alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saksi Ahli: Pasal Penodaan Agama Harus Ada Niat, Tak Cuma Sengaja
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7cb1e56e6af70298b456a/saksi-ahli-pasal-penodaan-agama-harus-ada-niat-tak-cuma-sengaja

Saksi Ahli: Pasal Penodaan Agama Harus Ada Niat, Tak Cuma Sengaja

Saksi Ahli: Pasal Penodaan Agama Harus Ada Niat, Tak Cuma Sengaja

JAKARTA, KOMPAS.com- Ahli hukum pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan harus ada niat pada pasal yang dipakai dalam kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama.

Edward mengungkapkan hal tersebut ketika dihadirkan kuasa hukum Ahok sebagai saksi ahli pada sidang lanjutan di auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

"Pada Pasal 156 dan 156a KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) mensyaratkan harus ada niat, niat untuk memusuhi atau menghina agama," kata Edward di hadapan majelis hakim.

Menurut Pasal 156 KUHP, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Perkataan golongan dalam pasal ini dan pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras, negeri asal, agama, tempat asal, keturunan, kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara.

Sementara menurut Pasal 156a KUHP, pidana penjara selama-lamanya lima tahun dikenakan kepada siapa saja yang dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Edward menjelaskan, faktor niat bersifat subjektif, sedangkan faktor kesengajaan bersifat objektif. Sehingga, tidak mudah untuk membuktikan faktor niat tersebut.

Namun, Edward menilai majelis hakim bisa menilai unsur niat dari terdakwa pada saat agenda persidangan pemeriksaan terdakwa.

"Kalau bicara niat, yang tahu hanya Tuhan dan pelakunya. Kita harus lihat keadaan sehari-hari orang itu hingga sampai pada justifikasi orang tersebut punya niat untuk menghina agama," tutur Edward.

Dalam kasus ini, Edward menilai Ahok tidak ada niat untuk menodai atau menghina agama. Edward juga menyarankan untuk meminta pandangan dari ahli lain, seperti ahli gestur dan agama, guna menguatkan justifikasi apakah Ahok memang menodai agama atau tidak.

"Berdasarkan keahlian, dengan tegas saya katakan (Ahok) tidak memenuhi unsur (dugaan menodai agama)," ujar Edward.

sumber

lol, caranya ngukur niat gmana yah?emoticon-No Hope
Diubah oleh karikai04
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
pfftt...itu si duta pancasila niat gak buat menistaken pancasila? itu pelawak niat gk ngatain orang?....mereka semua juga kagak niat menistaken atau ngatain, niat mereka ya cuman nglawak biar lucu, tapi ya tetep aja di proses hukumannya...itu..

Intinya sebelum berucap di fikir dulu...ada yang tersinggung apa ndak sama ucapannya...
Diubah oleh moretz
hehe...
di kasus korupsi sumber waras gak ada niat.
di kasus penistaan agama gak ada niat..


semua kan berawal dari niat
sholat aja diawali pakek niat.
bocah tengik diatas gak pernah belajar hukum sok ngomentari ahli hukum..

dalam hukum itu musti terpenuhi syarat materil, formil, objektif dan subjektif dalam setiap unsur pasal baru bisa di jerat..
dalam pasal yg dijerat ke ahok salah satu unsurnya "niat".. unsur ini hanya bisa ditafsirkan oleh orang yg ngerti hukumm

mending itu bocah bocah goblok di tenggelamkan
Quote:


Itu kan lagi diproses tong emoticon-Shakehand2
Quote:




Quote:


Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


Ya emang udah di proses, memang begitu benarnya....kalau ndak di proses itu yang salah, tapi si taik taik di mari tetap berjuang kalau si ahok gak salah, karena gak ada "niat"....nyahahahaha...

Gw orang awam juga tau kalau si ahok kagak ada "niat"...mau pilkada ngapain repot repot cari musuh??...tapi ya itu, apa yang di ucapken, ya itu yang dipertanggung jawabken...apa lagi ngomong di public...udah banyak kasus macam ngomong gak di fikir dulu di tipi (khususnya pelawak)...dan mereka juga kena sanksi dari KPI...


ITU..salam kuper..
Ntar maki2 aja itu saksi ahli..
Bilang aja ga ada niat Bu
Tak cuma sengaja..
Quote:


Bener gan emoticon-Jempol
Quote:


Nah yang penting sedang diproses sesuai dengan aturan main nya
Kita liat aja dipojokan sambil makan cireng emoticon-Shakehand2 emoticon-2 Jempol
Saksi Ahli: Pasal Penodaan Agama Harus Ada Niat, Tak Cuma Sengaja

jadi inget slogan , "Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelaku tetapi juga karena ada kesempatan"

Kesempatan yang dibuat orang untuk keuntungan sendiri emoticon-Leh Uga

emoticon-Traveller
Quote:


Mana gan yg diproses hukum, perasaan ga ada tuh emoticon-Big Grin
Quote:


Jangan lupa pake niat buat makan cireng gan.

Kalo ngak ada niat. Walau ada cireng2. Ngak kemakan cireng nya. Hanya dipelotin. Karna ngak ada niat makan.
Quote:


"Pake" tangan jangan lupa
Ga mungkin dong cireng "makan tangan" emoticon-Ngakak
Justru itu bgmn ceritanya orang yg cerita budidaya ikan tiba-tiba ngomongin agama kalau tdk ada niat atw pikiran sebelumnya

Tapi dalam persidangan ini benar atau salah kn diputuskn hakim, jadi y nyimak aja lah
Niat itu bisa dibuktikan. Motif gak wajib di buktikan emoticon-Ngakak
Quote:


Sep gan.

Jangan lupa doa sebelum makan. Ingat "pake" doa sebelum makan.
Quote:


emoticon-Ngakak

Nasbung aja bisa ngukur iman orang laen dengan mudahnya..

Masa ini lembaga hukum ngukur niat susah banget?

Gw aja bisa ngukur niat beberapa oknum nasbung yg blowup kasus ahok ini.. Niatnya politis.. Tapi berkedok agama..
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di