alexa-tracking

Apakah pelaku kdrt bisa berubah?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cc2c86dc06bdde4c8b4569/apakah-pelaku-kdrt-bisa-berubah
Apakah pelaku kdrt bisa berubah?
Ingin sedikit bertanya, apakah lelaki kdrt itu bisa berubah? Terlebih bukan hanya sekali dua kali, tapi tiap kali jika dia marahemoticon-Frown

Saya seorang ibu, punya satu anak dan saat ini sedang hamil lagi. Saya sebenarnya sudah berpisah dari suami, tahun 2016 lalu, dan saat itu saya tidak tau kalau sedang hamil. Setelah ketuk palu baru saya sadar belum haid dan TP ternyata positif.
Saya orang yg sangat mudah terpengaruh, sekuat apapun saya bertahan jika dihubungi kembali akhrnya saya luluh juga. Bagaimana solusinya?
Dia orang yg sangat tempramen, main tangan kepada saya jika marah. Sangat cemburuan. Dunia saya dibatasi.
Tapi bodohnya saya tetap bertahan. Dan kini saat semua telah selesai, dia datang kembali meminta maaf dan mengeluarkan rayuan, apa saya harus jatuh lagi dilubang yg sama?
Sebelum gue komen, gue turut sedih sis.

Gue rasa sis ini masih sayang sama suami, bukan karena mudah terpengaruh saja.

Pertanyaaan sis adalah apakah pelaku kdrt bisa berubah?

Jika yg di tanya apakah bisa berubah atau tidak, bumi yang kita tinggal saat ini saja berubah seiring jaman.

Memang ada beberapa manusia bebal dengan tabiat yang keras tidak mau berubah.

Semua dalam kehidupan berubah, apakah berubah menjadi lebih baik dan apakah berubah bertambah buruk? Tapi perubahan itu pasti ada, meskipun tak terlihat atau tak terasa.

Menurut pendapat gue, sis. Sebaiknya jangan bersatu dulu, tetapi komunikasi tetap berjalan seperti biasanya, maksudnya biasa normal bukan biasanya ribut.

beri dia pelajaran, jika dia meminta untuk balik. Katakanlah jika sis masih trauma dengan kdrt yang dia lakukan.

Jika dia merayu tidak akan mengulangi lagi, katakanlah kepada dia bahwa sis membutuhkan waktu untuk menenangkan hati sis dan buah hati sis.

Sis ngak perlu khawatir dengan status anak dalam kandungan, karena orang yang di sekeliling sis pasti tau siapa ayah dalam kandungan sis.

Dengan sis minta waktu ke dia, secara tidak langsung sis memberikan waktu kepada dia untuk berintropeksi terhadap dirinya. Dan sis juga bisa menilai seberapa gigih dia ingin mendapatkan sis kembali dalam pelukan dia dengan merubah tabiatnya yang dulu.

Suami istri cemburu itu wajar, gue aja sebagai suami aja masih cemburu, istri gue aja cemburu jika gue ngobrol ama cewek, meskipun istri ngak negor tetapi dari roman wajahnya rada ketekuk dikit dan kalo gue dah tau rada ketekuk dikit, gue kurangin dah ngobrolnya ama cewek dan mundur teratur. Dan bagi gue itu wajar artinya istri gue (atau gue juga) masih ada perasaan sayang dan cinta.

Coba sis pikir dulu, adakah si dia melakukan kdrt di karenakan ada tingkah laku sis yang dia tidak sukai tetapi sis melakukan hal itu berulang ulang?.

Disini gue bukan mewajarkan prilaku kdrt, bagaimanapun hal tersebut adalah salah. Biasanya ada akibat yang tercipta, pasti ada sebab yang menjadi pemicunya. Nah, apa pemicunya.... apa yang membuat dia menjadi kdrt? Jika sis sudah mengetahui sebabnya maka sis dapat berintropeksi juga dan berubah jika masih ingin bersatu dalam menuju harmonis.

