alexa-tracking

Penjelasan PT Geo Dipa Energi Terkait Kasus Samsudin Warsa

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7d70c1854f77b698b457e/penjelasan-pt-geo-dipa-energi-terkait-kasus-samsudin-warsa
Penjelasan PT Geo Dipa Energi Terkait Kasus Samsudin Warsa
Penjelasan PT Geo Dipa Energi Terkait Kasus Samsudin Warsa


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum mantan Presdir PT Geo Dipa Energi, Samsudin Warsa, memberikan klarifikasi sekaligus bantahan terkait pernyataan kuasa hukum Bumi Gas Energi (BGE) yang pernah dimuat Tribunnews.com.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Selasa (14/3/2017), Lia Alizia dan Heru Mardijarto, selaku kuasa hukum menjelaskan ada beberapa hal yang menurut mereka perlu diklarifikasi.

Baca: Kuasa Hukum Bumigas Energi Klarifikasi Pernyataan Mantan Bos PT Geo Dipa

Menurut mereka, Geo Dipa memiliki hak dan kewenangan untuk mengelola wilayah panas bumi Dieng-Patuha sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Penjelasan lebih rinci mengenai hal ini (termasuk bukti-bukti terkait) akan kami sampaikan di dalam proses persidangan berikutnya," ujar mereka.

Kuasa hukum Geo Dipa menjelaskan, pernyataan ini terkait Bambang Siswanto, Kuasa Hukum PT BGE yang menyebut klien mereka (Samsudin) memberikan keterangan yang tidak benar kepada majelis hakim karena menyebut Surat Menteri Keuangan Tahun 2001 telah memberi kewenangan kepada PT. Geo Dipa untuk melakukan pengelolaan panas bumi di wilayah Dieng dan Patuha.

Selain itu, kuasa hukum Samsudin Warsa juga menolak isi pemberitaan Tribun yang menyebut klien mereka telah menyebabkan kerugian kepada pihak Bumi Gas lantaran Geo Dipa yang tidak memiliki IUP/WKP dalam proyek PLTP Dieng Patuha.”

"Kutipan pemberitaan di atas sama sekali tidak mencerminkan fakta-fakta yang terungkap di dalam persidangan karena keterangan saksi yang diperiksa pada persidangan hari Senin, 20 Februari 2017, yaitu Saudara Agus Setiabudi, Hariono Moeliawan dan Victor Indrajana tidak berhasil membuktikan bahwa PT Bumigas Energi (“Bumigas”) telah mengalami kerugian akibat pelaksanaan Perjanjian No. KTR.001/GDE/II/2005 antara Geo Dipa dan Bumigas tertanggal 1 Februari 2005."

Menurut Lia dan Heru, Geo Dipa sendiri sudah siap untuk melanjutkan proses pembangunan PLTP yang lain; namun pembangunan tersebut menjadi terhambat karena terdapat ganjalan-ganjalan yang salah satunya diakibatkan oleh pemeriksaan perkara pidana ini.

"Akibat hal ini, terdapat potensi kerugian negara sekitar Rp.2,5 trilyun apabila proses pembangunan PLTP yang lain menjadi berhenti," ujar mereka

"Terlebih lagi, perkara ini terkait dengan PLTP Dieng dan Patuha yang juga merupakan aset negara dan termasuk ke dalam program 35.000 MW sebagaimana diinstruksikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Bahkan PLTP Dieng dan Patuha telah ditetapkan sebagai salah satu obyek vital nasional."

Dalam berita yang pernah dimuat Tribunnews.com, PT Bumigas Energi (BGE) mengklarifikasi atas keterangan yang disampaikan oleh mantan Presiden PT Geo Dipa Energi (GDE) Samsudin Warsa terdakwa kasus penipuan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang digelar belum lama ini.

Kuasa Hukum PT BGE, Bambang Siswanto mengatakan terdakwa tidak memberikan keterangan yang benar kepada majelis hakim karena menyebut Surat Menteri Keuangan Tahun 2001 telah memberi kewenangan kepada PT. Geo Dipa untuk melakukan pengelolaan panas bumi di wilayah Dieng dan Patuha.

"Pernyataan terdakwa Samsudin dalam sidang itu menyesatkan dan bertentangan dengan hukum. Surat itu ditujukan kepada PLN dan bukan kepada PT GDE," kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...samsudin-warsa

---

Baca Juga :

- Luapan Sungai Serayu Tutup Akses Jalan Wonosobo Dieng

- Kunjungi Lapangan Panas Bumi Patuha, KPK Siap Lindungi Aset Negara dari Kerugian

- Kuasa Hukum Bumigas Energi Klarifikasi Pernyataan Mantan Bos PT Geo Dipa