alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cc393e9a0951d5078b459c/aksi-indra-gantung-diri-live-di-facebook-bisa-menular-ke-orang-lain
Aksi Indra Gantung Diri Live di Facebook, Bisa Menular ke Orang Lain
Aksi Indra Gantung Diri Live di Facebook, Bisa Menular ke Orang Lain


TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Akibat cekcok dengan istrinya, Indra nekat gantung diri di rumahnya di Jalan Kemenyan, RT 08, RW 05, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) pagi.

Ironisnya, Indra menyiarkan aksinya gantung diri secara langsung atau live, melalui video jejaring sosial Facebook, Jumat pukul 09.00.

Sedangkan jasad Indra yang tergantung di rumahnya, baru ditemukan anak serta ketua RT setempat, 4 jam kemudian atau sekira pukul 13.00 setelah Indra gantug diri live di Facebook.

Mereka lalu melaporkan temuan jenasah Indra, ke polisi yang langsung melakukan olah TKP dan memastikan Indra bunuh diri dengan tali tambang.

Baca: Netizen Sempat Temukan Hal Janggal Dalam Video Gantung Diri Indrawan

Di lokasi, polisi juga menemukan smartphone Indra yang digunakannya, sebagai alat untuk menyiarkan aksinya gantung diri secara langsung di facebook.

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menuturkan, patut disimak apa yang dilakukan friends Indra atau rekan Indra dalam Facebook, saat melihat siaran Indra hendak gantung diri secara langsung atau live, di Facebook.

Sebab, kata Reza, pasti menjadi pertanyaan besar, mengapa para friends facebook Indra, atau orang yang berteman dengan Indra di facebook dan menyaksikan aksinya, tidak melakukan upaya pencegahan atas aksi Indra tersebut.

"Jangan-jangan ini wujud bystander effect, yakni dimana semakin banyak orang yang melihat kejadian tragis, maka akan semakin rendah kecenderungan orang untuk menolong. Dulu, bystander effect terjadi di dunia nyata. Kemungkinan, sekarang terjadi di dunia maya," kata Reza, kepada Warta Kota, Jumat (17/3/2017) malam.

Reza mengimbau siapapun tidak perlu menonton aksi-aksi bunuh diri seperti yang dilakukan Inda, karena hal itu bisa mendorong orang untuk copycat suicide atau meniru melakukan bunuh diri.

"Copycat suicide akan terjadi di mana orang akan meniru mengakhiri hidupnya meski bukan karena depresi kronis, tapi lebih karena kurang wawasan dan terinspirasi oleh aksi serupa yang pernah ditonton sebelumnya, sehingga melakukan peniruan," kata Reza.

Hal ini pula yang dianggapnya terjadi kepada Indra. Ia meniru aksi serupa yakni bunuh diri dengan disiarkan secara live di jejaring sosial, yang sebelumnya pernah terjadi dan tersebar serta dilakukan oleh beberapa orang dari negara lain.

"Demi kepentingan umum, semoga polisi bisa menutup akun Indra, sehingga rekaman aksi live-nya tak ditonton orang lain. Sebab dengan media sosial, kelakuan bunuh diri seperti ini bisa sangat mudah menular, atau yang disebut suicide contagion," katanya.

Ia mejelaskan kita atau keluarga Indra, pasti bersedih dan merasa kehilangan atas peristiwa ini.

"Tapi demi kepentingan bersama, pesan yang paling harus kita garis bawahi adalah, aksi tersebut adalah salah. Salah dan Salah! Jadi jangan ditiru. Sebab bunuh diri dengan menyiarkan secara langsung lewat apapun, bukan menyelesaikan masalah, tetapi justru memperlebar dan menularkan masalah," kata Reza.

Penulis: Budi Sam Law Malau

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...-ke-orang-lain

---

Baca Juga :

- Pahinggar Telah Tewas Empat Jam Sebelum Jasad Ditemukan

- Sempat Viral, Video Live Streaming Bunuh Diri Akhirnya Dihapus dari Facebook

- Netizen Sempat Temukan Hal Janggal Dalam Video Gantung Diri Indrawan