Biasanya dalam problema seperti ini, banyak teman maupun keluarga menyarankan untuk tidak berpisah atau cerai dulu di karenakan kasian anak (pikir anak). Menurut gue malah kasian anaknya jika orang tua-nya ributtttttt terus apalagi sampai kdrt. malah perkembangan si anak menjadi tidak sehat pertumbuhannya baik itu secara mental maupun secara perkembangan otaknya.

Bukan gue nyaranin CERAI, tetapi pisah dulu bukanlah pilihan yang buruk untuk berintropeksi masing masing pribadi.

Terakhir, coba beri dia kesadaran yang semoga timbulnya pemahaman bahwa kdrt menyakiti harta tak ternilai yang telah dimilikinya dalam kehidupan ini.

Ada kalimat mengatakan, "luka di badan tidaj sebanding dengan luka di hati".

Apakah dia terluka hatinya?

emoticon-shakehand
Pelaku kdrt tdk akan berubah jika dia tdk ingin merubah prilakunya

Yg dimaksud ketok palu sista udah cerai dan suami minta rujuk?
Bikin perjanjian hitam di atas putih dgn saksi kedua orang tua sista dan jg ortu dia.. sekali lagi ada pemukulan atau kdrt.. maka cerai lg dan dia siap dipenjara. Kalau dia ga berani buat.. y brrt ga ada niatan utk berubah. Tp surat perjanjiannya simpan d rumah ortu sista.. mana berani dia ngobrak ngabrik rumah mertua utk ngerobek surat perjanjian itu kan.
Quote:


Betul gaan, saya masih sangat mencintai dia. Maka dari itu sejauh apapun saya jika dia menghubungi saya jadi lemah lagi.

Maksud saya disini, saya sudah bercerai 16 agustus 2016, sudah resmi bercerai gan, tapi beberapa waktu yg lalu dia hadir didepan rumah, setelah sekian lama, dan saya telah lupaa kenapa dia hadir lagi. Bahkan rutin menghubungi setiap hari.

Begini gan kronologisnya,
Seminggu stelah menikah mulai kelihatan sifatnya gan, saya sangat dibatasi berhubungan dengan org lain, meskipun itu perempuan. Dihapus seluruh kontak di hp dan di bbm. Hanya disisakan kontak keluarga saja, itupun hanya keluarga yg cewe aja. Sama yg cowo dia cmburu juga gan. Setiap temen datang dia gak brsahabat, diam, masam kaya gak suka saya berbaur sama orang. Apa itu wajar? Apa agan seperti itu juga keistri?

Gaan, mama saya sudah terlanjur membenci dia. Karna perna kejadian mama saya dikata " anjing ". Saat itu saya main kerumah mama, lalu bertengkar hanya karna saya keluar beli obat mama suruh tapi dia gak suka saya keluat meskipun hanya didepan rumah. Akhirnya dia pulang kerumah ortu selama 3 minggu ga jemput saya. Saya di tlp mertua, dimaki2 dan disuruh pulang sendiri malam itu juga, kalo tidak berati saya tidak mau baik2. Mama saya marah, karna dia yg antar saya berarti dia yg harus jmput. Akhirnya dia kekeh minta saya malam itu juga pulang ke kos dan mama tidak mengijinkan. Mungkin dendam dia dengan mama. Akhirnya dia bilang gini waktu mama saya datang krumahnya " dia yg gak ijinin istriku kesini, dia ini ba*i, keluar kau dari rumahku, nanti ku bunuh" apa wajar gan seperti itu? Didepan org tuanya tapi ortunya hanya diam dan membatu.

Saya tidak perna berhubungam dgn laki2, kalo didasari cemburu, cemburu sama siapa?
Kalau saya salah sedikit lgsung tuh gan, mulai kasarnya.
Kalau menurut saya tidak salah ya saya membela diri, tapi dia tidak suka akhirnya mukul.
Perna kejadian, saya hanya jalan sore dgn anak, dan tidak sengaja jalan di depan laki2, langsung disusul, disuruh pulang dan dia memukul tanpa jelas alasannya apa. Saya hanya lewat tanpa memandang atau berkenalan. Hanya lewat gan, apa itu salah?

