alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7c8cdc2cb17f21f8b4569/beginilah-sepak-terjang-gamawan-fauzi-dalam-meloloskan-proyek-e-ktp
Beginilah Sepak Terjang Gamawan Fauzi Dalam Meloloskan Proyek E-KTP
Beginilah Sepak Terjang Gamawan Fauzi Dalam Meloloskan Proyek E-KTP

Kamis depan, Pengadilan Tipikor akan menghadirkan 8 saksi dalam lanjutan persidangan kasus e-KTP dengan terdakwa eks pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Irman dan Sugiharto. Secara keseluruhan KPK telah menjadwalkan pemanggilan 133 orang saksi dalam kasus megaproyek yang merugikan keuangan negara sebesar 2,3 triliun rupiah, dari nilai proyek 5,9 triliun rupiah.

Pemanggilan saksi-saksi tersebut guna menguatkan dakwaan persidangan atas penyidikan KPK yang diduga melibatkan sejumlah anggota DPR RI Komisi II masa bhakti 2009-2014, birokrat Kemendagri serta pihak swasta. Kesemuanya ditargetkan selesai dalam 90 hari kerja.

Pada surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, sederet nama besar disebut-sebut terlibat. Jaksa menyebutkan Irman dan Sugiharto memperkaya diri sendiri, 76 orang lain, serta 6 korporasi sehingga menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun. Keduanya didakwa telah bekerja sama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong sebagai penyedia barang dan jasa pada Kemendagri serta Isnu Edhi Wijaya sebagai Ketua Konsorsium Percetakan Negara.

Beberapa nama yang turut diperkaya Irman dan Sugiharto, di antaranya Menteri Dalam Negeri era Susilo Bambang Yudhoyono, Gamawan Fauzi, anggota DPR yang kini menjabat Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Diah Anggraini, Dradjat Wisnu Setyawan beserta enam panitia pengadaan dan Husni Fahmi beserta lima anggota tim teknis.

Usut punya usut, Gamawan Fauzi yang kala itu masih menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri menjadi aktor utama dalam kasus ini. Selaku Menteri, dirinya memainkan peran paling penting dalam memastikan proyek senilai 5,9 triliun disetujui DPR dan terealisasi, sampai akhirnya KPK mengungkap kasus besar itu.

Meskipun pada awal proyek ini diajukan KPK pernah memberikan peringatan keras akan adanya potensi korupsi yang akan ditimbulkan, Gamawan tidak bergeming. Atas dasar kepentingan kementeriannya dalam mengurusi kependudukan, ia dan para birokrat serta pengusaha menyusun skenario untuk meloloskan proyek E-KTP. Skenario tersebut nampak jelas dalam dakwaan sidang perdana yang dibacakan JPU di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Peranan sentral menteri era Susilo Bambang Yudhoyono dalam merampok keuangan negara ini bukan main-main. Selain mengkondisikan proyek bernilai fantastis itu mendapat persetujuan DPR, Gamawan juga lah yang memutuskan langsung Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pemenang tender megaproyek tersebut.

Sebagai Menteri, seluruh perkembangan proyek E-KTP dilaporkannya kepada Wakil Presiden kala itu, Boediono. Berharap jalannya lancar, proyek tersebut malah mendapat penolakan dari Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang saat itu dijabat Agus Rahardjo (Ketua KPK sekarang).

Beberapa kali rapat evaluasi proyek e-KTP dilakukan di kantor Wakil Presiden Boediono dalam rentang 2010-2011. Rapat itu terjadi karena Wapres Boediono ingin menengahi LKPP dan Kemendagri yang sama-sama mengotot di dalam proyek e-KTP. Santer diberitakan Gamawan sempat bersitegang dengan Agus.

Dalam rapat tersebut, Gamawan menuding LKPP menghambat program e-KTP. Alih-alih mendukung, LKPP justru meminta tender e-KTP diulang. Pada rapat itu, Agus Rahardjo yang mewakili LKPP menyebut lelang tender e-KTP belum bisa dianggap clear apalagi sengketa lelang telah didaftarkan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Boediono menengahi perdebatan dengan memerintahkan pembentukan tim kecil untuk menyelesaikan masalah.

Pada suatu rapat yang dipimpin Sofyan Djalil di kantor Wapres, Agus Rahardjo menyatakan lembaganya mundur dari pendampingan. Alasannya, Kemendagri dianggap tidak mempedulikan saran LKPP. Misalnya, perlunya paket pekerjaan dipecah menjadi sembilan sehingga perusahaan yang menggarap paket dapat fokus pada bagiannya. Agus Rahardjo menyebut Kemendagri juga tidak menerapkan lelang secara elektronik alias e-Procurement seperti yang disarankan lembaganya. Mundurnya LKPP sebagai pendamping proyek memberi ruang bagi Gamawan dan kroninya yang ada di Kemendagri untuk lebih agresif melancarkan proyek tersebut.

