alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c79bfd9a0951c1118b459d/curhat-ditinggal-istri-yang-selingkuh-ini-solusi-yang-ditawarkan-plt-sumarsono
Curhat Ditinggal Istri yang Selingkuh, Ini Solusi yang Ditawarkan Plt Sumarsono
Curhat Ditinggal Istri yang Selingkuh, Ini Solusi yang Ditawarkan Plt Sumarsono


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang warga Pasar Minggu, Benediktus, datang ke Balai Kota DKI untuk mengadu ke Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Uniknya, dia mengadu tentang masalah rumah tangganya kepada Sumarsono.

"Istri saya lari, Pak. Saya ditinggal dengan 3 anak saya. Istilahnya habis manis sepah dibuang," ujar Benediktus kepada Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (14/3/2017).

Benediktus mengatakan istrinya telah selingkuh dan meninggalkan dia di Jakarta.

Sementara istrinya pergi ke kampung halaman di Wonogiri. Sumarsono senyum-senyum mendengar curhatan Benediktus.

"Oke, sekarang Bapak mau mengadu apa? Minta apa?" tanya Sumarsono.

Benediktus mengatakan dia membutuhkan modal kerja sebesar Rp 7 juta.

Dia tidak memiliki pekerjaan dan harus membiayai tiga anaknya serta membayar kontrakan rumah.

Benediktus beralasan sudah habis akal untuk menafkahi keluarganya.

Hingga akhirnya dia memutuskan untuk datang ke Balai Kota DKI dan meminta bantuan kepada Sumarsono.

Sumarsono mengatakan memberikan modal untuk Benediktus bukan hal mudah.

Sebab, Benediktus tidak memiliki jaminan untuk mengajukan pinjaman di bank.

Sumarsono pun mencoba mengulik cerita Benediktus.

Akhirnya, Benediktus menyampaikan bahwa dia memiliki sepeda motor. Namun motornya rusak karena sempat terjatuh.

"Motornya mau dijual enggak?" tanya Sumarsono. "Mau, Pak. Rencananya saya mau jual Rp 5 juta tapi masih rusak," ujar Benediktus.

Sumarsono tampak memikirkan jalan keluar untuk membantu Benediktus.

Akhirnya, Sumarsono memutuskan untuk membeli motor Benediktus.

"Ini untuk melatih tanggung jawab Anda, saya kasih Rp 7 juta dari beli motor Anda, setuju?. Anda jual Rp 5 juta, saya beli Rp 7 juta," ujar Sumarsono.

"Sangat setuju, Pak," jawab Benediktus. "Tapi nanti harus diperbaiki dulu ya," ujar Sumarsono.

Sumarsono sempat diingatkan oleh PNS DKI yang mendampinginya untuk mengecek surat kendaraan dulu sebelum membeli. Namun, Sumarsono menolaknya.

"Sudah enggak usah, kan ini hanya membantu. Bukan benar-benar membeli," ujar Sumarsono.

Sumarsono menggunakan dana operasional untuk membeli motor tersebut.

"Nanti motornya gampang lah, bisa buat PHL yang berprestasi," kata Sumarsono.(Jessi Carina)

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...-plt-sumarsono

---

Baca Juga :

- Wapres JK Perintahkan Turunkan Spanduk Provokasi di Masjid

- Pemprov DKI Copot Spanduk Provokatif Berbau SARA, Plt Gubernur: Sebagian Mirip, hanya Beda Warna

- Intel Selidiki Spanduk Tolak Salat Jenazah Bagi Pendukung Ahok