alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58cc244a54c07a95668b4567/cerita-korban-lift-anjlok-kepada-anies
Cerita Korban Lift Anjlok kepada Anies...
Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan, meminta agar para korban lift jatuh di Blok M Square tak buru-buru pulang dan dirawat sampai sembuh di rumah sakit.

Anies menyampaikan hal tersebut saat menjenguk para korban di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) malam.

Ia tiba di lokasi sekitar pukul 19.15 kemudian langsung menuju ruang instalasi gawat darurat.

Di sana, Anies bertemu dengan seorang korban bernama Hani Nurhasanah (17). Adapun Hani menjadi satu-satunya korban yang masih dirawat di IGD.

Saat bertemu, Anies sempat mencoba menanyakan kondisi Hani. Namun, karena kondisi Hani terlihat masih lemah, dokterlah yang banyak menyampaikan penjelasan mengenai kondisi terkini gadis tersebut.

(Baca juga: Kesaksian Hana, Pelajar yang Jadi Korban Lift Anjlok di Blok M Square )

Setelah sekitar lima menit, Anies naik ke lantai empat. Ada sembilan korban yang ditemuinya di sana.

Mereka mengalami cedera yang berbeda-beda, di antaranya cedera patah pada tulang kaki dan tangan.

Korban lainnya yang ditemui Anies adalah Ade Gunawan (25), warga Bogor yang bekerja di salah satu hotel yang ada di kawasan Blok M.

Ade merupakan salah satu orang yang ikut shalat Jumat di Masjid Nurul Iman yang ada di lantai tujuh mal tersebut.

Kepada Anies, Ade menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Setelah meninggalkan masjid, Ade melihat antrean orang yang ramai di depan pintu lift di lantai tujuh.

Ia kemudian berinisiatif untuk naik dari lantai enam. Setelah turun satu lantai dengan tangga, Ade sampai di depan pintu lift di lantai enam.

Tak lama menunggu, lift dari bawah pun naik. Karena tak terlalu banyak yang mengantre di lantai enam, Ade berhasil masuk ke dalam.

Dari lantai tersebut, kata Ade, kondisi lift sudah penuh. Namun, karena baru sampai lantai enam, lift tetap harus naik lebih dulu ke lantai tujuh.

Saat naik ke lantai tujuh dan pintu terbuka itulah, lanjut dia, ada beberapa orang yang memaksakan untuk tetap masuk.

Padahal, sirene peringatan sudah berbunyi. Namun, peringatan kelebihan muatan itu tak diindahkan.

Saat itulah, tiba-tiba lift langsung jatuh langsung ke lantai basement. "Di dalam pada panik. Apalagi kan banyak cewek anak-anak SMA," kata Ade.

Mendengar cerita Ade, Anies kemudian menanyakan posisi pintu lift saat jatuh, apakah terbuka atau tertutup.

Ade kemudian menyebut posisi pintu masih terbuka dari atas sampai jatuh ke bawah. Anies kemudian meminta Ade agar tetap dirawat dan tidak buru-buru pulang.

Ia menyatakan akan mengupayakan agar biaya pengobatan korban bisa ditanggung oleh pihak pengelola mal.

"Karena di sini peralatannya lengkap, dokternya baik-baik. Jadi tetap dirawat di sini sampai sembuh. Jangan buru-buru pulang," kata Anies.

Ia kemudian melanjutkan menjenguk korban-korban yang lain. Salah satunya adalah David (25), seorang warga Radio Dalam.

Seperti Ade, David baru saja menunaikan shalat Jumat sebelum kejadian. Kepada Anies, ia juga menuturkan cerita yang sama dengan Ade.

(Baca juga: Setelah Lihat Lift yang Anjlok, Sumarsono Jenguk Para Korban di RSPP )

Anies juga meminta agar David tidak buru-buru pulang dan tetap dirawat sampai sembuh. "Sabar saja. Anggap ini cobaan," kata Anies.

Kunjungan Anies ke RSPP berlangsung sampai pukul 07.50. Kepolisian menyatakan, lift di Blok M Square ini jatuh karena kelebihan muatan.

Ada 24 orang korban luka akibat peristiwa tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyebut, lift jatuh karena tali atau sling putus hingga lift meluncur ke basement.