Beginilah Sepak Terjang Gamawan Fauzi Dalam Meloloskan Proyek E-KTP

Menteri Keuangan periode 2010-2013 Agus Martowardojo yang kala itu meloloskan dan menyetujui pencairan anggaran dengan skema kontrak tahun jamak (multiyears) beberapa kali dipanggil KPK untuk dimintai keterangannya. Agus Marto diyakini mengetahui sejumlah rapat evaluasi proyek e-KTP di kantor Wakil Presiden Boediono dalam rentang 2010-2011. Namun kepada KPK, Agus Marto yang kini menjabat Gubernur BI menjelaskan pencairan anggaran proyek E-KTP yang dimohonkan Kemendagri telah sesuai aturan Direktorat Jenderal Anggaran.

Jadi, nampaklah dengan jelas peran strategis Gamawan Fauzi dalam meloloskan proyek koruptif ini. Bukan hanya KPK yang telah mewanti-wanti agar proyek ini tidak dilaksanakan tanpa ada pembenahan secara komprehensif, rekomendasi-rekomendasi strategis lain pun seperti laporan LKPP diabaikannya untuk mengeruk uang rakyat demi memperkaya diri dan kelompoknya.

Semoga, sidang lanjutan megaproyek E-KTP kamis depan menghadirkan saksi-saksi kunci seperti Agus Martowardojo untuk mengungkap serta membongkar sepak terjang Gamawan Fauzi dalam kasus yang telah melukai hati rakyat Indonesia. Gamawan harus di seret ke pengadilan dan ditetapkan sebagai tersangka baru untuk memenuhi rasa keadilan.
Bagus sekali kualitas menteri pilihan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini emoticon-Recommended Seller
Quote:Original Posted By coufirman
Bagus sekali kualitas menteri pilihan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini emoticon-Recommended Seller


Menyedihkan sekali ya mas
.
satu lagi menteri kebo bakal kena emoticon-Leh Uga
.
hmmmm....
jadi aktor utama yah
manteep
Quote:Original Posted By ariadeneva
.
satu lagi menteri kebo bakal kena emoticon-Leh Uga
.


Heuheuu emoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By mbahmomon
hmmmm....
jadi aktor utama yah
manteep


Berdasarkan dakwaan awal di tipikor, kira2 alurnya begitu
tinggal tunggu pengumuman pemeran pembantunya
apaan nih ga ada sumber emoticon-Blue Guy Bata (L)
ngarang bebas emoticon-Gila

emoticon-Traveller
Sumbernya mana? emoticon-Ngakak (S)
jadi inget dl ini menteri bilang "kalo ga ikut E-ktp" maka akan kena sanksi

pejabat negara mengancam rakyatnya. mirip kayak kementerian yang urusin duit.

emoticon-Leh Uga

lah yang ngomong ternyata....
Quote:Original Posted By ahmalas
tinggal tunggu pengumuman pemeran pembantunya


Iya mas. kita tunggu aja sidang selanjutnya
Quote:Original Posted By parenkim
apaan nih ga ada sumber emoticon-Blue Guy Bata (L)
ngarang bebas emoticon-Gila

emoticon-Traveller


Ini kan artikel opini. kok disebut ngarang bebas sih?
Subannalloh sungguh 10 thn yg tak sia2, biar auto pilot pun tapi pesawatnya tetap tiba dengan selamat ampe tujuan, walau banyak bolong2, mesin mati sebelah dan banyak sparepart yg ilang di gondol garong emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By SiPenembakJitu
Sumbernya mana? emoticon-Ngakak (S)


Ini opini mas emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By tgl.12.12.12
jadi inget dl ini menteri bilang "kalo ga ikut E-ktp" maka akan kena sanksi

pejabat negara mengancam rakyatnya. mirip kayak kementerian yang urusin duit.

emoticon-Leh Uga

lah yang ngomong ternyata....


Betul-betul menyedihkan ya
Quote:Original Posted By goatsinting
Subannalloh sungguh 10 thn yg tak sia2, biar auto pilot pun tapi pesawatnya tetap tiba dengan selamat ampe tujuan, walau banyak bolong2, mesin mati sebelah dan banyak sparepart yg ilang di gondol garong emoticon-Leh Uga


Analoginya pas emoticon-2 Jempol


Quote:Original Posted By doddifirdaus
Quote:Original Posted By parenkim
apaan nih ga ada sumber emoticon-Blue Guy Bata (L)
ngarang bebas emoticon-Gila

emoticon-Traveller


Ini kan artikel opini. kok disebut ngarang bebas sih?

Sertakan sumber valid , mohon baca rules :terimakasih

emoticon-Traveller