alexa-tracking

Informasi Adanya Penculikan Anak di Wilayah Tugu dan Pogalan Trenggalek adalah Hoax

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7b1ccde2cf25c018b45ef/informasi-adanya-penculikan-anak-di-wilayah-tugu-dan-pogalan-trenggalek-adalah-hoax
Informasi Adanya Penculikan Anak di Wilayah Tugu dan Pogalan Trenggalek adalah Hoax
Informasi Adanya Penculikan Anak di Wilayah Tugu dan Pogalan Trenggalek adalah Hoax

Tribratanews.polri.go.id – Polres Trenggalek, Beberapa hari ini, di media sosial banyak diperbincangkan kasus penculikan anak yang “katanya” terjadi di desa Nglongsor Kecamatan Tugu Trenggalek. Korbannya anak laki-laki usia  6 tahun dan diambil jantung serta alat kelaminnya. Bumbu lainnya, anak perempuan pulang sekolah diclurit tangannya. Lagi-lagi “katanya” terjadi di Kecamatan Pogalan.

Berita ini menyebar dan menjadi viral baik melalui Facebook maupun potongan capture postingan seorang netizen melalui aplikasi Whatsapp Messenger. Sebagian besar tak percaya, namun ada pula yang langsung meneruskan menggunakan pesan berantai tanpa mengecek kebenaran informasi tersebut. Beredarnya berita ini tentu saja membuat masyarakat resah. Masyarakat menjadi takut keluar rumah atau bepergian.

Saat dikonfirmasi tentang informasi tersebut, Kapolsek Tugu Polres Trenggalek, Iptu Bambang Purwanto, SH, MH menegaskan bahwa berita tersebut sama sekali tidak benar.

“100% hoax, saya sudah cek ke lapangan, konfirmasi dengan Kades Nglongsor dan tidak ada kejadian penculikan tersebut”, ujar Iptu Bambang.

Sementara Kapolsek Pogalan Polres Trenggalek, AKP Wardjito, SH menyatakan hal yang sama.

“Itu Hoax, berita yang sesat dan menyesatkan. Tidak ada kejadian seperti yang diberitakan di Medsos”, ujar AKP Wardjito.

Dihubungi terpisah, Kasubbaghumas Polres Trenggalek, Iptu Supadi menerangkan bahwa penyebar berita bohong dapat dipidana sesuai Undang-Undang ITE.

“Yang membuat dan yang menyebarkan sama-sama bisa dijerat pidana”, ucap Iptu Supadi.

Lebih lanjut Iptu Supadi menuturkan, pihaknya masih menyelidiki oknum netizen yang membuat dan menyebarkan berita hoax dan meresahkan tersebut. Iptu Supadi juga menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati jika menerima informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Konfirmasi dulu dan jangan ikut menyebarkan,” pungkasnya.

Penulis : Ady
Editor : Iqbal96
Publish : Handoko

Sumber berita di atas didapat dari Portal Berita resmi POLRI Tribratanews.polri.go.id
pasti ahok yg nyebar isu nih emoticon-Mad
kirain daerah ane doank yg ada isu ini. ternyata di jawa timur jg ada.
kerjaan nasbung yg beginian mah
buat hoax yg umurnya kurang dari sehari
walaupun hoax tetep harus waspada... isu penjualan organ manusia bukan cuma isapan jempol,., gile aje adek kita yang umur dibawah 10 tahun ntar tiba-tiba gak pernah pulang lagi kerumah...
Info hoax gini sebenarnya digunakan untuk menciptakan chaos
Jadi waspada aja kedepannya mungkin ada apa2
harus ditangkep tuh tukang hoaxnya