alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7aa17c1d770dc238b45b9/megawati-penghapusan-kekerasan-terhadap-anak-merupakan-perjuangan-kemanusiaan
Megawati: Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak Merupakan Perjuangan Kemanusiaan
Megawati: Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak Merupakan Perjuangan Kemanusiaan


TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Presiden Republik Indonesia Kelima Hj Megawati Soekarnoputri menyampaikan pentingnya penghapusan kekerasan terhadap anak-anak sebagai perjuangan terhadap kemanusiaan.

Megawati Soekarnoputri menjadi pembicara kunci dalam seminar tentang 'Kerjasama Wilayah ASEAN dengan tema: Hentikan Kekerasan Seksual Terhadap Anak-Anak', di Kuala Lumpur, Selasa (14/3/2017).

Menurut Megawati, anak-anak adalah masa depan dan kesinambungan kehidupan, serta pemegang dunia di masa yang akan datang.

"Demikian pentingnya tugas mempersiapkan masa depan generasi muda kita. Tugas ini bukanlah menjadi tanggung jawab orang tua semata," kata Megawati.

Seminar tersebut diselenggarakan di Putra World Trade Centre atas prakarsa istri Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak, Datin Paduka Seri Rosmah Mansor.

Megawati yang hadir sebagai pembicara didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

Megawati mengatakan dalam upaya menghapus kekerasan seksual terhadap anak-anak dan perempuan, secara politik negara harus hadir dengan kebijakan nyata yang merajut masa depan yang baik dan bermartabat.

Pendidikan keluarga, kata Megawati, memiliki bobot yang sangat penting guna melahirkan anak-anak yang berkarakter.

Hal itu penting dalam mengikis kekhawatiran adanya kecenderungan pendidikan anak usia dini, yang disusupi berbagai agenda tertentu yang bertentangan dengan nilai-nilai keberagaman, keadilan dan kemanusiaan.

"Pendidikan keluarga adalah peletak dasar pendidikan budi pekerti," ungkap Megawati.

Megawati juga mengungkapkan, Indonesia sebagai negara yang merdeka telah memberikan kehidupan yang equal kepada rakyatnya.

Dalam konstitusi, Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945, jelas dikatakan pada pasal 28D “setiap orang, berhak atas pengakuan, jaminan perlindungan, dan kepastian hukum yang adil, serta perlakuan yang sama di hadapan hukum”.

Frasa “setiap orang” memberi makna siapapun, termasuk juga perempuan dan anak-anak.

Amanat konsitusi itu dinilai Megawati senafas dengan Konvensi Hak Anak PBB, yang merupakan instrumen internasional dalam penyelenggaraan perlindungan anak, dan Indonesia mertifikasi pada 1990.

"Perintah konsitusi inilah yang saya jadikan dasar, ketika dipercaya menjadi wakil presiden dan kemudian presiden kelima Republik Indonesia," ucap Megawati.

"Untuk itulah, mengapa saya berjuang melahirkan kebijakan politik guna memastikan hadirnya perlindungan dan kepastian hukum bagi perempuan dan anak, termasuk menghadapi persoalan kekerasan," jelasnya.

Sumber : http://www.tribunnews.com/internasio...an-kemanusiaan

---

Baca Juga :

- Tonton Final Piala Presiden 2017, Jokowi Akan Didampingi Bupati Bogor

- Reaksi Megawati ada Empat Kader PDIP Terlibat Kasus e-KTP

- Ruhut Sebut Kampanye Ahok Tak Perlu Penampakan