alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7e4e1de2cf2440a8b4568/wartawan-kritikus-ditembak-mati-di-filipina-kedua-dalam-pemerintahan-duterte
Ngakak 
Wartawan Kritikus Ditembak Mati di Filipina, Kedua dalam Pemerintahan Duterte
Wartawan Kritikus Ditembak Mati di Filipina, Kedua dalam Pemerintahan Duterte

MANILA, KOMPAS.com – Pria bersenjata telah menembak mati seorang kolumnis surat sebuah khabar kontroversial di Filipina, salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi para pekerja media.

Aparat keamanan Filipina, Selasa (14/3/2017), mengatakan, Joaquin Briones, wartawan senior pada tabloid Remate, ditembak di bagian punggung pada Senin (13/3/2017) oleh dua pengendara sepeda motor di Provinsi Masbate, wilayah yang paling rawan konflik politik dan kejahatan.

Redaktur Pelaksana Remate, Lydia Buena, Selasa ini, mengatakan, ia yakin bahwa pembunuhan Briones tampaknya berkaitan dengan laporan-laporannya yang "keras menyerang".

"Dia telah menerima banyak sekali ancaman mati karena ia telah menulis banyak sekalig artikel tentang Masbate," kata Buena kepada Agence France-Presse.

“Dia cukup tangguh. Dia mempunyai banyak musuh dalam komunitas lokal, tetapi ia jalan terus,” kata perempuan redaktur pelaksana tabloid Remate itu.

"Dia cukup tangguh. Dia memiliki banyak musuh di masyarakat lokal tetapi ia akan terus."

Menuruyt Buena, Briones menulis artikel secara teratur yakni tiga kali dalam seminggu menyoroti kasus penangkapan ikan ilegal, perjudian, dan narkoba atau obat bius.

Serikat Wartawan Nasional Filipina mengatakan, Briones menjadi wartawan kedua yang dibunuh sejak Presiden Rodrigo Duterte memulai bertugas pada Juni 2016.

Duterte telah menjadi sorotan internasional sejak sebelum dilantik menjadi presiden.

Kala itu, ia mengatakan, wartawan yang menerima suap atau terlibat dalam kegiatan-kegiatan korupsi lainnya menjadi sasaran yang sah pembunuhan.

Paul Gutierrez, Ketua Klub Pers National dan sahabat korban, mengatakan, Briones telah disarankan tinggal di Manila saja hingga sebelum Natal karena “terlalu panas kalau pulang ke rumah”.

Briones sebelumnya telah menghabiskan waktu lima tahun di penjara karena pencemaran nama baik yang melibatkan seorang politisi lokal.

"Dia bangga," kata Gutierrez. "Dia benar-benar membual bahwa ia dipenjara."

Filipina dikenal sebagai salah satu negara paling mematikan di dunia untuk para wartawan atau pekerja media.

Sebuah kajian oleh Federasi Wartawan Internasional (IFJ) tahun lalu, mengatakan, bawah 146 wartawan telah dibunuh antara 1990-2015.

Filipina adalah negara kedua yang paling berbahaya bagi para pekerja media yang bersifat kritis dalam menghadapi fakta yang sejati.

Salah satu peristiwa paling mematikan terhadap wartawan di Filipina terjadi pada 2009 ketika 32 wartawan 32 tewas dibunuh bersama 26 orang lainnya.
http://internasional.kompas.com/read...tahan.duterte.

confirmed
FILIPINOS ARE THE MOST POWERFUL RACE IN THE WORLD
otoriter bat ni si dutdut emoticon-Takut
di sana politisi yang ingin merapikan perumahan kumuh pun ditembak
apalagi wartawan ekstrim.
Kejam masbre. Ancamannya jadi kenyataan dor
potainamo

ehem, ini masalahnya dya ngedarin narkoba yak brayemoticon-Bingung