Gan, dia dulu dari bayi sampe 2 tahun rutin step tiap bulan, katanya orang step kalo sembuh ya antara 2, kalau gak autis berarti sarapnya kena, apa betul?

Saya sadar sudah tidak mungkin bisa bersama, tapi hati ini gan seakan mau menerima lagi. Bagaimana gan agar saya tidak terbawa perasaan? Saya hanya ingin fokus menjalani hari tanpa gangguan fikiran dan perasaanemoticon-Frown
Quote:


Iya gan. Begitu maksudnyaa, sudah cerai dan mnta rujuk.
Paranoid berlebihan emoticon-No Hope

keknya kalo udah habbit bakalan susah berubahnya
Quote:


Keluarga dia sangat menyayangi dia, apapun pasti akan ditutup2i sis.
Saya sebenernya bingung buat thread maksudnya saya mau apa, soalnya saya lagi kalud sis.
Apalagi yg baca yaa..

Begini, saya tau ini tidak mungkin terulang lagi. karna keluarga saya juga sangat menentang. Disini saya yg terlalu terbawa perasaan sis. Saya terlalu mudah dirayu, sampai saya terkadang lupa sama perlakuan dia.
Rasa untuk balik ada, tapi masih besar rasa takut.
Saya tidak ingin rujuk, tapi ada perasaan ingin kembali.
Kl kdrtnya ga parah bisa berubah sis
Kl parah ya ga bisa, semoga tetep kuat dan tabah ya sis
Quote:


Itu namanya paranoid ya gan?
Bawaan atau bagaimana ya?
Quote:


Makasih yaaaa gan doanya
Kalo baca dari kasusnya kelihatannya kalo TS kembali bakal terulang lagi. Wajar ada perasaan ingin kembali, tapi itu semua hanya karena kebiasaan saja. Nanti seiring berjalannya waktu TS juga bakal terbiasa. Inget sis, logika di atas perasaan emoticon-Smilie
Quote:


Samax sis
Kl masih ga kuat pegangan sm ane aja ya...ane dgn senang hati nerima ke2 anak sis kok emoticon-Malu (S)
Quote:


Iya gan, perasaan ingin kembali tapi juga berat mau kembali. Apalagi kalo lihat orang posting foto sama suami anaknya, irii saya gan. Sedih rasanyaa..
Amiin, semoga cepat terbiasa sama keadaan
Iya gan, tapi cewe lebih banyak make perasaan dari pada logika, susah bener kalo ngikutin perasaan. Sampe akhirnya sakit hati mulu.
Quote:


Hahahaha
Bisa aja agan ini wkwk
Quote:


emoticon-Smilie
emoticon-Shakehand2
Semoga tetap ceria di hari ini khususnya....
Quote:


Amiiiin emoticon-Smilieemoticon-Smilie
Makasih gaaaaann emoticon-Shakehand2
Kayaknya kalau sudah faktor dari kecil begitu susah sekali buat berubah, apalagi didukung keluarganya juga. Demi anak juga demi keamanan sis, baiknya ga kembali, soalnya kecemburuannya udah di luar batas. Udah posesif akut. Kalau kembali dan terjadi kdrt, kalau ada apa2 dia pasti didukung keluarganya. Jangan sampe mati konyol sis.

Bukan hanya penyiksaan fisik, psikologis juga sis pasti was2 terus. Kasian kalau anak sis juga nyaksikan dan ngalami itu.
Jangan mau balik....percaya deh.
Quote:


Iya sis, perna saya mengadu dulu waktu awal pernikahan, saya mengadu kepada mertua laki2, saya dipukul, lalu mertua bertanya apa betul omongan saya ke pada anakmya, anaknya gak ngaku. Lalu mertua bilang "berarti kamu mengada2, mengarang cerita. Nyari masalah kamu ini' semenjak itu saya tidak perna menceritakan apapun , saya pendam sendiri.

Anak saya penakut jadinya sis, gak mau dekat dengan laki2 gak dikenal.

Makasih sista
×