alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cc6dbc5c779888508b45ac/vonis-ringan-pengikut-dimas-kanjeng
Vonis ringan pengikut Dimas Kanjeng
Vonis ringan pengikut Dimas Kanjeng
Tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi digiring petugas usai melakukan rekontruksi di padepokannya Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (3/10). Rekonstruksi yang menghadirkan Kanjeng Dimas dan sejumlah tersangka lain tersebut dilakukan untuk pengembangan pengusutan kasus pembunuhan Abdul Gani.
Empat terdakwa pembunuh bekas Ketua Umum Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Abdul Gani divonis bersalah dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (16/3/2017). Hakim menjatuhkan vonis 20 tahun untuk tiga terdakwa dan satu orang sepuluh tahun penjara.

Vonis keempat anak buah Dimas Kanjeng itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman seumur hidup. "Seharusnya mininal seumur hidup atau hukuman mati," ujar jaksa Muhamad Usman dikutip Kompas.com.

Keempat terdakwa yang merupakan pengikut Dimas Kanjeng itu adalah Wahyu Wijaya, Wahyudi, Kurniadi dan Ahmad Suryono. Mereka terbukti membunuh Abdul Ghani, warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Vonis dibacakan hakim ketua Yudistira Alfian.

Hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara untuk Wahyudi, Wahyu Wijaya, dan Kurniadi. Adapun Ahmad Suryono divonis 10 tahun penjara.

Dalam persidangan itu, terungkap otak pembunuhan adalah Wahyu Wijaya dan Wahyudi. Kurniadi menjadi eksekutor dengan cara memukulkan pipa besi ke tengkuk korban Abdul Ghani.

Gani dibunuh terdakwa di ruangan Gedung Asrama Putra Padepokan. Mayat korban selanjutnya dimasukkan ke boks plastik dalam kondisi kepala terbungkus plastik. Mayat korban dibuang ke Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah.

Hakim menilai yang memberatkan vonis, seluruh terdakwa tidak mengakui semua perbuatannya telah membunuh korban.

Ghani merupakan saksi kunci dalam kasus penipuan Rp25 miliar yang dilaporkan oleh seseorang bernama Muhammad Ainul Yaqin SY.

Ghani selama ini menerima setoran dari dari para korban Dimas. Mayatnya ditemukan pada 14 April 2016 lalu oleh nelayan di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah dalam kondisi telanjang. Bagian kepala ditutupi plastik warna biru yang diikat dengan lakban hitam.

Ghani dibunuh setelah mengancam akan membongkar kedok penipuan penggandaan uang yang dilakukan Taat jika uang setorannya tak dikembalikan. Namun sebelum dia melapor polisi dia dibunuh.

Polisi menangkap Dimas pada Kamis (22/9/2016) dini hari di padepokannya Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Selain Dimas Kanjeng, polisi juga menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

Kasus pembunuhan menguak adanya praktik penipuan, penggandaan uang palsu dan ajaran sesat Dimas Kanjeng. Hasil investigasi Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur menemukan, ajaran Dimas Kanjeng menyimpang, melecehkan, dan menodai agama. Karena itu, lembaga ini mengeluarkan fatwa yang isinya mengatakan ajaran Dimas Kanjeng sesat dan menyesatkan.

Seusai putusan hakim, jaksa penuntut umum maupun penasihat hukum langsung mengajukan banding. M Sholeh, penasihat hukum keempat terdakwa, mengajukan banding karena menilai putusan majelis hakim tersebut cacat.
Vonis ringan pengikut Dimas Kanjeng


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-dimas-kanjeng

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Vonis ringan pengikut Dimas Kanjeng Memprediksi untung rugi Kanal Kra bagi Indonesia

- Vonis ringan pengikut Dimas Kanjeng Mempersiapkan Pemilu 2019 lebih transparan

- Vonis ringan pengikut Dimas Kanjeng Tangis haru nelayan sambut putusan reklamasi Jakarta

diiih emoticon-Nohope
bginian d hukum mati itu pembunuhan berencana