Sumber

Get well Soon , Amiin.....
24 orng 1 lift , gila ya ni org-org emoticon-Cape d...
kasihan pihak mall gara-gara orang idiot kek mereka fasilitas jadi rusak perbaikan otomatis jadi tanggungan pihak mall blom lagi pengobatan yang dimintakan ke pihak mall padahal dari awal udah dikasih peringatan.
anies pasti salah!!! emoticon-Marah

ahok pasti benar!!!!

yang bilang ahok salah, kalian anjing!!!

emoticon-Marah
giliran diperingatin, malah ngeyel

giliran udah kejadian, malah ngerugiin banyak orang emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By drinkcola
giliran diperingatin, malah ngeyel

giliran udah kejadian, malah ngerugiin banyak orang emoticon-Cape d...


pasti abis gini pihak MALL di tetapkan sebagai TSK pasal Kelalaian

padahal yang tolol yang dah tau lift penuh tapi tetap ngotot ngisi lift ampe over capacity

Pihak MALL gak mo di salahin, akhirnya teknisi maintenance Lift yang di jadikan kambing hitam, dengan alasan lalai dalam melaksanakan tugas.
niatnya cari simpati sholat Jumat di blok M , malah bawa bencana si anus

jualan agama
gak ngerti gw, gimana cara dan pola pikir orang2 sono..
alarm tanda overcapacity dah nyala, eeh.. masih pada maksa masuk.. emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Mad:
setau ane lift klu overload alarmnya bunyi dan tidak bisa beroperasi sampai muatan di kurangi.....ini koq masih bisa beroperasi liftnya klu sudah bunyi alarm overload...???

standar safety lift itu biasanya 4 sampai 5 kali lipat dari perhitungan normal........yang sering kejadian begini karena kurang perawatan atau tindakan yang salah dalam perawatannya....

tapi damper liftnya cukup bagus juga.....jatuh dari beberapa lantai begitu tidak ada korban jiwa......
Orang kecelakaan juga dijadiin bahan kampanye?

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By fulbright
anies pasti salah!!! emoticon-Marah

ahok pasti benar!!!!

yang bilang ahok salah, kalian anjing!!!

emoticon-Marah


Kenapa lu? Abis makan tai anies?

emoticon-Cool
semoga dapat KJS plus dan lift DP 0%, biar ga rebutan naik emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By udin.pet0t
gak ngerti gw, gimana cara dan pola pikir orang2 sono..
alarm tanda overcapacity dah nyala, eeh.. masih pada maksa masuk.. emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Mad:


namanya juga org indonisiyahh
peraturan dan peringatan dibuat untuk dilanggar klo pada taat mah ini jekardah udh kya singapura kali emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By gajah.tewur


pasti abis gini pihak MALL di tetapkan sebagai TSK pasal Kelalaian

padahal yang tolol yang dah tau lift penuh tapi tetap ngotot ngisi lift ampe over capacity

Pihak MALL gak mo di salahin, akhirnya teknisi maintenance Lift yang di jadikan kambing hitam, dengan alasan lalai dalam melaksanakan tugas.


sepertinya memang kesalahan pihak mall om......karena standar safety lift penumpang, kalau alarm overload dah bunyi...seharusnya lift berhenti beroperasi.....

rasanya gak mungkin mall sekelas itu liftnya di bawah standar....kemungkinan ada masalah di pemeliharaannya....
Quote:Original Posted By tekong.pancing
setau ane lift klu overload alarmnya bunyi dan tidak bisa beroperasi sampai muatan di kurangi.....ini koq masih bisa beroperasi liftnya klu sudah bunyi alarm overload...???

standar safety lift itu biasanya 4 sampai 5 kali lipat dari perhitungan normal........yang sering kejadian begini karena kurang perawatan atau tindakan yang salah dalam perawatannya....

tapi damper liftnya cukup bagus juga.....jatuh dari beberapa lantai begitu tidak ada korban jiwa......


dibaca dulu itu. Masih kebuka tetep aja ada yang bego gak mau keluar lagi
Quote:Original Posted By ferieko768


namanya juga org indonisiyahh
peraturan dan peringatan dibuat untuk dilanggar klo pada taat mah ini jekardah udh kya singapura kali emoticon-Leh Uga


dets rait beibi
Quote:Original Posted By tekong.pancing


sepertinya memang kesalahan pihak mall om......karena standar safety lift penumpang, kalau alarm overload dah bunyi...seharusnya lift berhenti beroperasi.....

