pintu terbuka namun tak ada penumpang yang keluar karena semuanya adalah penumpang yang mau turun.

Menurut Bumi, meski lift telah penuh, ada lima pengantre di lantai 7 yang memaksa masuk.

Alarm tanda kelebihan beban berbunyi dan secara otomatis pintu tidak bisa menutup.

Sesaat setelah mendengar bunyi alarm, Bumi mendengar suara gesekan logam dengan logam.

Diduga suara tersebut merupakan suara kawat baja penahan lift.

"Dua puluhan orang yang di dalam lift ambruk, saling berbenturan dan bertindihan. Teman saya luka di kaki dan lehernya sepertinya patah. Dia mengerang kesakitan, yang lainnya juga pada kesakitan karena terluka dan patah, yang lain berteriak takbir," ucap Bumi yang ditemui di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat petang.

"Engkel kaki saya patah dan posisinya ngampleh (seperti tidak bertulang-Red) Tapi, saya coba jalan pelan-pelan ke luar lift. Posisi lift di antara dua lantai. Saat evakuasi, kami-kami yang di dalam ditarik pelan-pelan dari luar," ujar pria yang kaki dibalut dan disangga papan itu.

Bumi mengaku masih ketika lift membentur lantai dasar. Dalam kondisi kaki mengalami cedera, Bumi kemudian merangkak dan meminta pertolongan pengunjung mal.

Polisi menyatakan, korban lift jatuh di Blok M Square mencapai 24 orang. Semuanya merupakan korban luka dan tidak ada korban jiwa. "Korban meninggal tidak ada," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Argo menambahkan, seluruh korban luka dirawat di RSPP, Jakarta Selatan.

Polisi menduga, lift tersebut jatuh karena kelebihan beban. Untuk itu, polisi akan memerika manajemen Blok M Square. "sedang dalam penyelidikan Polres Jakarta Selatan," ujar Argo.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) melihat jatuhnya lift di Blok M Square menjadi pembelajaran dan peringatan pengelola mal lainnya agar lebih meningkatkan keamanannya.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat menyatakan, kecelakaan di Blok M Square harus menjadi pelajaran bagi setiap pengelola gedung maupun pusat perbelanjaan.

"Kejadian ini menjadi peringatan bagi pengelola lain," tutur Ellen di Jakarta, Jumat.

Ellen pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap memperhatikan keselamatan diri masing-masing dan tidak memaksakan masuk jika kapasitas satu lift tersebut sudah maksimal.

"Kalau lift sudah penuh, kami berharap pengunjung tidak memaksa masuk, mohon bersabar menunggu lift berikutnya," ucap Ellen. (dennis/abdul qodir/seno)

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...beban-berbunyi

---

Baca Juga :

- Suasana Mencekam di Blok M Square Saat Lift Jatuh dan 25 Penumpangnya Tumpang Tindih

- Anies Nyaris Menggunakan Lift yang Jatuh di Blok M Square

- Pengakuan Korban: Suasana Mencekam Sesaat Lift Jatuh dari Lantai 7 Blok M Square