rasanya gak mungkin mall sekelas itu liftnya di bawah standar....kemungkinan ada masalah di pemeliharaannya....


perlu penyelidikan kang, karena walau tidak mungkin lift di bawah standart, tetapi lift tersebut juga memiliki SWL (safe working load) atau beban kerja yang aman atau kapasitas maksimum yang di ijinkan agar suatu alat bekerja normal.

rata rata kapasitas lift itu 10 orang, lha pada saat kejadian, korban luka = 24 orang, itu sudah hampir 2,5 x kapasitas yang di ijinkan.

jadi hemat ane, walaupun lift tersebut memiliki safety device yaitu alarm dan auto shutdown, tetapi jangan lupa seling / kabel kawat yang di pake memiliki batas aman.

mekanisme safety device akan bekerja normal sampai dengan batas toleransi, saat batas toleransi di lampau i .. ya malfunction / freefall (walaupun sebenarnya dan seharusnya lift tersebut memiliki mekanisme auto brake yang akan aktif saat lift freefall)

makanya ane berharap penyelidikan tuntas dan menyeluruh bakal di terapkan, gak asal tunjuk idung sebagai kambing hitam.
Quote:Original Posted By TryItFirst


dibaca dulu itu. Masih kebuka tetep aja ada yang bego gak mau keluar lagi


ane tau om....kan dah ane bilang....safety lift itu seharusnya 4 sampai 5 kali lipat dari perhitungan normal.....

lift standar yang biasa digunakan di mall rata2 dengan kapasitas 13 sampai 15 orang....dengan asumsi berat satu orang skitar 55 kg...
biasanya digunakan minimal 4 kabel/sling.....yang mana secara teknisnya lift itu sudah cukup bisa menahan beban maksimal dengan satu kabel.....

ane kerja d konstruksi.....biasanya kesalahan yang sering di temukan di aplikasinya, kabel.sling dari lift tersebut sering dilumasi karena mungkin berbunyi/berderit.....itu kesalahan fatal....karena bisa menyebabkan slip dan lift bisa meluncur kencang ke bawah......

ini pengetahuan teknis ane sih....
tetapi apa yang terjadi di sana ane juga gak tau......
Quote:Original Posted By tekong.pancing


sepertinya memang kesalahan pihak mall om......karena standar safety lift penumpang, kalau alarm overload dah bunyi...seharusnya lift berhenti beroperasi.....

rasanya gak mungkin mall sekelas itu liftnya di bawah standar....kemungkinan ada masalah di pemeliharaannya....


masalah pemeliharaan bukan serta merta kesalahan pada teknisi, karena apa, biasanya untuk lift ada re-inspeksi untuk masalah safety nya, biasanya yang kudu di resertifikasi adalah

Kabel Kawat , Sistem sensor dan safety device lainnya. nah biasanya .. ini biasanya lho ya .. kalo orang indonesia sering ngabaikan masalah safety. selain nyepelekan, juga biaya yang di perlukan itu relatif mahal untuk re-sertifikasinya. jadi bisa jadi pihak management yang mengabaikan masalah sertifikasi LIFT tersebut. ah .. masih bagus kok, ah masih normal, padahal gak sadar kabel kawat / Seling nya dah fatique
Quote:Original Posted By tekong.pancing
ane tau om....kan dah ane bilang....safety lift itu seharusnya 4 sampai 5 kali lipat dari perhitungan normal.....

lift standar yang biasa digunakan di mall rata2 dengan kapasitas 13 sampai 15 orang....dengan asumsi berat satu orang skitar 55 kg...
biasanya digunakan minimal 4 kabel/sling.....yang mana secara teknisnya lift itu sudah cukup bisa menahan beban maksimal dengan satu kabel.....

ane kerja d konstruksi.....biasanya kesalahan yang sering di temukan di aplikasinya, kabel.sling dari lift tersebut sering dilumasi karena mungkin berbunyi/berderit.....itu kesalahan fatal....karena bisa menyebabkan slip dan lift bisa meluncur kencang ke bawah......

ini pengetahuan teknis ane sih....
tetapi apa yang terjadi di sana ane juga gak tau......


ane setuju aja dengan komen ini karena berlaku untuk kebanyakan barang. Namun di sini kasusnya ada beberapa orang di dalam 25 orang ini yang ignorance banget